Saya Mengimbau Advokat Seluruh Indonesia Boikot KPK

Posted on

Lahiya – Pengacara Fredrich Yunadi meminta supaya advokat seluruh Indonesia melakukan boikot terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, Fredrich merasa geram terhadap lembaga antirasuah karena sudah menjerat dirinya sebagai tersangka yang merintangi penyidikan atas kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP.

“Saya hanya mengimbau advokat seluruh Indonesia boikot KPK, itu saya minta,” kata Fredrich di gedung KPK, Jakarta, Senin (15/1), seperti dikutip dari CNNIndonesia.com. Pemeriksaan Fredrich yakni terkait dirinya sebagai tersangka yang menghalangi penyidikan kasus korupsi proyek e-KTP hari ini.

Fredrich menilai bahwa sangkaan KPK atas dirinya itu bohong, termasuk juga tentang pemesanan satu lantai di Rumah Sakit Medika Permata Hijau untuk Setya Novanto. “Itu bohong, itu buktikan semua, itu semua nipu. Semua nipu, bohong semua itu,” ujarnya.

Baca juga: Fantastis! Gaji PNS Pajak Bisa Tembus Rp 100 Juta Per Bulan

Tentang dirinya yang seharian telah diikuti oleh penyidik KPK, Fredrich juga membantah hal tersebut. Menurut mantan kuasa hukum Setnov untuk kasus e-KTP itu, dirinya tengah berada di Rumah Sakit Medistra ketika ditangkap oleh penyidik KPK.

“Saya di rumah sakit kebetulan berobat, kemudian datang dijemput, hanya itu aja. Tidak ada dicari seharian, itu semua bohong itu, jadi harus inget,” kata Fredrich.

Menurut Fredrich, KPK sangsi terhadap Polri yang menyebut bahwa Setnov mengalami kecelakaan mobil bersama dengan mantan Kontributor Metro TV Hilman Mattauch. Fredrich menyampaikan kalau kecelakaan mobil Setnov itu direkayasa, seharusnya KPK memeriksa pihak kepolisian.

“Sekarang KPK menyangsikan. Kenapa dia (KPK) enggak periksa Kapolri, kalau mengatakan itu (kecelakaan) rekayasa periksa polisi dong,” ujar Fredrich.

Baca juga: Mengintip Keseharian Wanita Korea Utara dari Balik Lensa, Mengejutkan!

Fredrich bersama dengan dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo telah ditetapkan KPK sebagai tersangka. Diduga mereka melakukan manipulasi terhadap data medis Setnov supaya bisa dirawat dan menghindari pemeriksaan KPK ketika pertengahan November lalu.

Di samping itu, sebelum kecelakaan mobil yang dialami Setnov bersama eks kontributor Metro TV Hilman Mattauch pada 16 November 2017 lalu, Fredrich diduga telah mengondisikan RS Medika Permata Hijau untuk Setnov.

Kini, Fredrich dan Bimanesh telah ditahan oleh KPK. Penahanan Fredrich yakni bertempat di Rumah Tahanan (Rutan) KPK di mana dirinya berada dalam satu Rutan bersama dengan Setnov. Sedangkan, Bimanesh ditahan di Rutan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan