Penanganannya Luar Biasa dan Kilat Sekali

Posted on

Lahiya – Sapriyanto Refa, kuasa hukum dari Fredrich Yunadi sudah mengkarifikasi status kliennya tersebut. Refa membenarkan kliennya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyebutkan jika kliennya itu sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan atau SPDP dari pihak lembaga anti rasuah KPK.

“Iya, bener, sudah jadi tersangka, kemarin terima SPDP-nya,” kata Refa pada Rabu, (10/1/2018) seperti yang diwartakan oleh Tempo.co

Refa mengkirtik proses penetapan tersangka kliennya yang dianggap terlalu cepat. Dari SPDP yang diterima, ia menyebutkan laporan kejadian perkara tertera 5 Januari 2018. Tidak berselang lama pada 8 Januari 2018, Fredrich ditetapkan sebagai tersangka dan pada tanggal 9 Januari sudah dijawalkan pemanggilan, kemudian 12 Januari 208 ini akan dipanggil kembali.

Baca juga: Jadi Tersangka, Fredrich Yunadi Nyatakan Advokat Tidak Dapat Dituntut!

“Saya salut dan kagum dengan KPK. Ini penanganan yang luar biasa dan kilat sekali,” paparnya.

Refa juga mempertanyakan kenapa proses kliennya begitu cepat, dan kasus yang lainnya sangat lamban. Refa juga mengkritik mengenai pasal yang dituduhkan pada kliennya yakni Pasal 21 dalam UU No. 31 tahun 1999 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.  Pasal yang dimaksud menjalskan upaya mencegah, merintangi, ataupun menggagalkan penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan terhadap tersangka atau terdakwa atau saksi di dalam perkara korupsi.

Berdasarkan Refa, kliennya itu saat menjadi pengacara kasus korupsi Setya Novanto hanya mengerjakan tugas semata. Dia juga mempertanyakan mengapa pengcara yang sedang menjalankan tugasnya malah dinggap menghlangi penyidikan KPK terhadap mantan Ketua Umum Golkar itu.

Baca juga: Fredrich Yunadi: Saya Sebagai Advokat Kini Dibidik KPK

Lebih jauh lagi, pengacara Fredric ini menyebutkan jika Pasal 21 itu pasal turunan dalam tindak pidana korupsi. Maka dari itulah, Refa menyarankan KPK untuk lebih fokus pada pokok perkara.

Sebelumnya, KPK sudah melakukan penyelidikan terhadap Fredrich dan tiga orang lainnya atas dugaan pebuatan merintangi penanganan kasus korupsi, dalam hal ini korupsi mega proyek e-KTP dengan tersangka Setnov. Keempatnya juga sudah dikeluarkan surat pencekalah ke luar negeri oleh KPK.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan