SHARE
Loading...

Pengertian, Fungsi, dan Macam – Macam Sendi Selamat datang di Lahiya , situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Sendi, beberapa topik utama yang akan kami bahas adalah Pengertian dan Fungsi Sendi, Jumlah Sendi dalam Tubuh Manusia, Komponen Pembentuk Sendi, Macam-Macam sendi , dan Proses Singkat terjadinya Gerakan. Langsung saja ya.

Pengertian dan Fungsi Sendi

Sendi yaitu Sebuah struktus khusus seperti ruang yang berperan sebagai penghubung antar tulang supaya tulang bisa bergerak. Hubungan dua tulang itu di kenal dengan artikulasi. Fungsi paling utama sendi yaitu untuk memberikan fleksibilitas serta gerakan pada tempatnya, dan sebagai poros anggota gerak. Ada beberapa sendi dalam tubuh yang cuma memberikan sedikit gerakan, tetapi tetap saja amat berperan untuk memberikan stabilitas pada tubuh kita.

Jumlah Sendi Dalam Tubuh Manusia

Jumlah sendi dalam tubuh manusia yakni 360 keseluruhannya, seperti yang sudah disabdakan Rasulullah SAW dalam Hadist Riwayat Muslim no. 1675. Sesuai dengan hadist itu, Dr. Hamid Ahmad Hamid mengatakan dalam bukunya yang berjudul Rihlah Al-Imam fi Jism Al-Insan secara detil jumlah sendi itu, yakni:

Tulang Belakang mempunyai 147 sendi:

  • 25 Sendi antartulang belakang
  • 72 Sendi Antara tulang belakang serta tulang rusuk
  • 50 sendi antara tulang belakang pada jalan makanan samping

Tulang Dada Mempunyai 24 sendi:

  • 2 Sendi antara tulang dada serta rongga dada
  • 18 Sendi antara tulang dada serta kepala
  • 2 Sendi antara tulang selangka serta belikat
  • 2 sendi antara belikat serta tulang batang dada

Area Atas Tubuh mempunyai 86 Sendi:

  • 2 Sendi antara tulang bahu
  • 6 sendi antara tulang siku
  • 8 sendi antara tulang pergelangan tangan
  • 70 sendi antara tulang-tulang tangan

Area Bawah Tubuh mempunyai 92 Sendi:

  • 2 sendi tulang paha
  • 6 sendi antara tulang-tulang dua lutut
  • 6 sendi antara pergelangan kaki
  • 74 sendi antara tulang-tulang telapak kaki
  • 4 sendi antara tulang lutut

Daerah sekitar perut, mempunyai 11 sendi:

  • 4 Sendi antara tulang ekor
  • 6 Sendi antara tulang pinggul
  • 1 sendi antara sambungan tulang kemaluan

Komponen Pembentuk Sendi

Ligamen, berperan untuk menghubungkan sisi luar ujung tulang supaya menyatu dengan sendi, serta melindungi supaya tidak terjadinya perubahan tempat sendi serta tulang saat bergerak.

Kapsul Sendi, berperan untuk menghubungkan dua tulang pada sendi itu, adalah sisi berserabut yang melapisi sendi serta mempunyai rongga di dalamnya.

Tulang Rawan Hialin, yakni sisi yang melapisi kedua ujung tulang, berperan untuk melindungi tulang dari bentrokan atau gesekan ketika terjadinya gerakan.

Cairan Sinovial, yakni cairan pelumas pada ruang sendi.

Macam – Macam Sendi

Bersumber pada Sifat Gerakannya:

  • Sinartosis (Sendi Mati), yakni persendian yang tidak bisa digerakkan, umumnya tulang-tulang pada persendian Sinartosis dipersatukan oleh serabut jaringan ikat atau tulang rawan hialin. Misalnya sendi antar tulang tengkorak.
  • Amfiartrosis (Sendi Kaku), yakni persendian yang cuma memungkinkan terjadinya sedikit gerakan (sendi gerakan terbatas). Misalnya sendi antar tulang rusuk.
  • Diartosis (Sendi Gerak), yakni persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah, dua arah, ataupun ke semua arah. Misalnya yaitu sendi pada lutut (satu arah), ruas telapak tangan (dua arah), sendi bahu (ke semua arah)

Bersumber pada Arah Gerakannya:

  • Sendi Engsel, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan cuma pada satu arah saja, sendi engsel umumnya cuma bisa ditekuk atau diluruskan. Misalnya pada tulang lutut serta siku.
  • Sendi Pelana, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan pada dua arah. Misalnya yaitu ruas telapak tangan.
  • Sendi Peluru, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan ke semua arah, misalnya yaitu sendi pada tulang paha serta bahu.
  • Sendi Geser adalah hubungan antartulang yang memungkinkan sebuah gerakan tulang yang satu dengan menggeser tulang yang lain. sebagia contoh sendi geser adalah pada persendian antartulang karpal.
  • Sendi Putar, yakni sendi yang memungkinkan terjadinya gerakan satu diantara tulang yang berputar pada tulang yang lain. Misalnya yaitu sendi pada tulang atlas.

  Bersumber pada Sifat:

  • Beberapa macam sendi dengan bersumber pada sifat serta umum juga dapat dikatakan atau disebut juga gerakan atau fungsinya, diantaranya adalah sebagai berikut ini:
    • Sinartosis (Synarthrosis) atau disebut juga Sendi mati adalah hubungan pada antartulang yang tidak memungkinkan agar bisa terjadinya sebuah gerakan, sebagai misalnya adalah pada persendian tulang tengkorak.
    • Amfiartrosis (Amphiarthrosis) atau disebut juga dengan Sendi kaku adalah hubungan antartulang yang cuma sedikit serta memungkinkan untuk dapat terjadinya gerakan. sebagai misalnya sendi kaku adalah pada persendian pada tulang-tulang pergelangan sebuah tangan, persendian tulang pada pergelangan sebuah kaki, serta lain lain.
    • Diartrosis atau disebut juga dengan Sendi gerak adalah hubungan pada antartulang yang memungkinkan untuk terjadinya sebuah gerak, baik itu gerak satu arah, dua arah, maupun gerak ke semua arah.

  Bersumber pada Strukturnya:

  • Sendi Fibrosa, yakni sendi yang tidak mempunyai tulang rawan, satu tulang dengan tulang yang lain dikaitkan dengan jaringan ikat fibrosa. Hingga banyak didapati tidak bisa digerakkan. Misalnya pada sutura tulang tengkorak.
  • Sendi Kartilago, yakni sendi yang ujung ujung tulangnya dikaitkan oleh kartilago, serta disokong oleh ligamen. Sendi Kartilago digolongkan lagi jadi 2, yakni:
  • Sinkondrosis, adalah sendi yang semua persendiannya diliputi oleh tulang rawan. Misalnya Sendi-sendi Kostokondral.
  • Simfisis, adalah sendi yang tulang-tulangnya memilii hubungan fibrokartilago serta selapis tulang rawan hialin yang menyelimuti permukaan sendi. Contonya sisi simfisis pubis.
  • Sendi Sinovial, yakni sendi yang mempunyai ruang antar sendi hingga memungkinkan terjadi banyak gerakan, ujung-ujung tulangnya dilapisi oleh tulang rawah hilain yang tidak tebal untuk menjaga benturan serta gesekan antartulang. Misalnya sadalah pada lutut.

Proses Singkat Terjadinya Gerakan

Otot, tulang, serta sendi bekerja sama dalam proses kita bergerak. Seperti yang sudah kita pelajari kalau otot terlekat pada tulang, serta otot bisa berkontraksi (tertarik), nah otot ini bakal menempel pada beberapa segi sendi dalam tubuh kita, jadi ketika terjadi gerakan, otot pada segi tertentu pada sendi menyesuaikan perintah yang kita berikanlah untuk menggerakkan tulang hingga kita dapat bergerak. Untuk menyesuaikan gerakan yang kita kehendaki otot bakal berkontraksi serta sendi bakal membantu menggerakkan tulang.

Daftar Pustaka:

  1. An-Nazar, Zaglul. 2006. Pembuktian Sains dalam Sunnah (Buku 2). Jakarta : Amzah.
  2. Suratun, dkk. 2008. Klien Gangguan Sistem Muskuloskeletal. Jakarta : EGC.
  3. Davies, Kim. 2007. Buku Pintar Nyeri Tulang dan Otot. Jakarta : Erlangga.
  4. Wahono, dkk. Siap Menghadapi UN SD 2006. Grasindo
  5. Islampos.com

 

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Sendi. Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terimakasih sudah bertandang ke Lahiya, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

 

Sumber: