SHARE
Loading...

Seorang wanita usia 41 tahun asal Skotlandia ini mendadak bikin gempar seisi rumah sakit gara-gara kasus medis yang dialaminya. Wanita yang namanya dirahasiakan ini mengeluh sakit dan tidak nyaman pada vaginanya selama 10 tahun terakhir.

Wanita itu datang ke rumah sakit dengan berbagai keluhan, mulai dari berat badan turun drastis, gemetar, dan kecapekan. Ia juga mengaku sulit menahan buang air kecil selama beberapa minggu.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter terkejut menemukan benda aneh yang tersangkutl di dalam kandung kemih dari vagina, yang ternyata adalah sex toy (mainan seks). Dokter lalu melakukan operasi untuk mengangkat benda berukuran sekitar 11 cm itu.

Wanita tersebut mengaku, ia memang pernah menggunakan mainan seks tersebut bersama pasangannya sekitar 10 tahun lalu. Pada saat itu ia juga mengaku sedang di bawah pengaruh alkohol sehingga tidak ingat apakah ia sudah mengambil mainan seks tersebut atau belum.

Loading...

Wanita tersebut memiliki tingkat kecerdasan yang normal, tidak ada tanda depresi atau psikosis. Dokter juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuhnya. Tetapi, mainan seks yang tertinggal tersebut berpotensi membahayakan jiwanya.

Akibat mainan seks tersebut ia menderita gangguan berkemih sehingga urine mengalir ke vagina. Ia juga mengalami gangguan obstructive uropathy, yang menyebabkan urine kembali ke ginjal. Setelah mengeluarkan mainan seks tersebut, dokter kini berusaha untuk mengobati gangguan pada kandung kemihnya.

Ternyata mainan seks yang tertinggal tersebut bukanlah yang pertama. Sebelumnya ada kasus yang hampir mirip, yakni seorang wanita datang ke rumah sakit dengan keluhan ada benda asing di vaginanya selama 35 tahun. Kasus aneh lain mengenai benda asing di vagina yang pernah dilaporkan menyangkut cangkir plastik, kunci, mainan anak, hingga penutup rambut.

Dokter menyebut, banyak orang yang tidak menyadari atau tidak peduli terhadap benda asing di organ intimnya. Alasan utamanya adalah karena malu atau takut jika orang lain tahu. [ce]

Loading...
Loading...