Pernah Diprediksi Sebagai Pengganti Christiano Ronaldo, Beginilah Nasib Martunis Sekarang

Posted on

Memang di setiap ada kesulitan menghadang, pasti bakal ada keberuntungan yang menanti. Begitu pula yang terjadi pada Martunis si anak angkat CR7 ini. Ya, kita pasti ingat kalau dirinya sempat terombang-ambing beberapa hari ketika bencana tsunami melanda. Namun siapa sangka karena kejadian itu pula dirinya jadi diangkat jadi anak CR7.

Hampir 13 tahun berlalu, kira-kira bagaimana kabar si anak CR7 ini ya? Ternyata setelah digadang jadi penerus ayahnya, impiannya harus kandas di tengah jalan. Bahkan sampai-sampai Martunis memilih jalan yang sangat jauh dari dunia sepak bola. Ulasan selengkapnya, simak ulasan berikut.

Si anak ajaib yang membuat CR7 takjub

Sejak bencana tsunami yang terjadi di Aceh beberapa waktu yang lalu, nama Martunis seolah menjadi sorotan media. Ya pasalnya anak yang satu ini waktu itu ditemukan menggunakan jersey Portugal bernomor 10, Rui Costa. Mendengar berita itu, Christiano Ronaldo pun datang sendiri ke Indonesia untuk bertemu dengan si Martunis yang memakai baju timnas negaranya itu.

martunis [image source]

CR7 berjanji, akan mengabulkan tiga permintaan si bocah itu. Siapa sangka setelah beranjak dewasa Martunis mencoba mengejar karir seperti ayahnya, jadi bintang bola terkenal, alhasil dirinya mendapatkan kesempatan menimba ilmu di akademi bola Libson Portugal. Sejak saat itulah Martunis digadang jadi the next CR7.

Jadi anak angkat CR7 dan membuat sebuah harapan baru

Ternyata tujuan utama dari CR7 mendatangi Martunis tidak lain tidak bukan karena ingin mengangkatnya jadi anak. Ya, tidak sembarangan pula pemain bola kondang ini memilih Martunis. Usut punya usut, keputusan CR7 itu diambil lantaran mendengar kisah Martunis yang memang luar biasa. Hampir 21 hari bocah ini terombang-ambing di tengah bencana tsunami hingga akhirnya ditemukan oleh regu penyelamat dan tim medis.

Bersama ayah [image source]

Setelah diangkat anak oleh CR7, Martunis selalu didampingi oleh bintang idolanya itu untuk mewujudkan cita-citanya. Hingga akhirnya dirinya ingin mengikuti jejak ayahnya dengan bermain dalam sebuah klub yang juga pernah disinggahi CR7.

Harapan tidak sesuai kenyataan, Martuniz di PHP oleh akademi

Ketika harapan sudah menumpuk pada Martunis, siapa sangka ternyata nasib tak mujur harus menimpanya. Ya, setelah beberapa tahun belajar bola di Portugal, ternyata klub di sana tak kunjung memberikan kontrak padanya. Padahal, di klub tersebut lah CR7 sang ayah angkatnya juga memulai karir bola.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan