Home Olahraga Sejarah Atletik

Sejarah Atletik

SHARE

Sejarah Atletik

Olahraga merupakan kegiatan gerak tubuh untuk melatih fisik atau jasmani kita. Berolahraga dilaksanakan dengan tujuan utama memberi kesegaran, kebugaran, dan kesehatan tubuh. Dalam perubahannya, olahraga lalu dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah atletik.

Arti atletik jelas tak asing di telinga Anda karena kata itu memang sudah kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukan Anda mengenai sejarah olahraga atletik itu sendiri? Berikut ini, gulalives akan membahas sejarah olahraga atletik.

Pengertian Atletik

Istilah “atletik” berasal dari kata Yunani “athlon” yang bermakna berlomba atau berlaga. Kita bisa menjumpai pada kata “penthalton” yang terbagi dalam kata “pentha” bermakna lima atau panca serta kata “athlon” bermakna lomba. Makna detailnya yaitu “panca lomba” atau perlombaan yang terbagi dalam lima nomor.

Apabila kita mengatakan perlombaan atletik, pengertiannya yaitu mencakup perlombaan jalan cepat, lari, lompat, serta lempar, yang dalam bahasa Inggris digunakan makna “track and field”. Bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia bermakna perlombaan yang dilakukan di lintasan (track) serta di lapangan (field). Arti “athletic” dalam bahasa Inggris serta “atletik” dalam bahasa jerman memiliki pengertian yang luas mencakup beragam cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau kompetisi, termasuk renang, bola basket, tenis, sepakbola, senam dan sebagainya.

Sejarah Atletik Dunia

Atletik di olimpiade london 1948

Atletik berasal dari kata Yunani yakni Atlon, Atlun yang bermakna kompetisi atau perjuangan. Jadi atletik menurut Ensoklopedia Indonesia bermakna kompetisi serta olahraga pada atletik. Atletik merupakan sebuah Cabang olahraga mempertandingkan lari, lompat, jalan serta lempar. Olahraga atletik awal mulanya dipopulerkan oleh bangsa Yunani kira-kira pada Era ke-6 SM.

Orang yang berjasa mempopulerkannya yaitu Iccus dan Herodicus. Atletik yang populer saat ini sudah lain daripada yang dijalankan oleh bangsa Yunani dulu. Namun meskipun demikian, dasarnya tetaplah sama yakni jalan, lari, lompat serta lempar. Karena memiliki beragam unsur, atletik dapat dikatakan sebagai ibu dari semua cabang olahraga. Mengandung beragam unsur gerakan sehari-hari.

Pada era primitif sangat penting untuk mencari nafkah serta mempertahankan hidup. Mereka hidup dengan berburu binatang liar, dibutuhkan ketangkasan, kecepatan serta kemampuan. Pandangan hidup pada era itu yaitu yang kuat ; yang berkuasa sehingga dapat tetap hidup serta menjaga diri mereka harus berlatih jasmani.

Pada era Yunani serta Romawi kuno sudah terlihat arah latihan jasmani. Arti atletik ini dapat ditemui dalam beragam bahasa diantaranya dalam bahasa Inggris Athletic, dalam bahasa Perancis Ateletique, dalam bahasa Belanda Atletiek, dalam bahasa Jerman Athletik. Agar dapat memahami pengertian mengenai Atletik, tidaklah lengkap bila tak diketahui peristiwa atau kisah istilah atletik dan perubahannya sebagai salah satu cabang olahraga mulai zaman purbakala hingga era moderen ini.

Memahami sejarah tidak semata-mata untuk pengertian serta pengetahuan namun memahami serta mengikuti perkembangan atletik sejak era kuno sampai dengan masa kini. Dengan mengetahui beberapa peristiwa pada waktu lampau, bisa diambil hikmahnya untuk memastikan beberapa langkah di masa mendatang.

loading...

Atletik pada zaman kuno

Atletik yang mencakup jalan, lari, lompat serta lempar dapat dikatakan cabang olahraga yang paling tua, sama tuanya dengan manusia pertama di dunia, sebab manusia pertama di dunia sudah harus berjalan, lari, lompat serta melempar untuk mempertahankan hidupnya. Sebagai contoh pada zaman primitif manusia mencari makan di hutan, tiba-tiba berjumpa dengan binatang buas.

Apakah yang akan dilakukannya bila tak menggunakan senjata? Tentu akan lari secepatnya untuk menghindari diri dari terkaman binatang buas itu, serta apabila pada saat membebaskan diri ada benda yang menghalanginya jelas ia akan melompatinya.

Apabila ia membawa senjata umpamanya tombak, atau sempat memungut kayu atau batu, senjata itu akan dilemparkannya pada binatang buas itu. Dalam contoh tersebut manusia sudah mempergunakan kecakapan lari, lompat serta lempar untuk menjaga diri dari terkaman binatang buas.

Lari, lompat serta lempar yaitu sebuah bentuk gerakan yang tidak ternilai artinya bagi hidup manusia. Gerakan itu semua ada pada olahraga atletik. Bahkan beberapa gerakan itu menjadi dasar serta intisari dari seluruh cabang olahraga. Itulah pemicu atletik disebut sebagai “Ibu Olahraga”.

Lari sebagai olahraga berbentuk perlombaan yang sudah dikenal oleh bangsa Mesir Purba pada tahun 1500 SM, sedangkan bangsa Asyria Purba dan Babylonia Purba di Mesopotamia pada tahun 100 SM. Pada tahun 776 SM bangsa Yunani Purba udah mengadakan pesta olahraga secara teratur dalam kurun waktu yang sudah ditetapkan.

Pesta olahraga tersebut awal mulanya tidak ditujukan sebagai olahraga, namun sebagai upacara peringatan, yakni memperingati beberapa orang yang sudah wafat setelah masa 4 tahun. Orang Yunani memiliki keyakinan kalau roh-roh yang sudah wafat, senantiasa mengembara kemana saja, ke tempat kediamannya, di mana ia pernah hidup. Roh-roh itu akan merasa senang jika menyaksikan beberapa hal yang menyenangkan hatinya saat ia masih hidup. Oleh sebab itu setiap 4 tahun sekali bangsa Yunani mengadakan pesta untuk menghormati leluhur serta dewa-dewanya.

Dalam pesta itu diselenggarakan permainan-permainan gerak tubuh oleh bangsa Yunani dimaksud Gymnastiek karena dijalankan dalam kondisi gymnos yang berarti telanjang. Dari Gymnastiek tersebut terjadinya sebuah kompetisi (athlon) yang kerap dimaksud juga dengan Agonistik (kepandaian bergumul).

Permainan yang populer dalam pesta tersebut diantaranya permainan yang dimaksud Pentathlon yakni kompetisi lari, melompat, melempar lembing serta bergumul yang dikumpulkan dalam sebuah kompetisi olahraga. Pentathlon atau Panca lomba ini adalah kompetisi yang paling utama di dalam perlombaan nasional di Negeri Yunani saat itu.

Menurut beberapa pakar histori, atletik sudah dilaksanakan di Negeri Yunani pada era ke-6 sebelum nabi Isa AS lahir. Pendapat ini bersumber pada lukisan yang ada pada jambang-jambang masa itu serta dari tulisan pakar filsafat yang bernama Xenophenes.

Perubahan atletik pada saat itu amat erat hubungan dengan perlombaan di Yunani yang alami Zaman keemasan kira-kira tahun 500-400 SM. Dari mulai timbulnya dua orang bangsa Yunani yang bernama Iccus serta Herodicus yang disebut-sebut sebagai peletak dasar dari latihan yang mengutamakan satu bagian atau satu nomor saja, seperti latihan untuk lari cepat, melempar serta melompat.

Sampai abad ke-12 sesudah Masehi atletik belum banyak diketahui oleh masyarakat. Beberapa kejadian atau peristiwa yang diketahui adalah sebagai berikut :

  • Tahun 1154 Tanah-tanah yang terbuka di kota London dipergunakan oleh penduduknya untuk atletik.
  • Tahun 1330 Raja Inggris Edward III melarang rakyatnya melakukan atletik.
  • Tahun 1414 Raja Inggris mengizinkan lagi bagi rakyatnya untuk melakukan atletik.
  • Tahun 1917 Perkumpulan atletik yang pertama didirikan di negeri Inggris oleh Captain Mason. Perkumpulan ini bernama Necton Guild
  • Tahun 1834 Syarat minimum untuk mengikuti pertandingan ditetapkan oleh suatu badan seperti : 440 yards – 60 detik ; 1 mil – 5 menit.
  • Tahun 1855 Buku atletik mengenai lari cepat , diterbitkan untuk pertama kalinya.Tanah-tanah yang terbuka di kota London dipergunakan oleh penduduknya untuk atletik.

Tahun 1860 di San Fransisco didirikan sebuah perkumpulan atletik yang bernama Olympiade Club, yang disebut sebagai perkumpulan pertama di Amerika. Di Inggris kejuaraan atletik untuk pertama kalinya dilangsungkan pada tahun 1866.

Setelah itu atletik mulai menyebar keseluruh dunia. Kejuaraan atletik di Amerika Serikat diadakan oleh New York Athletic Club dalam tahun 1868. Pada perlombaan ini atlet-atlet untuk pertama kalinya mengenalkan Spikes (sepatu berpaku 14) pada dunia atletik di negeri Belanda, atletik sudah diperlombakan pada tahun 1878 serta tahun 1901 didirikan sebuah perkumpulan atletik diseluruh negara Belanda.

Baca juga: Sejarah Bola Voli

Berdirinya Organisasi Atletik

Athlete Health Organization

Awal era XIX adalah masa menggeloranya kembali semangat olahraga di kalangan masyarakat luas, termasuk juga berkembangnya olahraga atletik. Perkumpulan atletik mulai dibuat dan perlombaan atletik banyak diadakan.

Di Inggris pada tahun 1817 didirikan perkumpulan atletik yang pertama oleh Captain Mason dengan nama Necton Guild. Pada tahun 1834 ketentuan minimal untuk mengikuti perlombaan diputuskan oleh badan/komite, contohnya syarat minimal untuk lari 440 yards = 60 detik, l lari 1 mil = 5 menit.

Pada tahun 1855 untuk pertama kalinya diterbitkan buku tentang lari cepat (sprint). Inggris mengadakan perlombaan antarnegara di Eropa, khususnya antara Inggris dengan Perancis. Pada tahun 1860 perkumpulan atletik yang pertama di Amerika Serikat didirikan di San Fransisco dengan nama Olympic Club. Kejuaraan atletik di Amerika Serikat baru diadakan pada tahun 1868 oleh New York Athletic Club. Kemudian kerapkali diselenggarakan perlombaan-perlombaan atletik pada Amerika Serikat dengan negara-negara Eropa.

Persatuan atletik yang menghimpun perkumpulan-pekumpulan atletik mulai dibentuk diantaranya:

  • Tahun 1880 di Inggris berdiri British Amateur Athletic Board.
  • Tahun 1887 di New Zealand berdiri New Zealand Amateur Athletic Association.
  • Tahun 1899 di Belgia berdiri Ligue Royale d’Athletime dan di Canada Track and Field Association.
  • Tahun 1885 di Afrika selatan berdiri South African Amateur Athletic Union dan d
  • Swedia berdiri Svenska Fri-Idrotts Forbunder.
  • Tahun 1896 di Norwegia berdiri Norges Fri-Idrettsfor-bund.
  • Tahun 1897 di Australia berdiri The Amateur Athletic Union of Australia, di Czechoslovikia berdiri Ceskoslovensky Athleticky Svanz, di Yunani berdiri
  • Association Haenengue d’Athletikai Szovetse.
  • Tahun 1911 di Belanda berdiri Koninklijke Nederlandeseh Athleriek Unie.

Hingga saat ini tak kurang dari 170 negara sudah membentuk organisasi atletik sebagai induk perkumpulan-perkumpulan atletik di tiap negara. Perlombaan atletik sudah kerap diadakan, demikian juga perlombaan antar negara, namun belum ada ketentuan perlombaan yang seragam hingga kerap muncul perselisihan paham dalam memastikan pemenang.

Baru pada tanggal 17 Juli 1912 tiga hari sesudah selesai nya perlombaan atletik pada Olympiade Modern V di Stokholm tokoh-tokoh atletik dari 17 negara yang mengikuti Olympiade dari Amerika Serikat, Australia, Austria, Belgia, Canada, Chili, Denmark, Finlandia, Hongaria, Inggris, Jerman, Mesir, Norwegia, Perancis, Rusia, Swedia serta Yunani, berdiskusi untuk membentuk sebuah badan Internasional Atletik yang membuat beberapa ketentuan serta penyelenggaraan perlombaan atletik yang lengkap.

Badan tersebut didirikan dengan nama International Amateur Athletic Federation (IAAF), sebagai ketua adalah J. Sigfrit Edstrom dengan sekretaris Jendral merangkap Bendahara (Honorary Secretary-Treasurer) : Kristian Henstrom keduanya dari Swedia. Ketentuan teknis untuk perlombaan internasional yang pertama disahkan pada kongres yang ketiga tahun 1914 di Lyon Perancis. Sejak terbentuknya IAAF ini penyelenggaraan perlombaan-perlombaan atletik jadi lebih baik, terlebih dalam sisi pengorganisasian.

SHARE

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan