Pernah Menelan Permen Karet? Sebuah Studi Menunjukkan Apa yang Selanjutnya Terjadi pada Tubuh

Posted on

Lahiya – Barangkali Anda sudah tidak asing dengan peringatan untuk tidak menelan permen karet. Bisa jadi perigatan ini sudah seperti menjadi sebuah doktrin. Lantas pernahkah Anda bertanya mengapa permen karet tak boleh ditelan.

Dilansir dari laman tribunnews.com, sekelompok peneliti dari American Chemical Society membeberkan hasil penelitiannya tentang apakah yang terjadi apabila permen karet tertelan.

Di dalam hasil penelitian itu terlebih dahulu dijelaskan bahwa ada tiga komponen dasar pencernaan pada tubuh manusia. Yang pertama mencakup proses mekanis yang diperlukan untuk mengolah makanan Moms saat pertama kali menelannya, yaitu mengunyah.

Kompoen yang kedua berfokus pada enzim atau protein dalam air liur dan perut Moms yang membantu memecah makanan. Lalu yang terakhir yang tidak kalah pentinganya adalah asam yang melarutkan apa saja yang tersisa menjadi sesuatu yang bisa dilalui oleh tubuh melalui usus.

Baca Juga: Heboh! Seorang Hijaber Terang-Terangan Kritik Hijab Sport Nike, Ada Apa?

Setiap makan yang masuk ke dalam tubuh akan melalui ketiga komponen pencernaan tersebut. Apa pun yang masuk ke dalam tubuh itu juga harus lancar melalui ketiganya agar tidak terjadi masalah di dalam tubuh.

Yang jadi masalah adal permenkaret tidak dirancang untuk bisa dicerna dengan lancar oleh tubuh Moms layaknya makanan biasa. Hal ini dikarenakan permen karet mengandung karet sintetis.

Biasanya, yang digunakan untuk permen karet adalah karet butil. Karet sintetis jenis ini membuat permen karet mudah dikunyah.

Masih dilansir dari tribunnews.com, permen karet ini apabila sudah dikunya baiknya dibuang. Tapi jika tertelan, permen karet ini akan bergerak melalui saluran pencernaan ke perut seperti gumpalan raksasa.

Enzim di dalam tubuh yang mampu memecah karbohidrat, minyak, dan alkohol guna memperlanacr pencernaan biasanya tidak bisa memecah permen karet tersebut. akibatnya, sebagian dari permen karet itu bertahan di saluran pencernaan.

Namun, di dalam penelitian itu disebutkan bahwa permen karet yang tidak terpecahkan oleh enzim dan mengendap di saluran pencernaan itu dalam beberapa hari akan keluar juga dari tubuh.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan