soekarno-dan-soeharto

5 Pemimpin Nasional Ini Pernah Nyamar Jadi Warga Biasa

Posted on

Pemimpin nasional kerap dihubungkan dengan pola hidup priyayi atau elitis. Tetapi sebagian pemimpin malah begitu dekat dengan rakyat.

Hal semacam ini dibuktikan dengan mereka yang ingin menyamar sebagai warga biasa serta berbaur dengan orang-orang. Hal semacam ini mereka kerjakan untuk memonitor langsung bagaimana keadaan orang-orang yang ia pimpin.

Nah di bawah ini sebagian tokoh nasional yang pernah menyamar sebagai orang biasa


1. Bung Karno


soekarno dan soeharto

 

Presiden Pertama RI di ketahui kerap menyamar sebagai rakyat umum. Waktu di Yogyakarta, Bung Karno serta Ibu Fatmawati kadang-kadang berjalan-jalan keluar masuk desa.

Dari Istana Gedung Agung mereka naik mobil lalu di desa atau sawah, mobil diparkir di tepi jalan serta ditunggu oleh sopir pribadi.

Bung Karno juga kerap terlibat perbincangan dengan rakyat jelata, di kampung ataupun di dalam sawah. Rakyat yang dia ajak bercakap terlihat senang.

Bung Karno sempat juga melakukan penyamaran di Jakarta. Waktu itu ia mau keluar melihat beberapa orang Jakarta dalam mencari nafkah. Jadi Bung Karno juga pergi ke Senen serta melihat-lihat orang di sana tanpa di ketahui beberapa orang.


2. Sri Sultan Hamengku Buwono IX


en.wikipedia.org

 

Raja Yogyakarta ini memanglah di kenal gemar dekat dengan rakat. Ada cerita menarik masalah kedekatannya dengan rakyat.

Suatau saat di Pasar Kranggan ada kerumunan lantaran ada pedagang wanita yang pingsan. Nyatanya sesudah diselidiki momen uniklah yang bikin si wanita itu pingsan.

Kisahnya wanita itu memberhentikan jip untuk menumpang ke pasar Kranggan. Setelah tiba di Pasar Kranggan, sang pedagang wanita ini memohon sang sopir untuk turunkan semuanya dagangannya. Sesudah selesai serta bersiap untuk membayar layanan, dengan halus, sang sopir menampik pemberian itu.

Dengan suara emosi, wanita pedagang ini menyampaikan pada sang sopir, apakah duit yang diberikannya kurang. Namun tanpa berkata apa pun sang sopir berlalu menuju ke arah selatan.

Selesai peristiwa itu, seseorang polisi datang menghampiri serta ajukan pertanyaan pada pedagang wanita itu. “Apakah kamu tahu, siapa sopir tadi? ” bertanya polisi.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan