Sigap! Begini Cerita Paspampres Saat Dapat Kabar Pesawat Gus Dur Akan Dihadang Massa

Posted on

Lahiya ai??i?? Pada suatu malam, Istana Kepresidenan didatangi Panglima TNI Laksamana Widodo Adi Sutjipto. Ketika itu, PresidenAi??AbdurrahmanAi??Wahid aliasAi??Gus DurAi??sudah tertidur nyenyak. Dengan terpaksa, Chandra W Soekotjo yang merupakan Anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) itu pun harus membangunkan Gus Dur dari tidurnya.

ai???Saya masuk dan bangunkan Presiden, Panglima TNI mau laporan,ai??? ujar Chandra menceritakan kisahnyaAi??beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari laman Kompas.com, Rabu (03/01/2018).

Tentunya Panglima TNI membawa informasi yang sangat penting dan mendesak untuk segera dilaporkan. Dengan kedatangannya yang tengah malam buta dan mendesak untuk membangunkan sang presiden dari tidurnya. Informasi tersebut rupanya berhubungan dengan kondisi keamanan di daerah yang akan didatangi Gus Dur pada keesokan harinya.

ai???Pak, ini besok tempat yang kita akan pergi ini, landasan akan diduduki. Pesawat tidak bisa mendarat,ai??? ujar Panglima TNI kepada Gus Dur saat itu.

Baca juga:Ai??Mengungkap Perintah Rahasia Bung Karno dan Kisah Cikal Bakal Paspampres 72 Tahun Lalu

Chandra masih ingat betul apa jawaban Gus Dur waktu itu. Gus Dur dengan santainya menjawab, ai???NdakAi??apa-apa, nanti kan saya mendarat pastiAi??minggir.ai???

Panglima TNI masih tetap berusaha meyakinkan agar Gus Dur membatalkan kunjungannya. Namun, Gus Dur tetap bersikeras.

ai???Ndak,Ai??mereka cuma mau bicara saja. Enggak masalah,ai??? jawab Gus Dur meyakinkan.

Memikirkan Kemungkinan Terburuknya

Akhirnya, diputuskanlah bahwa Presiden Gus Dur tetap berangkat ke daerah yang dimaksud. Hanya saja, kali ini Paspampres melakukan pengamanan yang lebih ketat.

ai???Saya lihat Pak PresidenAi??Abdurrahman WahidAi??ini beliau orang yang tidak memiliki pikiran negatif terhadap orang. Sementara kalau Paspampres harus berpikir yang terjelek. Tidak boleh ada peluang untuk risiko itu masuk,ai??? tukas Chandra.

Koordinasi pun langsung segera dilakukan antara Paspampres dengan Kapolda dan Pangdam setempat. Pengamanan diperketat untuk memastikan Gus Dur aman dari berbagai ancaman.

ai???Walau pun saya waktu itu sebagai pengawal ketar-ketir. Apa iya benar? Kalau mendarat kalau kita dikepung bagaimana?ai??? Chandra menambahkan.

Hingga berita ini dimuat, Chandra masih merahasiakan lokasi kunjungan Gus Dur itu kepada tim jurnalis. Chandra juga enggan menyebut kelompok massa dari mana yang mencoba menghadang kedatangan Kepala Negara.

Usai dilakukan koordinasi lebih jauh, unsur pengamanan di wilayah setempat pun berani memastikan tak akan ada kelompok yang menduduki bandara. Akhirnya, pada keesokan harinya, Gus Dur dan rombongan pun tetap berangkat.

Baca juga:Ai??Bergerak dengan Senyap, Inilah Kisah Keberhasilan Operasi Kopassus di Tanah Papua

ai???Selama unsur pengamanan wilayah sudah menyatakan oke, kami masuk. Kalau dikatakan tidak, ya, tidak masuk,ai??? ujar Chandra.

Beruntung, kunjungan Gus Dur di kawasan tersebut pun berlangsung dengan lancar dan aman. Tak ada gangguan keamanan seperti yang semula diprediksikan.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan