Sering Diragukan, Ternyata Ada 21 Pengembang Siap Bangun Rumah DP 0 Persen

Posted on

Lahiya – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan pembangunan apartemen program rumah DP Rp 0 perdana di Jakarta dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama di lokasi pembangunan apartemen bernama Klapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Kamis (18/1).

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik, Asisten Sekda DKI Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Gamal Sinurat. Ditargetkan nantinya akan ada sebanyak 700 unit apartemen yang segera dipasarkan ke masyarakat, seperti dilansir dari laman Detik.com.

Sebelumnya pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah, sempat mengungkapkan ada cacat dari program Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat kampanye Pilkada lalu, namun tercatat ada 21 pengembang yang tergabung dalam Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta yang menandatangani dukungan terhadap program DP 0 persen tersebut.

“Saya sangat menyambut inisiatif REI untuk pembangunan perumahan Jakarta. Jadi nanti kami mohon diajak bicara, kami juga akan ajak REI Jakarta untuk aktif menyusun RPJMD yang sedang difinalkan,” tutur Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam sambutannya di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (18/1), dikutip dari laman Detik.com, Kamis (18/1/2018).

Baca Juga: Seperti Apa Penampakan Rumah Vertikal DP 0 Rupiah dari Anies-Sandi?

Ke-21 perusahaan yang menyatakan siap membangun proyek andalan Gubernur DKI Jakarta tersebut adalah PT Adhi Persada Property, PT Agung Podomoro Land, PT Alam Sutera Realty, PT Ahimsa Persada Nusantara, Ciputra Group, Eureka Group, Gapura Prima Group, PT HK Realtindo, Intiland Group.

Lalu ada Jakarta Propertindo, Lippo Group, PT Metropotitan Land, MSH Group, PD Pembangunan Sarana Jaya, Perumnas, PT PP Property, PP Urban, Relife Property, Ruyadh Group Indonesia, Sinarmas Group, dan PT Waskita Karya Realty.

Nantinya rumah Rp 0 dengan desain secara vertikal seperti apartemen pada umumnya, yang dibangun di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur tersebut akan ditujukan untuk masyarakat dengan penghasilan rendah, yakni mereka yang menerima gaji tak lebih dari Rp 7 juta.

Baca Juga: Trubus Ungkap 3 Fakta Bahwa Rumah DP 0 Persen Cenderung Membohongi Publik

Anies Baswedan menyampaikan bahwa pendaftaran untuk mendapatkan rumah tanpa DP tersebut baru akan dimulai pada bulan April, di mana Badan Layan Umum Daerah (BLUD) program DP Rp 0 terbentuk. Sementara itu, untuk skema pembayaran akan menggunakan Fasilitas Likuidasi Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Skemanya FLPP yang akan bisa dilakukan segera,” sebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan tegas.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan