SHARE
Loading...

Tidak boleh memberi makan hewan disini’ menjadi salah satu peringatan yang cukup jelas apabila anda berkunjung ke sebuah kebun binatang. Kata-kata ini digunakan untuk mencegah pengunjung memberikan makanan-makanan yang berpotensi tidak sehat kepada hewan yang ada di dalam kebun binatang tersebut. Makanan tidak sehat atau Junk Food yang diberikan oleh pengunjung akan berdampak buruk untuk kesehatan hewan-hewan yang ada disana. Tapi peringatan tersebut cenderung tidak berlaku jika kejadiannya di luar Kebun Binatang.

Ilustrasi

Dikutip dari independent.co.uk, seokar kera belum lama ini langsung menjadi sorotan karena mengalami obesitas yang disebabkan sering mengkonsumsi Junk Food dari para turis yang berkunjung ke Thailand.

Kera liar bertubuh gemuk ini bahkan dengan santainya melahap Junk Food dan minuman bersoda yang ditinggalkan begitu saja oleh pengunjung. Kondisi kera yang cukup mengkhawatirkan ini membuat pemerhati hewan memutuskan untuk menyelamatkannya.

Saat diperiksa, berat dari kera ini bahkan tiga kali lipat dari berat rata-rata kera di spesiesnya.

https://i0.wp.com/pixel.nymag.com/imgs/fashion/daily/2017/05/19/19-Uncle-Fat-thai-monkey.w710.h473.jpg?w=640&ssl=1

Saat masih hidup liar di alam, kera ini biasanya memakan makanan ringan dan minuman yang dibuang oleh wisatawan. Pejabat Satwa Liar awalnya mengamankan kera yang dijuluki ‘Uncle Fat’ oleh penduduk setempat ini.

Hal ini dilakukan setelah foto-foto hewan tersebut menjadi viral di media sosial. Kera Liar memang sering berkeliaran bebas di banyak tempat di Thailand, sehingga menarik minat wisatawan untuk makan dan bermain bersama mereka.

Sebagian besar kera disana memiliki berat rata-rata 9 Kilogram. Namun ‘Uncle fat’ malah memiliki berat tiga kali lipat dari kebanyakan kera lainnya, yakni sekitar 26 kilogram atau 60 Pon.

“Tidak mudah menangkapnya,” kata Kacha Phukem, petugas satwa liar yang melakukan penangkapan dan penyelamatan ‘Uncle Fat’.

“Dia ini pemimpin rombongannya, dan ketika akumencoba masuk, aku sampai harus menghalau kawanannya dengan tongkat,” ujarnya.

http://www.newscrunch.in/sites/default/files/images/articles/Thailand's famous fat monkey sent to health camp to lose weight - fed junk food by tourists (video) (3).jpg

Kera-kera lainnya ternyata juga mengikuti kebiasaan buruk dari ‘Uncle Fat’ ini. ‘Uncle Fat’ diyakini berusia antara 10 sampai 15 tahun. Untuk membantunya menurunkan berat badan, petugas memberlakukan diet yang dilakukan tanpa lemak dua kali sehari danterbatas pada 400 gram protein, buah dan sayur.

Supakarn Kaewchot, seorang dokter hewan yang bertanggung jawab atas makanan kera tersebut mengatakan bahwa Uncle Fat’ adalah contoh mengapa orang tidak boleh memberi makan hewan liar dengan makanan yang tidak sehat.

“Saya mengerti bahwa orang merasa kasihan pada kera dan ingin memberi mereka makan. Tapi tolong jangan beri mereka makanan seperti kudapan dan soda karena itu sangat buruk bagi kesehatan mereka,” kata Supakarn.

http://www.newscrunch.in/sites/default/files/images/articles/Thailand's famous fat monkey sent to health camp to lose weight - fed junk food by tourists (video) (2).jpg