Home Dunia Islam Pengertian Agama Menurut Ahli dan Fungsi Bagi Kehidupan

Pengertian Agama Menurut Ahli dan Fungsi Bagi Kehidupan

SHARE

Pengertian Agama

Pengertian agama diliat dari perspektif agama, usia agama setua dengan umur manusia. Tak ada sebuah orang-orang manusia yang hidup tanpa sebuah bentuk
agama. Agama ada pada intinya adalah aktualisasi dari kepercayaan mengenai ada kemampuan gaib serta supranatural yang umumnya dimaksud sebagai Tuhan dengan semua konsekwensinya.

Atau demikian sebaliknya, agama yang ajaranajarannya teratur serta tersusun rapi dan udah baku itu adalah usaha untuk melembagakan system keyakinan, bangun system nilai keyakinan, upacara serta semua bentuk ketentuan atau kode etik yang berusaha mengarahkan penganutnya mendapat rasa aman serta tentram.

Lantaran inti pokok dari seluruh agama yaitu keyakinan mengenai ada Tuhan, sedang persepsi manusia mengenai Tuhan dengan segala konsekwensinya beranekaragam, agama-agama yang diyakini manusia di dunia ini juga berbagai macam juga. Lantaran keadaan seperti berikut Mukti Ali menyampaikan :

Mungkin tak ada kata yang paling susah di beri pengertian dan pengertian tidak hanya dari kata agama. Paling sedikit ada tiga argumen untuk hal semacam ini. Pertama, lantaran pengalaman agama itu yaitu masalah batini serta subyektif, juga amat individualistik…. Argumen ke-2, kalau mungkin tak ada orang yang bicara demikian semangat serta emosional lebih daripada mengulas agama… dalam mengulas mengenai makna agama senantiasa ada emosi yang kuat sekali sampai susah memberi makna kalimat agama itu…. Argumen ketiga, kalau rencanasi mengenai agama bakal di pengaruhi oleh maksud orang yang memberi pengertian agama itu.

Tentang makna agama secara etimologi ada ketidaksamaan pendapat, di antaranya ada yang menyampaikan kalau kata agama datang dari bahasa sansekerta yang terbagi dalam dua suku kata yakni : “a” bermakna tak serta “gama” bermakna kacau, jadi bermakna tak kacau.

Kata agama dalam bhs Indonesia sama juga dengan “diin” (dari bahasa Arab) dalam bhs Eropa dimaksud “religi”, religion (bhs Inggris), la religion (bhs Perancis), the religie (bhs Belanda), die religion, (bahasa Jerman). Kata “diin” dalam bhs Semit bermakna undang-undang (hukum), tengah kata diin dalam bhs Arab bermakna kuasai, menundukkan, taat, hutang, balasan, rutinitas.

Walau ada ketidaksamaan arti secara etimologi pada diin dan agama, tetapi biasanya kata diin sebagai arti tehnis ditranslate dalam pengertian yang sama juga dengan “agama”. Kata agama tidak hanya dimaksud dengan kata diin bisa pula dimaksud syara, syari’at/millah. Kadang-kadang syara’ itu diberi nama juga addiin/millah.

Lantaran hukum itu harus dipatuhi, disebut ad-din serta lantaran hukum itu dicatat dan dibukukan, diberi nama millah. Lalu lantaran hukum itu harus digerakkan, diberi nama syara.

Dari pengertian agama dalam beragam memiliki bentuk itu terdapat berbagai macam pengertian agama. Harun Nasution sudah menyatukan delapan jenis pengertian agama yakni :

  1. Pernyataan pada ada jalinan manusia dengan kemampuan gaib yang perlu dipatuhi.
  2. Pernyataan pada ada kemampuan gaib yang kuasai manusia.
  3.  Mengikatkan diri pada sebuah bentuk hidup yang memiliki kandungan pengakuan pada sebuah sumber yang ada diluar diri manusia serta yang
    memengaruhi perbuatan-perbuatan manusia.
  4. Keyakinan pada sebuah kemampuan gaib yang menyebabkan langkah hidup spesifik.
  5.  Sebuah system perilaku yang datang dari sebuah kemampuan gaib.
  6. Pernyataan pada ada bebrapa keharusan yang diyakini bersumber pada sebuah kemampuan gaib.
  7. Pemujaan pada kemampuan gaib yang muncul dari perasaan lemah dan perasaan takut pada kemampuan misterius yang ada dalam alam kurang lebih manusia.
  8. Ajaran-ajaran yang diwahyukan Tuhan pada manusia lewat seseorang Rasul.

Pengertian Agama Menurut Ahli

pengertian agama

loading...

Pengertian Agama menurut Kamus Besar Bhs Indonesia yaitu system yang mengatur tata keimanan (keyakinan) serta peribadatan pada Tuhan Yang Mahakuasa dan tata aturan yang terkait dengan pergaulan manusia serta manusia dan lingkungannya.

Pengertian Agama dalam sebagian bhs “kata agama” dalam bhs Indonesia sama juga dengan “diin” (dari bhs Arab) dalam bhs Eropa dimaksud “religi”, religion (bhs Inggris), la religion (bhs Perancis), the religie (bhs Belanda), die religion, (bhs Jerman). Kata “diin” dalam bhs Semit bermakna undang-undang (hukum), tengah kata diin dalam bhs Arab bermakna kuasai, menundukkan, taat, hutang, balasan, kebiasaan

Oxford Student dictionary (dalam Azra, 2000) mendefenisikan kalau agama yaitu sebuah keyakinan akan
kehadiran sebuah kemampuan pengatur supranatural yang membuat serta mengatur alam semesta.

Pengertian Agama menurut Nasution (1986) menyebutkan kalau agama memiliki kandungan makna ikatan yang perlu dipegang serta dipatuhi manusia. Ikatan yang disebut datang dari satu diantara kemampuan yang lebih tinggi dari pada manus ia sebagai kemampuan gaib yang tidak bisa di tangkap dengan panca indera, tetapi memiliki dampak yang besar sekali pada kehidupan manusia keseharian.

Pengertian Agama menurut Michel Meyer (dalam Rousydiy, 1986) memiliki pendapat kalau agama ádalah beberapa kumpulan keyakinan serta pengajaran-pengajaran yang mengarahkan kita dalam perilaku kita pada Allah SWT, pada sesama manusia serta pada diri kita sendiri.

Pengertian Agama menurut Antropolog Edward Burnett Tylor (1832-1917) mendeskripsikan agama sebagai keyakinan makhluk gaib serta menyebutkan kalau kepercayaan ini berasal sebagai keterangan pada dunia. Keyakinan pada makhluk gaib tumbuh dari usaha untuk menerangkan kehidupan serta kematian. Beberapa orang primitif yang memakai mimpi manusia dimana roh-roh nampaknya keluar sebagai tanda-tanda kalau fikiran manusia dapat ada berdiri sendiri dari tubuh.

Menurut Émile Durkheim pengertian Agama yaitu sebuah system yang terpadu yang terdiri atas keyakinan serta praktek yang terkait dengan hal yang suci serta menjadikan satu seluruh penganutnya dalamsuatu komune moral yang di namakan umat.

Menurut prof Dr. m. Drikarya pengertian Agama yaitu kenyakinan ada sebuah kemampuan supranatural yang mengatur danmenciptakan alam serta berisi.

Menurut H. Moenawar Chalil pengertian Agama yaitu perlibatan yang disebut perilaku manusia dalam terkait dengan kemampuan supranatural itu sebagai konsekwensi atas pengakuannya.

Menurut Hendro Puspito pengertian Agama yaitu system nilai yang mengatur jalinan manusia serta alam semesta yang terkait dengan kepercayaan.

Menurut Jappy Pellokild pengertian Agama yaitu yakin ada tuhan yang maha esa serta hukum-hukumnya.

Manfaat Agama Pada Kehidupan

Ada banyak sebab kenapa agama amat perlu pada kehidupan manusia, salah satunya sebagai berikut ini :

  • Lantaran agama termasuk juga pokok atau mendasar moral.
  • Lantaran agama termasuk juga panduan satu kebenaran.
  • Lantaran agama termasuk juga mendasar informasi tentang permasalahan metafisika.
  • Lantaran agama yaitu sebuah tuntunan ruh pada manusia baik sukai ataupun duka.

Sejak manusia lahir ke dunia dalam kondisi tidak berdaya serta lemah dan tidak paham apa pun. (Q. S. An Nahl : 78)

Alloh keluarkan manusia dari rahim ibunya dalam keadaan tak tahu sebuah apa pun. Dia membuat untukmu pandangan, pendengaran dan hati. Walau demikian sedikit di antara mereka yang bersukur.

Dalam keadaan seperti itu, manusia senantiasa di pengaruhi beragam jenis rayuan dan godaan, rayuan itu datang dari dalam ataupun dari luar diri manusia. Ada dua bentuk rayuan pada manusia, yaitu :

  • Rayuan yang mengantarkan manusia kedalam satu kebaikan. Hal semacam ini sesuai sama arti Al Ghazali didalam bukunya Ihya Ulumuddin atau dimaksud dengan malak Al Hidayah, yaitu daya yang menyeret atau menarik manusia pada sebuah hidayah.
  • Rayuan yang mengantarkan manusia pada satu kejahatan, dalam bukunya Al Ghazali dimaksud dengan Malak Al Ghiwayah, yaitu daya yang berupaya mengantarkan manusia ke satu kejahatan. dari sinilah tata letak manfaat agama dalam sebuah kehidupan manusia. Kesimpulnya yaitu membawa manusia ke jalan kebaikan serta menghindari dari jalan keburukan.

Bersumber pada sebagian defenisi agama diatas, bisa diambil kesimpulan kalau agama yaitu seluruh keyakinan yang dibarengi dengan ajaran kebaktian serta bebrapa keharusan untuk menghubungkan manusia dengan Tuhan yang bermanfaat dalam mengontrol dorongan yang membawa permasalahan serta untuk melakukan perbaikan diri supaya jadi tambah baik.

SHARE

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan