Atletik di olimpiade london 1948

Sejarah Atletik

Posted on

Sejarah Atletik

Olahraga merupakan kegiatan gerak tubuh untuk melatih fisik atau jasmani kita. Berolahraga dilaksanakan dengan tujuan utama memberi kesegaran, kebugaran, dan kesehatan tubuh. Dalam perubahannya, olahraga lalu dibedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah atletik.

Arti atletik jelas tak asing di telinga Anda karena kata itu memang sudah kerap digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tahukan Anda mengenai sejarah olahraga atletik itu sendiri? Berikut ini, gulalives akan membahas sejarah olahraga atletik.

Pengertian Atletik

Istilah “atletik” berasal dari kata Yunani “athlon” yang bermakna berlomba atau berlaga. Kita bisa menjumpai pada kata “penthalton” yang terbagi dalam kata “pentha” bermakna lima atau panca serta kata “athlon” bermakna lomba. Makna detailnya yaitu “panca lomba” atau perlombaan yang terbagi dalam lima nomor.

Apabila kita mengatakan perlombaan atletik, pengertiannya yaitu mencakup perlombaan jalan cepat, lari, lompat, serta lempar, yang dalam bahasa Inggris digunakan makna “track and field”. Bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia bermakna perlombaan yang dilakukan di lintasan (track) serta di lapangan (field). Arti “athletic” dalam bahasa Inggris serta “atletik” dalam bahasa jerman memiliki pengertian yang luas mencakup beragam cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau kompetisi, termasuk renang, bola basket, tenis, sepakbola, senam dan sebagainya.

Sejarah Atletik Dunia

Atletik di olimpiade london 1948

Atletik berasal dari kata Yunani yakni Atlon, Atlun yang bermakna kompetisi atau perjuangan. Jadi atletik menurut Ensoklopedia Indonesia bermakna kompetisi serta olahraga pada atletik. Atletik merupakan sebuah Cabang olahraga mempertandingkan lari, lompat, jalan serta lempar. Olahraga atletik awal mulanya dipopulerkan oleh bangsa Yunani kira-kira pada Era ke-6 SM.

Orang yang berjasa mempopulerkannya yaitu Iccus dan Herodicus. Atletik yang populer saat ini sudah lain daripada yang dijalankan oleh bangsa Yunani dulu. Namun meskipun demikian, dasarnya tetaplah sama yakni jalan, lari, lompat serta lempar. Karena memiliki beragam unsur, atletik dapat dikatakan sebagai ibu dari semua cabang olahraga. Mengandung beragam unsur gerakan sehari-hari.

Pada era primitif sangat penting untuk mencari nafkah serta mempertahankan hidup. Mereka hidup dengan berburu binatang liar, dibutuhkan ketangkasan, kecepatan serta kemampuan. Pandangan hidup pada era itu yaitu yang kuat ; yang berkuasa sehingga dapat tetap hidup serta menjaga diri mereka harus berlatih jasmani.

Pada era Yunani serta Romawi kuno sudah terlihat arah latihan jasmani. Arti atletik ini dapat ditemui dalam beragam bahasa diantaranya dalam bahasa Inggris Athletic, dalam bahasa Perancis Ateletique, dalam bahasa Belanda Atletiek, dalam bahasa Jerman Athletik. Agar dapat memahami pengertian mengenai Atletik, tidaklah lengkap bila tak diketahui peristiwa atau kisah istilah atletik dan perubahannya sebagai salah satu cabang olahraga mulai zaman purbakala hingga era moderen ini.

Memahami sejarah tidak semata-mata untuk pengertian serta pengetahuan namun memahami serta mengikuti perkembangan atletik sejak era kuno sampai dengan masa kini. Dengan mengetahui beberapa peristiwa pada waktu lampau, bisa diambil hikmahnya untuk memastikan beberapa langkah di masa mendatang.

Atletik pada zaman kuno

Atletik yang mencakup jalan, lari, lompat serta lempar dapat dikatakan cabang olahraga yang paling tua, sama tuanya dengan manusia pertama di dunia, sebab manusia pertama di dunia sudah harus berjalan, lari, lompat serta melempar untuk mempertahankan hidupnya. Sebagai contoh pada zaman primitif manusia mencari makan di hutan, tiba-tiba berjumpa dengan binatang buas.

Apakah yang akan dilakukannya bila tak menggunakan senjata? Tentu akan lari secepatnya untuk menghindari diri dari terkaman binatang buas itu, serta apabila pada saat membebaskan diri ada benda yang menghalanginya jelas ia akan melompatinya.

Apabila ia membawa senjata umpamanya tombak, atau sempat memungut kayu atau batu, senjata itu akan dilemparkannya pada binatang buas itu. Dalam contoh tersebut manusia sudah mempergunakan kecakapan lari, lompat serta lempar untuk menjaga diri dari terkaman binatang buas.

Lari, lompat serta lempar yaitu sebuah bentuk gerakan yang tidak ternilai artinya bagi hidup manusia. Gerakan itu semua ada pada olahraga atletik. Bahkan beberapa gerakan itu menjadi dasar serta intisari dari seluruh cabang olahraga. Itulah pemicu atletik disebut sebagai “Ibu Olahraga”.

Lari sebagai olahraga berbentuk perlombaan yang sudah dikenal oleh bangsa Mesir Purba pada tahun 1500 SM, sedangkan bangsa Asyria Purba dan Babylonia Purba di Mesopotamia pada tahun 100 SM. Pada tahun 776 SM bangsa Yunani Purba udah mengadakan pesta olahraga secara teratur dalam kurun waktu yang sudah ditetapkan.

Pesta olahraga tersebut awal mulanya tidak ditujukan sebagai olahraga, namun sebagai upacara peringatan, yakni memperingati beberapa orang yang sudah wafat setelah masa 4 tahun. Orang Yunani memiliki keyakinan kalau roh-roh yang sudah wafat, senantiasa mengembara kemana saja, ke tempat kediamannya, di mana ia pernah hidup. Roh-roh itu akan merasa senang jika menyaksikan beberapa hal yang menyenangkan hatinya saat ia masih hidup. Oleh sebab itu setiap 4 tahun sekali bangsa Yunani mengadakan pesta untuk menghormati leluhur serta dewa-dewanya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan