Silang Pendapat Antara Luhut dan Susi Soal Penenggelaman Kapal, Jokowi: Semua Saya Dukung

Posted on

Lahiya ai??i?? Soal perdebatan penenggalaman kapal antara Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Kelauatan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Presiden Joko WidodoAi??(Jokowi)Ai??akhirnya menyatakan sikap. Ia menandaskan justru dirinya mendukung argumen kedua kubu.

ai???Setiap menteri pasti memiliki kebijakan dan kebijakan itu pasti untuk kebaikan. Gak ada untuk menjelek-jelekkan. Semua saya dukung,ai??? tandas Presiden Joko Widodo saat dicegat awak media di Rakernas Kementerian Agraria, Rabu (10/01/2018). Demikian sebagaimana dikutip dari reportase Tempo.co, Kamis (11/01/2018).

Seperti diketahui, perkara penenggalaman kapal tengah menjadi sorotan saat ini. Semuanya bermula dari Luhut yang menyarankan Susi untuk berhenti mengebom atau menenggelamkan kapal. Ini dikarenakan menurut Luhut, kapal yang biasa ditenggelamkan Susi bisa disita sebagai aset negara dan Susi bisa fokus ke hal lain seperti peningkatan ekspor ikan.

Susi diduga mengira Luhut melarangnya untuk menenggelamkan kapal. Dalam cuitannya di media sosial Twitter, salah satunya, ia menyebutkan bahwa penenggelaman kapal dizinkan oleh UU Perikanan dan hal itu harus disosialisasikan ke publik.

best place to order cialis.

Baca juga:Ai??Bercermin dari Kasus Ahok-Vero, Ini 7 Pertanda Pasangan Akan Cerai Menurut Sains

Mendorong Ekspor Ikan yang Turun

Sorotan ke perkara tersebut meningkat sewaktu Wakil Presiden Jusuf Kalla mengomentari perdebatan keduanya. JK itu menuturkan bahwa UU Perikanan tidak menyatakan kapal ilegal itu harus ditenggelamkan. Hal itu diatur dalam UU Perikanan Pasal 69 ayat 4 yang menegaskan bahwa penegak hukum dapat menenggelamkan kapal, meski tak diharuskan.

Menyoal hal itu, Presiden Joko Widodo lantas mengungkapkan bahwa penenggelaman kapal yang biasa dilakukan Susi tidaklah salah. Jokowi memandang hal itu memang diperlukan demi menegakkan hukum dan memberikan efek jera.

viagra shop usa.

Demikian halnya dengan apa yang dikatakan Luhut, Jokowi juga membenarkan hal tersebut. Presiden Joko Widodo berujar, konsentrasi ke pengolahan ikan juga perlu di samping penenggelaman, terutama untuk mendorong ekspor ikan yang turun.

ai???Makanya saya bilang ke Ibu Susi, sekarang konsentrasinya ke industri pengolahan ikan, terutama yang mendorong ekspor karena ekspornya lagi turun,ai??? tukas Presiden Jokowi.

Baca juga:Ai??Mengenang Getirnya Tragedi Saidjah-Adinda: Potret Pilu Dua Sejoli Korban Kolonialisme

Berdasarkan salah seorang narasumber media Tempo di pemerintahan, dikatakan bahwa PresidenAi??JokowiAi??sudah mengingatkan Susi dan Luhut mengenai masalah penenggelaman kapal ini. Selanjutnya, Presiden berharap miskomunikasi, silang pendapat dan perdebatan yang terjadi bisa dituntaskan baik-baik sehingga jalan tengah pun dapat tercipta.

sumber

Advertisements

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan