Gambar Via: powerpointhintergrund.com

Pengertian & Contoh Kalimat Langsung dalam Bahasa Indonesia

Posted on

Contoh:

  • Andi mengatakan, “Aku akan pergi ke sekolah besok.” (Benar)
  • Andi mengatakan, “Aku akan pergi ke sekolah besok”. (Salah)
  • “Baju itu bagus,” kata mawar (Benar)
  • “Baju itu bagus”, kata mawar (Salah)

3. Kalimat pengiring harus diakhiri dengan satu tanda koma, terkadang tanda titik dua dan satu spasi apabila bagian kalimat pengiring terletak sebelum kalimat petikan.

Contoh:

  • Andi bertanya, “Mau kemana kalian hari ini?”
  1. “Mau kemana kalian hari ini?” tanya Andi. (Benar)
  2. “Mau kemana kalian hari ini?”, tanya Andi. (Salah)

4. Jika ada 2 kalimat petikan, huruf awal pada kalimat petikan pertama menggunakan huruf kapital. Sedangkan pada kalimat petikan kedua menggunakan huruf kecil kecuali nama orang dan kata sapaan.

Contoh:

  • “Coba saja minta sama ayah,” kata ibu, “dia pasti akan memberikannya.”
  • Budi mengatakan, “Sepatu yang ku pakai sepatu mahal,” padahal kata Andre, “sepatu Budi murah.”

Contoh Kalimat Langsung

Gambar Via: imgmlp.com
  • Ibu menyuruh, “Belikan ibu garam di warung!”
  • “Jangan bergereak” gertak polisi kepada pencuri.
  • “Siapakah yang membersihkan ruang kelas ini?” tanya bu guru sebelum memulai pelajaran.
  • “Kak, kau dipanggil Ayah” kata ibu, “ kamu disuruh makan olehnya.”
  • Budi berkata: “Aku ingin pergi ke Jepang suatu saat nanti.”

Dan itulah pembahasan kami mengenai Contoh Kalimat Langsung, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Kalimat Langsung di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari contoh-contoh Kalimat Langsung untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Kalimat Langsung. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan