Home Cinta Persiapkan Dirimu Menjadi Calon Istri | @fufuelmart

Persiapkan Dirimu Menjadi Calon Istri | @fufuelmart

SHARE

Istri, wanita hebat di belakang suami. Hebatnya karena tempaan diri. Madrasah pertama bagi anak-anaknya pula.

Menjadi istri itu mudah. Tanpa ilmu pun bisa. Tapi masa mau jadi istri yang biasa-biasa saja? Tidak kan? Sejak muda, asahlah bakat keibuan dan kedewasaanmu. Karena anak kita layak mendapat ibu yang dewasa.

Hafalan Qurannya jangan lupa ditingkatkan. Kelak saat memiliki anak, si anak akan seneng sekali jika dilantunkan bacaan Quran dari ibunya.

Baca juga: 5 Hal Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan untuk Pernikahan

Berlatihlah sabar sejak sekarang. Karena engkau akan sering bangun malam kelak saat anakmu menangis. Belajar lah mengatur keuangan. Istri itu manajer keuangan rumah tangga. Biarkan suamimu fokus pada mencari, engkau yang mengelolanya.

Kemampuan mempercantik diri itu penting. Berikan yang tercantik untuk suami seorang. Jangan sering kumel di depannya. Bisa masak itu nilai tambah. Menunjukkan rasa cinta pada suami lewat perutnya. Dijamin suami betah makan dirumah.

Biasakan jangan suka curhat pada lain jenis sejak muda. Itu tanda kesetiaanmu pada suami kelak.
Olah ragalah sejak sekarang. Semakin langsing, semakin lincah gerak ngurus rumah dan suami kan?Spesialkan dirimu untuk suamimu saja. Jika ada masa lalu, lupakan. InsyaAllah suamimu akan melupakannya juga.

Bangunlah solat malam, saat ini tidak apa sendiri dulu. Kelak, akan ada suamimu yang akan mengimami, tanda kesyukuran kalian. Puasa sunah jadi tameng dirimu. Kelak, itu akan jadi benteng kesabaran saat urusan rumah tangga begitu pelik.

Jaga rahimmu sejak sekarang. Itu akan jadi tempat bermula bagi anak-anakmu kelak.
Belajarlah memaafkan setiap salah. Karena rumah tangga itu tempat saling mengoreksi yang salah, berjalan membenarkan bersama

Buang jauh-jauh egoisme. Ego tak akan menang dalam rumah tangga, justru memperkeruh suasana. Mendengarlah lebih banyak. Belajarlah tersenyum, walau masalah begitu berat. Karena perlu kau tahu, bahwa senyuman untuk suami adalah peneduh hatinya.

loading...

Tidak apa-apa lemah dan bermanja di depan suami. Itu jadi kekuatan suami menguatkan. Tapi kuat dan tegarlah didepan anak-anak dan orang tua. Kodrat wanita suka belanja. Mumpung masih belum nikah, coba lebih kontrol. Pisahkan mana kebutuhan, mana keinginan.

Belajarlah menahan amarah. Jika harus marah pada suami, lakukan tanpa orang lain tahu selain berdua. Terutama anak.

Istri itu layak berpendidikan tinggi, atau setidaknya punya kemauan belajar tinggi. Karena engkau akan jadi guru untuk anakmu sendiri. Belajarlah ilmu agama. Kelak, jangan serahkan pendidikan agama anakmu pada asisten rumah tangga. Ia anakmu, bukan anak orang lain.

Belajarlah kata-kata romantis, namun jangan keluarkan sekarang. Suami juga senang diberi hal yang romantis. Rendahkan suaramu di depan lelaki lain, lembutkan suaramu hanya pada suami saja. Itu wujud kecintaanmu padanya kelak.

Teruslah doa ke Allah untuk sosok lelaki misteri yang bakal menjadi suamimu kelak. Doa dalam diam, kelak Allah yang akan menyampaikan. Biarkanlah rasa cinta yang membuncah itu tertahan di dadamu. Hingga saat halal menanti, baru engkau ungkapkan semuanya.

Jika saat ini berpacaran, mintalah ia datangi walimu, atau sudahi hubungan yang tidak halal itu. Engkau begitu berharga untuk suamimu kelak. Jemput jodohmu melalui cara yang Allah ridhoi. Taaruflah sambil menunggu dan persiapkan diri jadi istri super.

Jika merasa jodohmu jauh saat ini, bersabarlah. Allah sedang menyiapkan suami terbaik untukmu. Yakinlah ia sedang Allah tempa juga calon suamimu yang sedang duduk di ujung sana di atas sajadahnya. Ia sedang mempersiapkan diri pula. Engkau bersiap menantinya kan?

Baca juga: Apa itu taaruf

Nantikan ia dalam ketaatan. Nantikan ia dalam persiapan. Nantikan ia dalam doa di penghujung malam.

Sekian kultwit persiapan calon istri, semoga makin memantapkan persiapan. Semoga berguna, dan menjadi pendorong diri berbenah.

Sungguh, para suami-suami di belahan dunia manapun, merindukan istri terbaik menurut Allah untuknya. Jadilah yang dirindukan. Sekian.

SHARE