SHARE

Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Jenis Pasar Selamat datang di softilmu, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Pengertian Pasar, Fungsi Pasar, Ciri-Ciri Pasar, Struktur Pasar, dan Jenis Pasar. Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat, langsung saja ya.

Pengertian Pasar

Artian Pasar Secara Umum

Istilah pasar datang dari bahasa jawa, yakni dari kata “Pasaran” yang artinya lima hari. Jadi istilah pasar yaitu tempat terjadinya jual beli barang yang diadakan lima hari sekali pada tempat tertentu. Saat ini istilah pasar kerap di kenal dalam kelompok awam adalah tempat jual beli barang keperluan sehari – hari.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Artian Pasar dalam Pengetahuan Ekonomi

Dalam pengertian sempit, Pasar yaitu tempat bertemunya penjual dengan konsumen serta melakukan transaksi untuk memastikan nilai harga dari barang atau jasa. Tetapi adapula pasar yang tidak mempertemukan konsumen serta penjual secara langsung, misalnya yaitu pasar saham, oleh karenanya, Dalam pengertian luas, Pasar yaitu Proses interaksi antara penjual serta konsumen untuk menentukan harga keseimbangan.

Berdasarkan keterangan itu, bisa diartikan kalau:

Pasar yaitu proses bertemunya penjual dengan konsumen baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk bertransaksi barang atau jasa serta menentukan harga keseimbangan sesuai dengan penawaran serta permintaan yang terjadi.

Ciri – Ciri Pasar

Bersumber pada uraian di atas kita dapatkan ciri – ciri pasar yaitu sebagai berikut ini:

  • Adanya calon penjual serta pembeli
  • Adanya barang atau jasa yang akan diperjualbelikan
  • Adanya Interaksi antara penjual serta konsumen baik secara langsung ataupun tidak langsung
  • Adanya proses permintaan serta penawaran oleh kedua pihak

Fungsi Pasar

Pasar mempunyai beragam fungsi yang amat membantu dalam beberapa hal, beberapa fungsinya diantaranya yaitu:

Fungsi Distribusi Produk

Distribusi adalah aktivitas menyalurkan barang/jasa yang di produksi oleh produsen pada konsumen. Pasar mempunyai fungsi sebagai tempat distribusi product lantaran ada banyak konsumen, yakni beberapa konsumen, sedangkan beberapa penjual bertindak sebagai distributor, artinya barang yang di jual tidak di produksi sendiri. Misalnya yaitu seorang penjual di pasar beli kacang dari orang lain yang menanam kacang itu, lantas kacang itu dibawa ke pasar serta dibeli oleh seorang konsumen. Nah di sini penjual bertindak sebagai distributor, orang yang menanam kacang bertindak sebagai produsen, serta konsumen yaitu pembeli. Tetapi adapula penjual sebagai produsen sekaligus distributor.

Nah untuk mengetahui lebih lengkap mengenai pelaku ekonomi yang ada di pasar mari simak yang berikut ini:

Fungsi Penepatan Harga/Nilai

Lantaran adanya interaksi antara konsumen serta penjual, bakal ada juga permintaan serta penawaran dari kedua pihak. Hingga akan ada kesepakatan harga kesetimbangan yang dicapai dari interaksi itu. Oleh sebab itu pasar berperan sebagai tempat penetapan harga atau nilai dari barang/jasa yang diperjualkan lantaran terjadinya interaksi serta kesepakatan dari penjual serta konsumen.

Fungsi Promosi

Pasar yang disebut tempat berkumpulnya konsumen adalah daerah promosi yang sempurna untuk produsen untuk mengenalkan product baru mereka. Biasanya ketika proses promosi dari produsen, mereka menawarkan dengan penawaran yang menarik, misalnya dengan harga yang lebih murah dibandingkan product dari produsen lain.

Fungsi Penyerapan Tenaga Kerja

Tidak hanya pedagang serta konsumen, di pasar terdapat banyak pihak lain yang ikut serta dalam kegiatan ekonomi. Mereka yaitu tukang sapu, tukang sampah, ojek, tukang parkir, dan lain-lain. Oleh sebab itu bisa dikatakan kalau pasar juga berperan sebagai tempat penyerapan tenaga kerja.

Jenis – Jenis Pasar

Pasar bisa dibagi ke dalam banyak kelompok sesuai dengan alasan pembagiannya, beberapa diantaranya yaitu:

Bersumber pada Wujud serta tersedianya Barang yang diperjualbelikan

Pasar Konkret (Pasar Nyata)

Pasar Konkret yaitu pasar yang merupakan tempat terjadinya hubungan (interaksi) secara langsung (bertatap muka) antara pedagang serta konsumen, dan barang atau jasa yang diperjualbelikan bisa diperlihatkan ditempat itu. Artinya Pasar konkret adalah pasar yang wujudnya bisa diliat dengan nyata. Misalnya yaitu pasar tradisional.

Pasar Abstrak (Pasar Tidak Nyata)

Pasar Abstrak yaitu pasar yang merupakan tempat terjadinya hubungan (interaksi) pedagang dengan konsumen secara tidak langsung serta tanpa bertatap muka. Barangnya juga berbentuk abstrak, dalam artinya tidak bisa langsung diliat atau dipunyai. Jadi Pasar Abstrak adalah pasar yang tidak nyata. Misalnya yaitu Pasar Saham serta Pasar Modal.

Bersumber pada Waktu Terjadinya

  • Pasar Harian, adalah pasar yang aktivitasnya berjalan setiap hari, misalnya pasar pagi atau pasar saham.
  • Pasar Mingguan, adalah pasar yang aktivitasnya berjalan satu kali dalam seminggu. Misalnya Pasar Senin.
  • Pasar Bulanan, adalah pasar yang aktivitasnya berjalan sebulan sekali, serta kegiatan itu bisa berjalan lebih dari sehari.
  • Pasar Tahunan, adalah pasar yang aktivitasnya berjalan tiap setahun sekali, durasi dari aktivnya pasar ini bisa berjalan dari beberapa hari sampai bahkan juga ada yang lebih dari sebulan. Misalnya yaitu pameran tahunan.
  • Pasar Temporer, adalah pasar yang aktivitasnya berjalan pada saat tertentu serta terjadi secara tidak rutin. Biasanya pasar ini di buka untuk merayakan peristiwa tertentu. Misalnya yaitu Bazar.
    Bersumber pada Luas Jangkauannya
  • Pasar Lokal, adalah pasar tempat terjadi hubungan (Interaksi) penjual serta konsumen dalam satu daerah atau wilayah tertentu saja. Pasar Lokal kerap juga disebut dengan pasar daerah setempat. Misalnya yaitu pasar pagi pada sebuah daerah.
  • Pasar Nasional, adalah pasar tempat terjadi hubungan (Interaksi) penjual serta konsumen dari beragam daerah atau wilayah dalam satu negara. Misalnya pasar Batu Akik.
  • Pasar Internasional, adalah pasar tempat terjadi transaksi jual beli untuk kebutuhan masyarakat internasional. Misalnya adalah
    Bersumber pada Hubungannya dengan Proses Produksi

Pasar Output (Pasar Product)

Pasar Output yaitu pasar tempat terjadinya proses interaksi antara pedagang serta konsumen untuk melakukan permintaan atau penawaran pada barang/jasa hasil produksi perusahaan. Misalnya yaitu semua pasar yang sudah kami bahas di atas.

Pasar Input

Pasar Input yaitu pasar yang menyediakan beragam faktor produksi supaya pihak produsen bisa menghasilkan barang/jasa yang dikehendaki. Pasar ini terdiri dari Pasar Sumber daya alam/tanah, Tenaga Kerja, Modal, serta Kewirausahaan

Bersumber pada Strukturnya (Jumlah Penjual serta Pembelinya)

Pasar Persaingan Sempurna
Pasar Persaingan Tidak Sempurna, Pasar ini terbagi lagi jadi:
  • Pasar Monopoli
  • Pasar Oligopoli
  • Pasar Monopolistik
  • Pasar Monopsoni
  • Pasar Oligopsoni

Kami bakal menjelaskan lebih lanjut pada point selanjutnya yakni mengenai Struktur Pasar.

Struktur Pasar

Jumlah Konsumen, Jumlah Penjual, Taraf Produksi, Jenis Produksi adalah beberapa hal penting yang bakal merubah perilaku serta kinerja pasar. Hingga bisa merubah Struktur pasar itu, nah bersumber pada Perbedaan Jumlah Penjual serta Konsumen, bakal terbentuk beragam jenis struktur pasar, yakni:

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna adalah pasar yang mempunyai 5 syarat paling utama berikut ini, yakni:

  • Jumlah Penjual serta Konsumen Banyak
  • Barang serta Jasa yang diperjualbelikan bersifat homogen. Artinya Barang serta Jasa antara satu penjual dengan yang lain sama, tidak ada unsur atau merk yang membedakan mereka. Misalnya Sayuran, Ikan, dan lain-lain.
    Penjual serta Konsumen Bebas Keluar Masuk Pasar. Artinya tiap orang mempunyai hak untuk jadi penjual atau konsumen pada pasar ini.
  • Informasi Pasar Bersifat Sempurna. Artinya Pedagang mengerti karakteristik barang/jasa yang di jual, serta konsumen mengetahui kondisi serta kwalitas barang yang bakal dibeli. Oleh sebab itu informasinya bersifat sempurna, hingga pedagang ataupun konsumen tidak bakal tertipu.
  • Harga Terbentuk Di pasar. Artinya harga ditetapkan dari hasi interaksi penjual dengan konsumen berdasarkan kekuatan permintaan serta penawaran hingga mencapai sebuah harga kesepakatan.

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar Persaingan tidak sempurna adalah pasar yang terbentuk bila tidak penuhi satu diantara atau beberapa syarat Pasar Persaingan Sempurna. Pasar Persaingan Tidak Sempurna dibagi lagi jadi beberapa pasar yang mempunyai ciri tersendiri, yakni:

  • Pasar Monopoli, adalah pasar yang dikuasai oleh satu orang penjual. Dalam Pasar monopoli kekuasaan paling tinggi dipegang oleh penjual itu hingga Kondisi pasar bisa langsung berubah cuma karena tindakan dari penjual itu.
  • Pasar Oligopoli, adalah pasar yang dikuasai oleh beberapa perusahaan dengan hasil produksi barang/jasa yang sejenis. Artinya dalam Pasar Oligopoli persaingan untuk barang/jasa itu cuma terjadi pada beberapa perusahaan tadi. Mereka berkompetisi dengan mengunggulkan product masing-masing. Persaingan bisa dilakukan dari sisi kwalitas product ataupun harga product.
  • Pasar Persaingan Monopolistik, adalah pasar yang ada antara pasar monopoli dengan pasar persaingan. Ia tidak memenuhi kriteria dari barang/jasa yang homogen hingga tidak jadi pasar persaingan sempurna. Barang/jasa tidak homogen lantaran mempunyai merk yang tidak sama hingga harga serta kwalitas juga dapat tidak sama. Persaingan pada pasari ini terjadi antara beberapa penjual serta beberapa konsumen untuk barang yang sejenis.
  • Pasar Monopsoni, adalah pasar yang cuma terdiri dari satu konsumen (tunggal) serta terdiri atas banyak penjual. Dalam pasar ini Konsumen mempunyai peran lebih dominan. Keuntungannya yaitu kwalitas barang bagus, harga terjangkau, sedangkan keburukannya yaitu product yang di anggap tidak bagus oleh konsumen kerap jadi penyebabnya kerugian produsen. Misalnya yaitu peternak sapi yang cuma dapat menjual hasi susu sapi ke koperasi susu.
  • Pasar Oligopsoni, adalah pasar yang terdiri atas beberapa orang konsumen (Lebih dari 2) serta banyak penjual (produsen). Dalam pasar ini peran konsumen juga lebih menguasai, hingga harga amat di pengaruhi oleh penawaran atau permintaanya. Misalnya yaitu Pasar Kopi, atau tembakau.

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Pengertian, Fungsi, Struktur, dan Jenis Pasar. Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terimakasih sudah bertandang ke Lahiya, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

Sumber:
http://www.softilmu.com/2015/08/Pengertian-Fungsi-Ciri-Jenis-Struktur-Pasar-Adalah.html

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...