harun-al-rasyid

Hikmah Saling menasihati dari Kisah Harun Al Rasyid

Posted on

Lahiya– Pada suatu hari, Khalifah Harun ar-Rasyid memberikan pengajaran pada Al-Ashma’i mengenai kaidah mencegah kemungkaran terhadap penguasa. Namun, tak disangka, datanglah setelah itu seorang ulama, yang bisa dikatakan, tidak tahu-menahu tentang pengajaran khalifah dan sekonyong-konyong menyembur Khalifah dengan nasihat.

Khalifah Harun ar-Rasyid sebenarnya punya kecenderungan mencintai para ulama dan dikenal suka duduk-duduk bersama mereka. Tapi, siapakah ulama yang tiba-tiba menyemprotnya dengan kasar itu?

Ar-Rasyid kemudian berkata, “Cobalah engkau berbicara dengan baik kepadaku.”

“Itu adalah yang paling minimal bagimu,” sahut ulama itu.

“Cobalah beritahu kepadaku,” Ar-Rasyid membalas, “siapa yang lebih jahat: aku atau Fir’aun?”

“Fir’aun,” jawab sang ulama.

Lalu, Ar-Rasyid kembali bertanya, “Siapakah yang lebih baik, engkau atau Musa bin Imran?”

“Musa.”

“Apakah engkau tidak tahu ketika Allah mengutus Musa dan saudaranya Harun kepada Fir’aun, Allah berpesan kepada keduanya, ‘Maka bicaralah kamu berdua kepadanya dengan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut.’”

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan