SHARE
tugu-monas-jakarta

Monas (monumen nasional) adalah monumen kebanggaan warga Jakarta sekaligus Indonesia. Jika Paris (Perancis) mempunyai menara Eiffel dan New York (Amerika Serikat) mempunyai patung liberty, maka Indonesia mempunyai monas. Tentu Monas tidaklah ada begitu saja, ada perjalanan cukup panjang di balik pembangunannya. Tahukah kamu tentang sejarah dibangunnya Monas? Berikut kami rangkumkan sejarah berdirinya monumen nasional kebanggaan bangsa Indonesia tersebut.


Gagasan Soekarno


Soekarno melihat maket monumen nasional

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Tahun 1949 Negara Kesatuan Republik Indonesia diakui sebagai sebuah Negara berdaulat oleh pemerintahan Belanda. Sejak saat itu ibu kota kembali ke Jakarta yang sebelumnya di Yogyakarta.

Saat itulah Presiden Soekarno sangat menginginkan membuat sebuah bangunan monumen yang menggambarkan perjuangan bangsa Indonesia dalam mewujudkan kemerdekannya. Agar Jakarta dan Indonesia juga setara dengan ibu kota Negara-negara besar kala itu, Soekarno menginginkan tugu peringatan atau monumen tersebut nantinya bisa menyamai kemegahan menara Eiffel.

Soekarno juga menjelaskan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, hal tersebut dapat dilihat dari peninggalan budaya seperti Candi Borobudur dan Prambanan yang merupakan terbesar di dunia. Kalau pada masa awal sejarah Indonesia telah mempunyai monument berupa candi yang megah, Soekarno juga menginginkan hal yang sama di masa sejarah modern Bangsa Indonesia.


Usaha-usaha Awal Mendirikan Monas


Gagasan Presiden Soekarno tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pembentukan sebuah komite nasional pembangunan Monas pada tanggal 17 Agustus 1954. Kemudian sayembara mendesain dan merancang Monas pun diadakan pada tahun 1955.

Terdapat 51 karya yang masuk, akan tetapi hanya satu karya yang dibuat oleh Frederich Silaban yang memenuhi kriteria yang ditentukan komite, antara lain menggambarkan karakter bangsa Indonesia dan dapat bertahan selama berabad-abad. Sayembara kedua digelar pada tahun 1960 namun sekali lagi tak satupun dari 136 peserta yang memenuhi kriteria.

Soekarno kemudian meminta F. Silaban merancang Monas dengan konsep lingga dan yoni. Hasil karyanya kemudian diteruskan oleh arsitek lain bernama R.M. Soedarsono. Akhirnya rancangan itulah yang disetujui oleh Presiden Soekarno.


Pembangunan Monas


Pembangunan monumen nasional monas

Tugu Peringatan Nasional tersebut dibangun di areal seluas 80 hektare. Tugu yang diarsiteki oleh Friedrich Silaban dan R. M. Soedarsono itu mulai dibangun pada 17 Agustus 1961. Periode pertama pembangunan monas dilakukan pada kurun waktu tahun 1961 hingga 1965.

Pada tahap awal yaitu membangun fondasi. Pembangunan fondasi diselesaikan hingga bulan Maret 1962. Dinding museum di dasar Monas selesai dibangun pada Oktober 1962. Setelah dasar Monas selesai dibangun, tahap selanjutnya adalah membangun obelisk (bangunan menjulang). Pembangunan obelisk diselesaikan pada Agustus 1963.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...