Pendapatan Pas-Pasan Jadi Pemicu Stress Nomor 1 | @Strategi_Bisnis

Sebuah studi yang Ai??melibatkan puluhan ribu responden, menyebut bahwa income yang Ai??pas-pasan adalah Ai??sumber nomor 1 pemicu stres. 64% responden menyebut pnghasilan yang Ai??kecil merupakan pemicu utama stres. Pemicu stres berikutnya adalah pekerjaan, relasi keluarga, dan kesehatan.Ai??Penghasilan yang Ai??kecil atau pas-pasan, ditengah biaya hidup yang Ai??kian melambung, memang acap memunculkan kecemasan.

Sekadar informasi, pagi ini (08/09/2015) dolar sudah 14.300; bisa kian kolaps ke 14.500. Apa artinya? Biaya hidup akan cenderung meningkat. Harga barang-barang naik. Memiliki kelebihan uang belum tentu akan membuat bahagia. Tapi kekurangan income pasti akan membuatmu galau (kahneman, noble prize winner).

Survei yang Ai??menyebut penghasilan yang Ai??kecil sebagai sumber pemicu utama stres ini, bisa memunculkan implikasi yang Ai??muram. Kenapa muram? Karena saat orang sedang stres, galau, cemas, maka otaknya jadi kurang bisa berpikir secara kreatif dan jernih.

Orang yang Ai??income-nya pas-pasan Ai??itu stres memikirkan hidup yang Ai??kian sulit. Karena stres, mereka jadi tidak bisa berpikir jernih tentang solusi.

Ada istilah the power of kepepet. Saat Anda Ai??dihimpit kesusahan finansial, Anda Ai??bisa melenting. Kesulitan mestinya bikin kamu jadi melejit. Sayangnya studi saintifik yang Ai??melibatkan ratusan ribu responden menyebut, hanya 3 diantara 10 orang yang Ai??bisa melenting, mengubah nasib. 7 lainnya gagal mengubah nasib. Terus terpuruk dalam Ai??duka dan nestapa. Dalam kegalauan dan sembilu kepedihan.

Baca juga: Jalani Pola Hidup Sehat

The power of kepepet hanya berlaku bagi 30% orang. Yang Ai??70% tetap pas-pasan Ai??income-nya. Dan tetap tdk bisa memberangkatkan orang tuanya naik haji. Kenapa hanya 3 diantara 10 orang yang Ai??bisa melenting? Yang Ai??bisa meningkatkan income-nya secara dramatis? Kenapa yang Ai??7 tetap hidup pas-pasan ? Ya itu tadi. Karena Ai??orang yang Ai??penghasilannya kecil sudah diharu biru dengan stres. Stres memikirkan penghasilan atau gajinya yang Ai??kecil.

Studi tentang stres itu adalah Ai??studi tahunan yang Ai??selalu dilakukan oleh American Psychological Association, bertajuk Stres. Dan puluhan studi menulis, orang yang Ai??stres jarang bisa berpikir jernih dan kreatif. Sebab ingat, kapasitas otak kita terbatas. Otak itu membenci multitasking. Saat otakmu dibebani stres memikir kekurangan gaji, maka tidak ada sel otak yang Ai??tersisa buat memikirkan yang Ai??lain.

Lingkaran setan muncul, income pas-pasan, stres mikir biaya hidup, otak jadi tidak kreatif, tidak ketemu solusi dan akhirnya income tetap pas-pasan. Maka hasil survei tadi mencemaskan bahwa penghasilan yang Ai??pas-pasan Ai??merupakan sumber no 1 pemicu stres.

Maka dari itu, tadi malam admin terima email dari follower, ai???Mas, saya belum punya pekerjaan, mau usaha tidak punya modal. Tolong saya dibantu mas.ai??? Follower tadi stres memikirkan kesulitan hidup. Maka otaknya tidak bisa mikir. Bisanya hanya ngomong, ai???Mas tolong saya dibantu Mas.ai???

Sampeyan stres ndak mikir income-mu? Mudah-mudahan ndak ya le. Mugi-mugi sampeyan makmur kabeh. Gemah ripah loh jinawi.Ai??

Income 50 juta atau 15 juta per bulan, bersukur. Income masih 3 juta atau bulan, ya tetap bersyukur. Rezeki sudah ada yang Ai??ngatur yo le. Sebab dengan bersyukur, Anda Ai??bisa menyisakan ruang dalam rongga sel otakmu, untuk berpikir kreatif. To design your best solution.

Ingat juga, semakin kita bersyukur, maka ajaibnya, apa yang Ai??kita syukuri biasanya akan makin sering hadir dalam Ai??hidup kita. Sebaliknya, makin sering mengeluh, maka apa yang Ai??kita keluhkan biasanya malah akan makin sering menghampiri hidup kita.

Maka jika kita acap mengeluh tentang gaji yang Ai??kecil, hidup yang Ai??kian sulit, ajaibnya, hidup kita justru akan makin sulit, dan gaji kita akan kecil terus. What you think is what you get. Apa yang Ai??ada dalam Ai??pikiran atau benakmu, itulah yang Ai??biasanya akan muncul nyata dalam Ai??hidupmu.

Kalau pikiran kita selalu mikir gaji yang Ai??kecil, hidup yang Ai??susah, stres, galau, maka hidup nyata kita akan mengarah seperti apa yang Ai??kita pikirkan. Kalau dalam Ai??keseharian, kosa kata yang Ai??sering muncul adalah Ai??”sulit, masalah, kendala, problem, tidak bisa, ndak yakin”, uripmu bisa sengsoro le.

Stres memikirkan income yang Ai??masih kecil kadang juga menyurutkan optimisme dan harapan. Juga rasa percaya diri dan keyakinan. Namun, nasib hidup mungkin tidak akan bisa berubah jika hanya fokus pada kesulitan, pada rasa tidak percaya diri dan pesimisme.

Think positive. Feel positive about yourself. Because your define your own destiny. You write your own storyline.

*Kultwit business + strategy @Strategi_Bisnis 08/09/2015 08:49:57 WIB