Pengertian, Fungsi, Sejarah, dan Macam – Macam HAM

Posted on

Pengertian, Fungsi, Sejarah, dan Macam – Macam HAM Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Hak Asasi Manusia (HAM). Beberapa poin utama yang menjadi pembahasan adalah Pengertian HAM, Sejarah HAM, Fungsi HAM, Ciri –Ciri HAM, dan Macam – Macam HAM

Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia)

HAM (Hak Asasi Manusia) adalah hak mendasar yang dipunyai oleh tiap manusia, tanpa hak-hak itu manusia tidak bisa hidup dengan layak.

Dalam pasal 1 UU nomer 39 th. 1999 mengenai HAM dijelaskan kalau “Hak Asasi Manusia yaitu seperangkat hak yang melekat pada hakekat serta kehadiran manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa serta adalah anugerah-Nya yang harus dihormati, dijunjung tinggi, serta dilindungi oleh negara, hukum, pemerintahan serta tiap orang, untuk kehormatan dan perlindungan harkat serta martabat manusia”

Dalam pasal itu jelas sudah disebutkan pengertian dari HAM, di mana HAM tidak bisa dipisahkan dari manusia serta selalu melekat dari sejak lahir. Hak ini juga tidak lain adalah tolak ukur moralitas politik serta kehadiran satu negara.

Contoh hak-hak mendasar (HAM) yang tidak bisa diganggu, yakni hak hidup, hak kemerdekaan, serta hak untuk mendapatkan kebahagiaan. Ketiga hak ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Sedangkan nilai paling utama yang terdapat dalam HAM yaitu kebebasan atau kemerdekaan, kemanusiaan atau perdamaian, serta keadilan atau kesederajatan atau kesamaan.

HAM adalah usaha untuk melindungi keselamatan ekstensi manusia secara utuh lewat tindakan keseimbangan antara kebutuhan perorangan dengan kebutuhan umum. Demikian halnya usaha menghormati, membuat perlindungan, serta menjunjung tinggi HAM jadi keharusan serta tanggung jawab bersama antara individu, pemerintah serta negara.

Ruang lingkup HAM mencakup:

  • Hak pribadi : hak-hak kesamaan hidup, kebebasan, keamanan dan sebagainya
  • Hak punya pribadi serta kelompok sosial tempat seseorang berada
  • Kebebasan sipil serta politik agar bisa ikut serta dalam pemerintahan
  • Hak-hak sehubungan dengan permasalahan ekonomi sosial

Hak Asasi Manusia disebut hak yang dipunyai manusia lantaran ia manusia serta bukan didapatkan dari masyarakat/negara padanya. Karenanya hak-hak asasi manusia bisa saja diabaikan serta dilanggar oleh negara, namun tidak bisa bila tidak diberlakukan. Menurut paham Hak Asasi Manusia tiap negara harus menghormati serta menjamin hak-hak asasi manusia

Sejarah HAM

HAM mulai jadi perhatian didunia sejak abad XVIII. Pada saat itu pemerintahan yang ditempuh oleh kerajaan-kerajaan yaitu pemerintahan yang absolut di mana raja punya hak melakukan tindakan tanpa ada kesepakatan pada kerajaan serta rakyat lantaran raja memiliki “Hak Suci Raja” atau “Dwine Right of The King”. Hal semacam ini mulai dipertanyakan oleh orang-orang di jaman itu. Berlanjut pada abad XIX di mana terjadinya perdagangan budak.

Realisasi dari adanya anti perbudakan serta tindakan penegakan HAM yaitu penandatangannan undang-undang anti perbudakan dalam konferensi yang diselenggarakan di Brusel pada th. 1890. Saat sebelum beberapa peristiwa di atas, HAM udah jadi perhatian di daerah Arab Saudi, dengan dibuatnya Piagam Madinah. Piagam yang lain yang berkaitan dengan HAM yaitu: Magna Charta (Piagam Agung), Bill of Right (Undang-Undang Hak) , The American Declaration of Independence (Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat), serta Declaration des droits de I’homme et du citoyen (Pernyataan Hak Manusia serta Warga Negara). Setelah peristiwa dan dibuatnya piagam di atas, HAM perlahan mulai diakui oleh dunia. HAM mulai diakui oleh internasional mulai sejak dicetuskannya Universal Declaration of human Right (Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia Sedunia) pada tanggal 10 Desember 1948 oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hingga saat ini HAM masih dihormati dilindungi serta ditegakkan didunia internasioanal.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan