SHARE
Loading...

Sifat dan Hakikat Sosiologi Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Sifat Sosiologi dan Hakikat Sosiologi. Semoga dapat bermanfaat bagi sahabat.

Artinya Sosiologi adalah pengetahuan yang berdasarkan dari hasil penilaian (observasi) serta penalaran pada beragam fakta sosial yang terjadi serta hasil dari observasi ini tidak bersifat spekulasi. Dengan hal tersebut bisa dikatakan kalau sosiologi bukanlah pengetahuan yang cuma didasarkan oleh pemikiran-pemikiran individu, tetapi tetap berdasarkan pada hasil penilaian yang sesuai sama akal sehat (fakta). Lantaran sesuai sama penilaian serta penalaran, pengetahuan sosiologi adalah fakta (bisa dirasakan oleh panca indra manusia lewat penilaian), serta mesti rasional (sesuai sama akal budi) bersumber pada penalaran. Artinya sosiologi bukanlah pengetahuan yang berlawanan dengan fakta serta akal, sosiologi adalah pengetahuan yang faktual.

Sosiologi Bersifat Teoritis

Artinya Sosiologi adalah pengetahuan yang senantiasa berupaya mendapatkan sebuah rangkuman bersumber pada hasil penilaian (observasi) serta penalaran supaya bisa membuat kerangka dan menghasilkan teori keilmuan. Rangkuman itu adalah kerangka-kerangka dari unsur-unsur yang nyata serta masuk akal yang mempunyai tujuan untuk menjelaskan sebab akibat hingga menghasilkan sebuah teori. Teori yang dihasilkan ini adalah perwujudan dua variabel yang sudah diuji kebenarannya. Jadi Teori dalam pengetahuan sosiologi bukanlah hal yang tidak jelas asal usulnya, tetapi sebuah teori yang berdasarkan pada kenyataan.

Sosiologi Bersifat Kumulatif

Artinya sosiologi adalah pengetahuan yang Teori-teori adalah pengembangan dari teori lama yang udah ada. Jadi Teori-teori sosiologi adalah hasil dari perbaikan, perluasan, serta memperdalam, juga memperhalus teori/pengetahuan lama. Contohnya Mengenai Teori Hukum yang dihubungkan dengan hubungan sosial, lantaran dalam melakukan kehidupan sosial, kita tidak bisa melanggar hukum.

Sosiologi Bersifat Nonetis

Artinya, Sosiologi tidak mempersoalkan mengenai baik atau buruknya sebuah kenyataan, tetapi lebih mementingkan penjelasan kenyataan itu secara analitis serta apa adanya.

Hakikat Sosiologi

Menurut KBBI, hakikat artinya intisari atau dasar. Jadi hakikat sosiologi bisa diartika sebagai dasar intisari serta kebenaran dari sosiologi, nah bersumber pada pemahaman itu Sosiologi adalah pengetahuan yang mempelajari mengenai masyarakat serta mengutamakan pada hubungan nya. Berikut ini yaitu beberapa Hakikat Sosiologi:

  • Sosiologi adalah Pengetahuan Sosial, Bukanlah Pengetahuan Pengetahuan Alam, juga bukanlah Pengetahuan Kerohanian. Ketidaksamaan Sosiologi dengan pengetahuan di atas yaitu pada isinya, Sosiologi berisi mengenai kemasyarakatan, tidak sama dengan biologi mengenai tumbuhan, astronomi mengenai ruang angkasa, serta jelas tidak sama dengan pengetahuan yang lain.
  • Sosiologi Termasuk juga pengetahuan Pengetahuan yang Kategoris, bukanlah normatif. Artinya sosiologi membatasi pembahasan pada apa yang tengah terjadi, bukanlah pada apa yang bakal terjadi, juga bukanlah pada suatu hal yang semestinya terjadi. Sosiologi adalah pengetahuan bebas nilai, lantaran tidak memperhitungkan buruk baiknya sebuah kenyataan.
  • Sosiologi Yaitu Pengetahuan Pengetahuan Murni (Pure Science), Bukanlah Ilmu dan pengetahuan terapan (applied Science). Artinya Sosiologi adalah sebuah pengetahuan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan serta meningkatkan kualitasnya tanpa dipakai dalam masyarakat. Dalam Penerapannya, Ilmu Pengetahuan terbagi jadi dua, yakni Murni serta Terapan. Ilmu Pengetahuan murni yaitu ilmu dan pengetahuan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan serta membentuk ilmu dan pengetahuan secara abstrak dengan mempertinggi kualitasnya tanpa dipakai secara langsung dalam kehidupan. Sedangkan Ilmu Pengetahuan Terapan yaitu Pengetahuan yang mempunyai tujuan untuk diterapkan serta dipakai dalam kehidupan.
  • Sosiologi adalah Ilmu Pengetahuan yang Abstrak. Artinya Sosiologi melakukan penilaian pada bentuk serta pola yang terjadi dalam masyarakat, bukanlah adalah bentuk konkret.
  • Sosiologi mempunyai maksud untuk menghasilkan pengertian-pengertian serta pola-pola umum dalam masyarakat. Artinya Sosiologi lakukan riset serta pencairan pada beragam jenis prinsip atau hukum umum bersumber pada hubungan yang terjadi serta bersumber pada faktor kehidupan masyarakat.
  • Sosiologi yaitu pengetahuan yang rasional, serta berkaitan dengan metode yang digunakannya. Artinya Sosiologi tidak berlawanan dengan akal sehat serta fakta yang ada, dan dalam penelitiannya memakai sebagian metode sosiologi.
  • Sosiologi Termasuk juga ke dalam Ilmu Pengetahuan Umum, Bukanlah Ilmu Pengetahuan Khusus. Artinya Sosiologi mempelajari tanda-tanda umum yang terjadi pada objek studinya yakni masyarakat. Tanda-tanda umum yang dipelajari lebih diutamakan pada hubungan yang terjadi.

Selo Soemardjan serta Soelaeman Soemardi dalam (Soekanto, 1982 : 20-23) mengungkapkan tentang beberapa sifat hakikat sosiologi sebagai berikut ini:

  • Sosiologi termasuk juga ke dalam pengetahuan sosial lantaran yang dipelajari yaitu beberapa gejala kemasyarakatan dan bukanlah merupakan ilmu dan pengetahuan alam maupun ilmu dan pengetahuan kerohanian. Pembedaan itu yaitu pembedaan tentang metode, walau demikian menyangkut pembedaan isinya yang fungsinya untuk membedakan bebrapa ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan beberapa gejala alam dengan beberapa ilmu pengetahuan yang terkait dengan beberapa gejala kemasyarakatan.
  • Sosioloagi adalah ilmu dan pengetahuan yang kategoris, artinya sosiologi membatasi diri dengan apa yang terjadi serta bukanlah pada apa yang harus terjadi.
  • Sosiologi bukanlah merupakan disiplin yang normatif, bukanlah merupakan disiplin pengetahuan kategoris yang membatasi diri pada peristiwa saat ini. Artinya sosiologi membatasi pada apa yang terjadi saat ini, bukanlah tentang apa yang terjadi serta semestinya terjadi. Sebagai sebuah ilmu dan pengetahuan, sosiologi membatasi diri pada masalah penilaian, artinya sosiologi tidak mengambil keputusan kearah mana semestinya berkembang dalam arti memberikan beberapa arahan yang menyangkut kebijaksanaan masyarakat.
  • Sosiologi adalah ilmu dan pengetahuan yang rasional, berkaitan dengan metode yang digunakannya.
  • Sosiologi adalah ilmu dan pengetahuan murni (pure science) serta bukanlah merupakan ilmu dan pengetahuan terapan yang terpakai (applied science). Pure science yaitu ilmu dan pengetahuan yang mempunyai tujuan untuk meningkatkan serta membuat ilmu dan pengetahuan secara abstrak cuma untuk mempertinggi kualitasnya, tanpa memakainya dalam masyarakat. Applied science yaitu ilmu dan pengetahuan yang bertujauan untuk mengunakan serta mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan itu dalam masyarakat dengan maksud untuk membantu kehidupan masyarakat. Maksud dari sosiologi yaitu untuk mendapatkan pengetahuan yang sedalam-dalamnya mengenai masyarakat serta bukanlah menggunakan pengetahuan itu pada masyarakat. Sebagai perbandingan contohnya, seseorang pakar fisika (pengetahuan alam) tidak membangun jembatan-jembatan, seseorang pakar psikologi pekerjaannya bukanlah menyembukan beberapa orang yang sakit pneumoniadan seseorang pakar dalam pengetahuan kimia pekerjaannya bukanlah bikin obat-obatan. Sosiologi adalah ilmu dan pengetahuan yang mempunyai tujuan untuk mendapatkan sebagian kenyataan masyarakat yang mungkin saja bisa dipakai untuk memecahkan masalah masyarakat.
  • Sosiologi yaitu ilmu dan pengetahuan yang abstrak serta bukanlah merupakan ilmu dan pengetahuan yang konkret. Artinya, kalau yang di perhatikan yaitu bentuk serta pola-pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh namun bukanlah wujudnya yang konkret.
  • Sosiologi mempunyai tujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian serta pola-pola umum. Dan mempelajari serta mencari apa yang menjadi prinsip atau hukum-hukum umum dari hubungan antar umat manusia dan juga tentang sifat, hakikat, bentuk, isi, serta struktur masyarakat manusia.
  • Sosiologi adalah ilmu dan pengetahuan yang empiris. Hal semacam ini terkait dengan soal metode sosiologi yang dipakai.
  • Sosiologi adalah ilmu dan pengetahuan umum serta bukanlah merupakan ilmu dan pengetahuan khusus. Artinya, sosiologi mempelajari tanda-tanda umum yang ada pada tiap hubungan antar manusia.

 

Daftar Pustaka:

  1. Murdiyatmoko, Janu. 2007. Sosiologi Kelas X. Bandung : Grafindo Media Pratama.
  2. Tim Sosiologi. 2007.  Suatu Kajian Kehidupan Masyarakat. Penerbit : Yhudistira.
  3. Maryati, Kun; Suryawati, Juju. 2007. Sosiologi Untuk Kelas X 1. Jakarta : Esis.
  4. Waluya, Bagja. 2007. Sosiologi Memahami Fenomena Sosial di Masyarakat. Bandung : PT Setia Purna Invez.
  5. Soewinto, dkk.  Sosiologi Kelas X semester Ganjil. Solo : Trijaya Utama.

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Sifat dan Hakikat Sosiologi. Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terimakasih sudah bertandang ke Lahiya, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

 

Sumber: