Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Posted on

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana – Berdasarkan subjeknya, kalimat dibagi ke dalam dua jenis yaitu, kalimat aktif dan kalimat pasif.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Kalimat aktif adalah kalimat dimana subjek memberikan tindakan terhadap objek. Sedangkan, kalimat pasif adalah kalimat dimana subjek yang mendapat tindakan dari objek.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Kedua jenis kalimat ini sering sekali digunakan dalam berbagai bentuk tulisan, seperti esai, wacana, laporan penelitian, bahkan tulisan-tulisan yang mengandung estetika, misalnya puisi, cerpen, dan lain-lain.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Penggunaan tersebut bertujuan untuk menambah variasi kalimat, sehingga penulisan karya tulis tersebut menjadi lebih baik.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Ciri-ciri Kalimat Aktif dan Pasif

Untuk menemukan penggunaan kalimat aktif dan pasif, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu ciri-ciri kedua jenis kalimat ini. Di bawah ini adalah ciri-ciri kalimat aktif dan pasif.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Kalimat Aktif

Subjek memberikan tindakan langsung terhadap objek
Menggunakan kata kerja yang berimbuhan me- atau ber-
Berpola S P O atau S P O K
Contoh:
Ibu menyiram tanaman di kebun bunga.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Kalimat Pasif

Objek memberikan tindakan terhadap subjek
Menggunakan kata kerja yang berimbuhan di-, ter, atau ke-an
Biasanya menggunakan kata oleh, atau dengan
Contoh:
Tanaman disiram oleh ibu di kebun bunga.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Seperti pada artikel yang pernah kita bahas sebelumnya, wacana adalah serangkaian kalimat yang membentuk suatu kesatuan gagasan utama yang utuh. Salah satu ciri-ciri dari wacana adalah tersusun dari kalimat-kalimat yang bersifat padu atau saling mendukung. Sedangkan ciri dari suatu tulisan yang baik adalah variatif.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Oleh karena itu, penggunaan kalimat aktif dan pasif perlu digunakan dalam menulis sebuah wacana, sehingga wacana tersebut menjadi tulisan yang indah dan mudah dimengerti oleh pembaca. Berikut ini adalah contoh wacana yang menggunakan kalimat aktif dan pasif.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Advertisement
Contoh:

Mencegah Kerusakan Mata dengan Buah Pisang

Buah yang satu ini ternyata tidak hanya memiliki rasa yang enak, tetapi juga memiliki manfaat yang sangat banyak. Tanpa kita sadari, Buah yang digemari oleh masyarakat luas ini bisa memberikan dampak positif bagi tubuh kita.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Salah satunya adalah mata, mata kita akan dijaga kesehatannya oleh si kuning panjang ini.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Buah pisang bermanfaat sebagai penjaga kesehatan mata dikarenakan buah ini memiliki sejumlah vitamin A yang larut dalam lemak. Vitamin A yang masuk ke dalam tubuh tersebut akan dilarutkan oleh lemak dan dibawa menuju organ mata.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Di sanalah senyawa ini memberikan nutrisi kepada membran yang mengelilingi mata. Membran tersebut merupakan komponen dari salah satu protein yang membawa cahaya masuk ke kornea.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Jika membran ini terus diberi asupan oleh senyawa larutan vitamin A, maka mata akan tetap terjaga daya akomodasiya. Akibatnya, mata tidak akan cepat rabun. Selain itu, kandungan alpha karoten dan beta karoten di dalam buah pisang sangat berguna untuk menjaga kesehatan mata setiap harinya.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Bahkan asupan vitamin A yang cukup ke dalam organ mata juga bisa mengurangi risiko kebutaan terhadap mata yang merupakan organ yang sangat penting untuk penglihatan kita sehari-hari. Oleh sebab itu, mata harus dijaga dengan mengkonsumsi vitamin A dalam jumlah yang banyak.

Penjelasan dan Contoh Penggunaan Kalimat Aktif dan Pasif dalam Wacana

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan