Siap Jadi Saksi Korupsi e-KTP, Setnov Bakal Bocorkan Para Pihak Terlibat Lainnya

Posted on

Lahiya – Setya Novanto terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP mengajukan permohonan dirinya untuk menjadi justice collaborator.

Pria yang juga dikenal dengan panggilan Setnov itu bersedia untuk menjadi saksi pelaku yang telah bekerja sama dengan penegak hukum. Mantan Ketua DPR RI itu hendak mengungkap aktor besar lain yang menjadi pelaku dalam kasus tersebut.

Menurut pengacara Setnov, Firman Wijaya, adanya permohonan untuk menjadi justice collaborator itu juga memperlihatkan kalau dalam korupsi pengadaan e-KTP tersebut Setnov bukan satu-satunya pelaku yang pengaruhnya paling besar.

Baca juga: Joshua Ditahan Terkait Tudingan Pelecehan SARA, Begini Komentar Din Syamsuddin

“Saya katakan, soal penganggaran, perencanaan sudah dirancang jauh, dan itu ada lembaganya, ada instansinya. Kita lihat siapa inisiator proyek e-KTP ini,” kata Firman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1/2018), seperti dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut Firman juga menyampaikan seiring berjalannya proses sidang Setya Novanto, nanti akan terungkap siapa saja aktor yang sebenarnya juga berperan dalam kasus korupsi e-KTP. Misalnya seperti siapa yang sebenarnya paling berpengaruh untuk proses anggarannya.

Selain itu, juga akan terungkap tentang semua hal yang terkait kebijakan pada pihak eksekutif dan legislatif. Menurut Firman, itu termasuk sejauh mana Novanto berperan dalam pengganggaran.

“Kita lihat saja, kalau posisi yang lebih besar itu jabatan-jabatan yang berpengaruh di negeri ini, ya mungkin saja. Tapi kita tunggu pembuktiannya,” ujar Firman.

Baca juga: Mbah Mijan Bongkar Rahasia Mistis Vicky Prasetyo Bisa Sampai Digilai Wanita

Firman juga mengungkapkan harapannya pembuktian dalam persidangan bisa mengungkap berapa banyak nama pihak yang tak tercantum dalam surat dakwaan kliennya tetapi seharusnya pihak-pihak  itu terlibat.

Terungkapnya pihak lain yang terlibat dianggap erat hubungannya dengan pembuktian fakta. Selain nama, Firman juga manyampaikan bahwa angka tentang jumlah uang yang telah diterima pihak-pihak lainnya dalam dakwaan Setnov banyak juga yang berubah.

“Yang lebih penting soal JC bagi saya pada Pak Nov adalah soal keadilan. Fairness process. Kenapa kok saya yang diburu. Kenapa nama-nama lain hilang. Itu jadi harapan dalam pengajuan JC,” ujar Firman.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan