Sifat-sifat Cahaya

Posted on

Sifat-sifat Cahaya Baiklah sahabat, di kesempatan ini kita akan mengulas tentang Sifat-sifat Cahaya, langsung saja kita masuk kedalam pembahasannya ya sahabat.

Sebagai sebuah gelombang yang berbentuk elektromagnetik, cahaya mempunyai beberapa karakter spesifik yang banyak memberi khasiat untuk makhluk hidup yang ada di bumi. Berikut ini beberapa karakter cahaya, di antaranya yakni:

Cahaya Merambat Lurus

Karakter cahaya yang merambat lurus bisa dibuktikan dengan meninjau berdasarkan bisa tidaknya sebuah benda melanjutkan cahaya. Benda yang sifatnya tidak tembus cahaya tidak bisa melanjutkan cahaya yang mengenainya. Jika dikenai cahaya, benda ini akan membuat bayangan. Benda itu dikelompokkan dalam benda gelap, yang artinya benda itu tidak bisa membuahkan cahaya sendiri. Misalnya seperti karton, tripleks, kayu, tembok, serta yang lain.

Sementara itu, benda tembus cahaya bisa melanjutkan sinar yang mengenainya. Benda ini di kenal sebagai kelompok benda sumber cahaya. Misalnya seperti kaca.

Cahaya Bisa Dipantulkan

Karakter cahaya yang lain adalah cahaya dapat juga dipantulkan. Pemantulan cahaya terbagi dalam pemantulan baur (pemantulan difus) serta pemantulan teratur. Pemantulan baur terjadi bila cahaya mengenai permukaan yang tidak rata serta arah sinar pantulnya tidak teratur. Sedangkan pemantulan teratur terjadi jika cahaya mengenai permukaan yang rata, mengkilap atau licin misalnya cahaya yang dipantulkan oleh cermin yang datar serta sinar hasil pantulannya mempunyai arah yang teratur.

Mengenai benda yang mempunyai karakter cahaya yang ini adalah cermin. Bersumber pada bentuk permukaannya cermin dibedakan jadi cermin datar serta cermin lengkung. Cermin lengkung sendiri dibedakan jadi dua jenis, yakni cermin cembung serta cermin cekung. Berikut ini uraian lebih lanjut tentang cermin tersebut:

Cermin Datar

Cermin datar adalah cermin yang permukaannya tidak melengkung. Cermin datar adalah cermin yang kita pakai sehari-hari untuk berias. Karakter cermin datar mencakup, (1) ukuran bayangannya sama juga dengan ukuran bendanya, (2) jarak pada bayangan sama juga dengan jarak benda ke cermin itu, (3) bayangan pada cermin datar bersifat semu atau maya, maksudnya bayangan dipandang namun tidak bisa di tangkap monitor, (4) bayangan pada cermin datar tegak.

Cermin Cembung

Cermin cembung yakni cermin yang permukaannya melengkung kearah luar. Bayangannya bersifat semu atau maya (maksudnya bayangan bisa diliat namun tidak bisa di tangkap monitor).

Cermin Cekung

Tidak sama halnya dengan cermin cembung, cermin cekung mempunyai permukaan yang melengkung ke sisi dalam. Bayangan benda pada cermin bersifat tegak, diperbesar serta maya. Jika benda letaknya jauh dari cermin cekung, bayangannya bersifat nyata serta terbalik.

Dalam kehidupan sehari-hari, cermin cekung umumnya dipakai sebagai reflektor pada lampu seperti mobil, lampu senter, pada sendok, dan lain sebagainya.

Cahaya bisa Dibiaskan

Pembiasan adalah sebuah momen pembelokan arah rambat cahaya, di mana cahaya merambat lewat dua zat yang kerapatannya tidak sama. Jika sinar yang datang berasal dari zat yang kurang kerapatannya menuju ke zat yang lebih kerapatannya cahaya itu akan dibiaskan mendekati garis normal.

Berikut ini contoh momen pembiasan cahaya:

  1. Pensil yang dimasukkan ke air yang ada pada gelas, pensil itu akan tampak bengkok.
  2. Kolam yang airnya jernih akan terkesan dangkal
  3. Melihat bintang dengan teleskop

Cahaya Bisa Diuraikan

Arti lain dari penguraian cahaya adalah dispersi. Prinsip penguraian cahaya ini adalah penguraian cahaya putih jadi cahaya dengan warna yang beragam. Berikut ini beberapa contoh yang menggambarkan bahwa cahaya bisa diuraikan.

Terjadinya pelangi, pelangi terjadi karena adanya cahaya matahari yang nampaknya berwarna putih dan sesungguhnya tersusun atas variasi warna diuraikan oleh titik-titik air di awan/air hujan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan