Header Ad

Pengertian dan Contoh Idiom atau Ungkapan

July 4, 2017
14 Views

Pengertian dan Contoh Idiom atau Ungkapan – Ungkapan atau idiom adalah paduan kata yang mempunyai arti yang bukan hanya arti dari unsur kata-kata pembentuknya. Artinya ungkapan mempunyai arti baru setelah dua kata atau lebih menyatu. Arti kata (makna) dalam satu idiom tidak dapat ditafsirkan dengan menerjemahkan unsur-unsur penyusunnya. Dalam Bahasa Inggris, idiom atau ungkapan dikenal dengan istilah idiomatic phrase. Ungkapan dalam tatanan Bahasa Indonesia menempati peranan sebagai pelengkap predikat.

Gambar Via: id.aliexpress.com

Ungkapan atau idiom seringkali dipakai dalam kalimat kiasan supaya penyampaian makna lebih terkesan. Kerapkali juga penentuan diksi dengan ungkapan dipakai untuk mengemukakan suatu hal, seperti berita, perasaan, nasehat, serta yang lainnya. Jadi contoh ungkapan atau idiom adalah buaya darat. Ungkapan buaya darat mempunyai arti yakni lelaki yang menyukai merayu wanita.

Ungkapan buaya darat adalah arti yang bukan sebenarnya (denotasi), yang memiliki arti ungkapan buaya darat bukanlah buaya yang tinggal di darat, tetapi idiom buaya darat mempunyai arti sendiri yang sangat berlainan dengan arti unsur kata penyusunannya. Dengan hal tersebut, idiom atau ungkapan bisa dibentuk dari paduan kata yang bisa dipakai jadi penggambaran makna yang ingin diungkapkan. Oleh sebab itu idiom termasuk juga ke dalam diksi konotasi.

Di bawah ini akan diberikan contoh ungkapan atau idiom berikut artinya, yang mungkin sudah tidak asing ditelinga kita:

Gambar Via: w-dog.net

  • Lintah darat: rentenir
  • Hidung belang: genit
  • Meja hijau: pengadilan
  • Kembang desa: gadis yang paling cantik disuatu desa
  • Besar kepala: sombong
  • Kecil hati: minder
  • Panjang tangan: pencuri
  • Kambing hitam: korban fitnah
  • Tikus kantor: koruptor
  • Raja hutan: sebutan untuk hariman si penguasa hutan
  • Muka tembok: tidak memiliki perasaan malu
  • Berbadan dua: tengah hamil
  • Mental baja: kuat
  • Otak encer: pintar
  • Tulang berbalut kulit: kurus

Contoh Ungkapan dalam Kalimat

Gambar Via: inspirasi.co

  • Raisa benar-benar memiliki suara emas. (artinya suara yang sangat indah)
  • Alhamdulillah, Adik kembali menjadi bintang kelas pada pembagian raport kenaikan kelas. (juara)
  • Si jago merah mengamuk, menghabiskan rumah dan harta miliknya di pasar (kebakaran)
  • Hendaknya permasalahan ini kita carikan solusi dengan kepala dingin, bukan menuruti ego masing-masing. (tenang)
  • Ya Allah, jikalah memang ia tulang rusukku maka mantapkanlah hati ini. (pasangan, atau jodoh)
  • Diego memang anak yang ringan tangan. (suka membantu)
  • Politisi itu memang terkenal besar mulut terlebih ketika sedang kampanye (pembohong).
  • Wajahnya berubah menjadi merah padam ketika ia dibilang gendut (marah).
  • Deni memang terkenal sebagai anak yang memiliki kepala batu (bandel).
  • Baru saja ditinggal oleh host, peserta masih dunia lain sudah mengangkat tangannya di awal waktu (menyerah).
  • Race kali ini benar-benar memukau, dan penampilan Jorge Lorenzo kali ini juga seperti biasanya, patut diacungkan jempol (menunjukkan perasaan kagum, mengapresiasi prestasi seseorang, hebat).
  • Anak mana yang tidak sedih jika mengetahui kebenaran bahwa kita bukanlah darah daging dari orang tua yang sangat kita cintai (anak kandung).
  • Kasus pembunuhan anak berusia 8 tahun si Angeline, menunjukkan seolah-olah manusia telah kehilangan mata hatinya, keserakahan telah membutakan hatinya (tidak peka; tidak memiliki rasa empati).
  • Sangat sulit ternyata duduk di kursi ini, banyak oknum yang menawari Saya uang panas untuk menuruti kemauan mereka (jabatan; suap).
  • Ibu berpesan bahwa jika kita sedang bekerja, maka lakukanlah dengan sungguh-sungguh. Karena jika melakukan dengan setengah hati maka akan menjadi beban hidup (tak serius).
  • Kembar triplet yang berasal dari Korea itu sedang naik daun melalui program superman return (populer).
  • Jangan biarkan kantungmu bocor, ingatlah bulan depan kau akan menikah maka kau harus menutupi kantongmu rapat-rapat (boros; hemat).
  • Semenjak kematian anaknya, Nenek Markonah hidup sebatang kara, hanya Murti – lah satu-satunya anak miliknya karena suaminya telah lama meninggal (seorang diri).
  • Pemilu telah usai, pendukung dua kubu masih sering adu mulut (debat).
  • Pertemuan empat mata antara kedua sahabat yang telah lama tidak berjumpa dipenuhi dengan canda dan tawa (pertemuan antara dua orang).

Gambar Via: wpnature.com

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Idiom atau Ungkapan, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Idiom atau Ungkapan di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Idiom atau Ungkapan untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Idiom atau Ungkapan. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya.

You may be interested

Buzz
4 views

Mengenal Fredrich Yunadi, Kuasa Hukum Papa yang Dulu Sempat Daftar Ketua KPK

Lahiya - November 18, 2017

Siapa sangka kasus Setya Novanto kini kembali mencuat dan jadi perbincangan publik. Setelah peristiwa kecelakaan yang terjadi itu, kini Papa…

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur
Buzz
4 views
Buzz
4 views

Gak Kalah dengan CS, Inilah 4 Mainan Jadul yang Bikin Anak 90-an Berasa di Medan Tempur

Lahiya - November 18, 2017

Zaman sekarang, game tembak-tembakan seperti CS, point blank dan lain-lain sudah sangat laku di pasaran. Kebanyakan penggunanya sih  anak-anak zaman…

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui
Buzz
5 views
Buzz
5 views

5 Negara di Dunia yang “Berguru” Pada KPK, Bukti Lembaga Anti Korupsi Kita Diakui

Lahiya - November 18, 2017

Korupsi, bisa dibilang menjadi penyakit mematikan bagi setiap negara. Oleh sebab itu istilah “Negara hancur karena korupsi” mungkin memang ada…

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan