Home Karir 5 Pertanyaan Penting Tentang Hak Karyawan Mengundurkan Diri

5 Pertanyaan Penting Tentang Hak Karyawan Mengundurkan Diri

SHARE

surat resign

Karyawan mengundurkan diri yaitu hal yang umum didunia kerja. Ada beragam argumen karyawan resign kerja

Lepas dari itu, bila Anda merencanakan untuk mengundurkan diri, bacalah ketentuan perusahaan tempat Anda bekerja serta Kesepakatan Kerja. Lalu kemukakan surat resign sesuai dengan prosedur pengunduran diri di perusahaan itu.

Nah, apa sajakah hak yang bakal Anda peroleh jika mengundurkan diri? Hak Anda sebagai karyawan diatur dalam UU No 13 Th. 2003 mengenai Ketenagakerjaan. Lima pertanyaan tersebut bakal menolong Anda tahu hak-hak apa sajakah yang bakal Anda terima jika mengundurkan diri.

1. Apakah Anda memiliki hak terima uang pesangon?

Berbeda dengan Pemutusan Jalinan Kerja (PHK), mengundurkan diri diibaratkan sebagai aksi pemberhentian kerja atas kehendak sendiri. Didalam UU No. 13 Th. 2003 mengenai Ketenagakerjaan (UUK) tak diatur uang pesangon untuk karyawan yang mengundurkan diri dengan cara suka-rela.

Jadi, karyawan yang mengundurkan diri tak memiliki hak mendapatkan uang pesangon.

2. Apakah Anda memiliki hak terima uang penghargaan saat kerja?

Seperti duit pesangon, UUK No. 13 Th. 2003 tak mengatur mengenai pemberian uang penghargaan saat kerja (UPMK) pada karyawan yang mengundurkan diri dengan cara suka-rela.

Bila Anda pilih untuk mengundurkan diri atas kehendak sendiri, Anda tak memiliki hak peroleh uang penghargaan saat kerja, meskipun Anda sudah bekerja sepanjang sepuluh th. atau lebih di satu perusahaan.

Baca juga: Format Surat Pengunduran Diri

3. Apakah Anda memiliki hak terima uang pergantian hak?

Dalam pasal 162 ayat (1) UUK dijelaskan kalau pekerja/buruh yang mengundurkan diri atas tekad sendiri, mendapatkan uang pergantian hak sesuai ketetapan Pasal 156 ayat (4). Jadi, karyawan yang mengundurkan diri memiliki hak terima uang pergantian hak. Seperti apa uang pergantian hak itu?

loading...

Sebelum lanjut, Anda mesti tahu kalau ada banyak ketetapan yang perlu dipenuhi supaya Anda mendapatkan uang pergantian hak (ditata dalam Pasal 162 ayat (3)) yakni :

ajukan permintaan pengunduran diri dengan cara tertulis paling lambat 30 (tiga puluh) hari sebelumnya tanggal mulai pengunduran diri ; tak terikat dalam ikatan dinas ; dan tetaplah melakukan kewajibannya hingga tanggal mulai pengunduran diri.

Jika Anda penuhi kriteria itu, sebagai karyawan yang mengundurkan diri atas kehendak sendiri, Anda memiliki hak terima uang pergantian hak.

4. Apakah itu Uang Penggantian Hak?

Berdasar pada UU No. 13 Th. 2003 mengenai ketenagakerjaan, uang penggantian hak yaitu satu-satunya hak yang Anda peroleh jika Anda mengundurkan diri dari satu perusahaan.

Uang Pergantian Hak yang bakal Anda dapatkan nanti, ditata dalam pasal 156 ayat (4) UUK, yakni seperti berikut.

Hak cuti tahunan yang belum di ambil (belum gugur) saat munculnya di masa th. berjalan, perhitungannya : 1/25 x (gaji pokok+tunjangan tetap) x sisa waktu cuti yang belum di ambil. Cost atau biaya pulang untuk pekerja/buruh serta keluarganya ke tempat dimana pekerja/buruh di terima bekerja ;

Penggantian perumahan dan pengobatan serta perawatan diputuskan 15%* (lima belas perseratus) dari uang pesangon serta/atau uang penghargaan periode kerja untuk yang memenuhi syarat ;

*Catatan : Uang ini tak didapat oleh pekerja yang mengundurkan diri dengan cara suka-rela, lantaran aspek perkaliannya (yaitu UP serta UPMK) nihil. Hingga : 15% x nihil = 0.

Beberapa hal lain yang diputuskan dalam kesepakatan kerja, peraturan perusahaan atau kesepakatan kerja bersama.

5. Hak apa lagi yang Anda dapatkan?

Tidak hanya uang pengganti hak, Anda memiliki hak menerima uang pisah. Hal semacam ini ditata dalam pasal 162 ayat (2), yang menyebutkan kalau untuk pekerja/buruh yang mengundurkan diri atas kehendak sendiri, yang pekerjaan serta manfaatnya tak mewakili kebutuhan entrepreneur secara langsung, tidak hanya terima uang pergantian hak, diberikan uang pisah yang besarnya serta pengerjaannya ditata dalam kesepakatan kerja, ketentuan perusahaan atau kesepakatan kerja bersama.

Jadi, bila Anda mengundurkan diri dengan cara suka-rela, Anda bakal memiliki hak memperoleh Uang Pengganti Hak yang ditata dalam pasal 156 ayat (4) UUK serta Uang Pisah yang ditata dalam peraturan perusahaan serta kesepakatan kerja bersama di perusahaan masing-masing.

SHARE

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan