0_0_894_768_dcee7e10a8a7b05cccea5adc652dd76fa7b9b6c2

Pria Ini Jadi Lebih Tinggi dan Muda Setelah Pulang Dari Luar Angkasa

Posted on
Scott Kelly kembali ke Bumi setelah menghabiskan 342 hari di luar angkasa
Scott Kelly kembali ke Bumi setelah menghabiskan 342 hari di luar angkasa © Bill Ingals /NASA

Apa dampaknya jika manusia menghabiskan terlalu banyak waktu di luar angkasa?

Scott Kelly (52), seorang astronaut asal Amerika Serikat yang kembali ke Bumi pada 3 Maret 2016 setelah menghabiskan 342 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), tahu jawabnya.

Secara fisik, Kelly mengalami penambahan tinggi badan hingga 2 inci, atau sekitar 5 cm, dan usianya lebih muda sekitar 1/100 detik dari yang seharusnya.

Penambahan tinggi tersebut, seperti dijelaskan di blog resmi NASA, disebabkan tulang belakang para astronaut tidak terkenda dampak gravitasi.

Namun kenaikkan tinggi badan tersebut hanya bersifat sementara. Umumnya seorang astronaut yang pergi ke ISS akan mengalami kenaikkan tinggi badan hingga 3 persen.

Kelompok peneliti ISS mengatakan melalui Twitter, hanya dibutuhkan beberapa menit saja untuk Kelly kembali ke tinggi badan normalnya.

Tak hanya lebih tinggi, kini Kelly juga lebih muda sekitar 1/100 detik dari umur seharusnya, seperti yang disebutkan oleh seorang ahli astrofisika terkemuka, Neil deGrasse Tyson.

Hal ini dapat dijelaskan dengan menggunakan teori khusus relativitas Einstein dan fenomena nyata yang dikenal sebagai dilatasi waktu.

ISS mengorbit dengan kecepatan sekitar 17.000 mil/jam (27.000 km/jam) terhadap permukaan bumi. Dalam teori khusus Albert Einstein mengenai relativitas dikenal sebagai paradoks kembar, waktu akan berjalan lebih lambat sekitar 28 mikrodetik bagi Scott dibandingkan bagi saudara kembarnya, Mark, yang tinggal di bumi, seperti dikutip dariQuartz (2/3).

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan