SHARE

Saat masih kecil, pahlawan bagi seorang anak perempuan sudah pasti adalah sosok sang ayah. Sosok seorang ayah jelas akan melakukan segala cara agar bisa melindungi putrinya dari segala bentuk marabahaya yang ada di sekitar anaknya.

Bahkan saat sudah tumbuh dewasa. ayah yang mungkin sudah tua justru tak akan pernah berhenti untuk melindungi anaknya. Hal serupa dilakukan pria 54 tahun ini.

Bahkan, ia membunuh seorang pria yang diduga mencoba memperkosa putrinya yang sangat ia sayangi. Insiden ini diketahui terjadi pada 26 Mei 2017, sekitar pukul 8.20 pagi di Malaysia.

Malaysian Father Uses Parang to Kill Daughter's Would-Be Rapist - World Of Buzz

Saat itu, putrinya yang berusia 17 tahun sedang asyik menyiram bunga di rumah mereka yang berlokasi di Tawau, sabah. Pelaku yang berusia 38 tahun dan berprofesi sebagai petugas kebun melihat gadis tersebut.

Entah setan apa yang merasukinya, pelaku diam-diam menyelinap ke belakang korban dan menyerangnya dengan cara menutup wajahnya menggunakan karung.

Korban pun berusaha melawan dan beruntung, ia berhasil mendorong pria tersebut dan melepaskan karung yang menutupi kepalanya.

Ketakutan, korban berlari meninggalkan lokasi sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar. Sang ayah, yang bekerja sebagai petugas kemananan di daerah apartemen tempat mereka tinggal mendengar teriakan minta tolong sang anak.

Malaysian Father Uses Parang to Kill Daughter's Would-Be Rapist - World Of Buzz 1

Panik, ia segera berlari mencari keberadaan sang anak. Darahnya langsung mendidih saat anaknya menyebut jika dirinya akan diperkosa.

Dengan kondisi yang masih sangat emosi, sang ayah menyerang pelaku dengan menggunakan sebuah senjata sejenis parang yang ia bawa.

Sang ayah bahkan menebas bagian kaki serta badan dari pelaku. Pelaku yang menerima serangan seketika tumbang, sementara petugas kemanan yang lain berusaha menenangkan sang ayah sebelum membawanya ke kantor polisi.

Malaysian Father Uses Parang to Kill Daughter's Would-Be Rapist - World Of Buzz 2

Menurut informasi yang di lansir dari The Star seperti dikutip dari World of Buzz, Asisten KOmandan Fadil Marsus, selaku perwkailan dari kepolisian setempat, menuturkan, “Pelaku roboh dan sempat dilarikan ke rumah sakit namun tak lama ia dinyatakan meninggal dunia.”

Fadil juga menyebut jika ayah sang gadis ditahan sampai 3 Juni 2017 sembari petugas menelusuri kejadian ini.

Loading...