Penduduk Desa Batal Membunuh Seekor Ular Raksasa Karena Seorang Nenek, 10 Tahun Kemudian Ular Tersebut Membalas Budi dengan Cara …

Posted on

Aku dan ketiga temanku dikenal sebagai gerombolan anak nakal di desaku. Kami biasa dicibir dan diomeli oleh seluruh orang di desa, kecuali oleh satu orang nenek. Sebenarnya tidak hanya kami, nenek ini biasa memperlakukan semua orang dengan sangat baik, bahkan binatangpun demikian. Nenek hidup seorang diri, suaminya telah meninggal dan ia tidak mempunyai anak ataupun keluarga lainnya.

Aku dan teman-teman sering kali memainkan binatang kecil, seperti ulat, burung, serangga, dan lainnya hingga binatang-binatang tersebut luka atau bahkan hampir mati. Nenek selalu menasihati kami untuk tidak melukai binatang apalagi sampai membunuh mereka sambil mengobati binatang-binatang tersebut. Ada yang akhirnya selamat, ada juga yang tidak dapat diobati dan mati.

Suatu waktu di desa kami terjadi kemarau hebat yang berkepanjangan hingga akhirnya orang desa memutuskan untuk pergi ke gunung untuk mencari tumbuhan yang bisa dimakan. Tiba-tiba mereka menemukan seekor ular yang berdiameter kurang lebih 30 cm. Penduduk desa memutuskan untuk menangkap ular tersebut, selain karena takut ular tersebut turun ke desa dan mencelakakan orang, mereka juga berniat mengolah dagingnya menjadi makanan. Penduduk desa bergulat dengan ular tersebut dan akhirnya berhasil menangkap dan membawanya kembali ke desa dengan tubuh terluka.

Mendengar hal itu nenek ini langsung berlari menghampiri penduduk desa dan mencegah mereka untuk membunuh ular tersebut. Nenek berkata,”Saudara saudari, lepaskanlah ular ini, ia bisa tumbuh hingga sebesar itu bukanlah hal yang mudah.” Salah seorang penduduk membalas,”Nek, kalo kita lepasin nanti bisa-bisa dia yang balik makan kita tau!” Nenek kembali menjawab,”Kalau kalian tidak ke gunung dan menggali tanah, kalian juga tidak tahukan ada ular ini di sana? Lepaskanlah dia‚Ķ”. Nenek terus menerus mencoba meyakinkan penduduk desa hingga akhirnya penduduk desa setuju untuk melepaskan ular tersebut. Nenek sangat senang, hari itu ia mengeluarkan semua makanan yang ada di rumahnya dan memberikannya pada penduduk desa. Tak berapa lama kemudian terdengar kabar bahwa nenek sering pergi ke gunung untuk mengobati ular tersebut. Aku dan teman-teman penasaran dan menanyakan hal tersebut pada nenek, namun nenek hanya tersenyum saja dan berkata kalo mau tahu ikut saja sama nenek ke gunung.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan