Semalam Sebelum Tewas, Pria Ini Hujan-Hujan Pakai Parfum, Ternyata…

Posted on

Lahiya – Jumat (22/12/2017) dini hari, kecelakaan maut terjadi di Kelurahan Mangngadu, Kecamatan Mangngarabombang, poros Takalar. Satu dari enam korban merupakan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan PPKN bernama Sapri.

Seperti diwartakan tribunnews.com, Sapri adalah satu dari tujuh orang penumpang mobil yang mengalami kecelakaan hingga menewaskan enam warga Dusun Bonto Mate’ne, Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat.

Tewasnya Sapri ini justru menyimpan cerita tersendiri, sebuah keanehan yang biasanya tak sapri lakukan. Hal ini diungkap oleh kawannya, Harullah Ali (22) yang biasa dipanggil Ullah.

Ullah menceritakan, semalam sebelum tewasnya itu, Sapri lalu lalang di kontrakkannya sambil mengenakan parfum. Di malam yang juga hujan itu, suatu hal yang tak biasanya Sapri lakukan.

Baca Juga: Selain Gondol Celana Dalam, Pencuri Ini Juga Tinggalkan Surat. Polisi Sampai Geleng-Geleng Membacanya

“Tidak lama keluar masuk pakai parfumnya teman, jadi saya tanya mau ke mana Cika (panggilan Sapri) pakai parfum hujan-hujan begini, tapi tidak bilang-bilang juga,” kisah Ullah.

Tepat pukul 22.00 Wita, Ullah mengaku tidak melihat Sapri lagi. Belakangan ia tahu kalau saat itu Sapri pergi bersama Sudarman, sepupu Sapri yang turut meninggal dalam kecelakaan maut itu. Akhirnya, Ullah pun kemudian menerima kabar bahwa Sapri meninggal dunia.

“Dia simpan motornya di kontrakkan lalu pergi boncengan sama Tutu (Sudarman),” kata Ullah.

Keanehan atau ketidak biasaan Sapri mengenakan parfum di malam hari yang diguyur hujan itu menjadi pengalaman terkahir Ullah bersama Sapri.

Masih dilansir dari tribunnews.com, selain Sapri, korban tewas lainnya adalah Alimuddin Daeng Sikki (57), Syahrir Daeng Nassa (32), Sudarman Daeng Tutu (19) yang merupakan anak Daeng Sikki.

Kemudian ada bocah dua tahun, Kayla dan Rafida Marawa yang juga berusia dua tahun menjadi korban tewas dalam kecelakaan itu. Keduanya merupakan cucu Daeng Sikki.

Sementara seorang lainnya, Daeng Narang yang merupakan menantu Daeng Sikki selamat dari kecelakaan maut tersebut. Keenam korban dikebumikan di tiga lubang liang lahat di belakang rumah Daeng Sikki.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan