Siram Sajadah Masjid Pakai Air Kencing, Ternyata Pria Ini Adalah…

Posted on

Lahiya – Warga di sekitar Masjid Kubah Emas, Depok, Jawa Barat, dibuat geger oleh tindakan tak pantas seorang pria berinisial SL. Tanpa alasan yang jelas, SL tiba-tiba menyiramkan air kencing di masjid tersebut.

Saat peristiwa terjadi, situasi masjid yang dibangun oleh pengusaha bernama Dian Almahri itu memang tengah sepi. Alhasil, petugas masjid pun kaget karenanya.

Air kencing yang disiramkan di dalam masjid oleh pelaku, menurut petugas terkena sajadah

“Kejadiannya sekitar pukul 10.00. Menurut pengakuan marbot masjidnya (air kencing yang disiram SL) terkena sajadah,” tutur Kapolsek Limo AKP Muhammad Iskandar, Jumat (22/12/2017), seperti dilansir jawapos.com.

Baca juga: Bikin Nyesek! Foto Siswa Tertidur di Angkot Jadi Viral, Netizen Terenyuh Lihat Barang Bawaannya

Menurut Iskandar, petugas awalnya tak curiga pada SL. Mereka mengira pria ini hendak melaksanakan salat Duha. Namun, begitu masuk ke dalam masjid, pelaku langsung menyiramkan cairan.

“Dikira percikan air biasa, ternyata setelah ditelaah air kencing,” terangnya.

Karena kejadian ini, petugas masjid segera menangkap SL. Namun, sebelum polisi datang SL keburu menjadi bulan-bulanan warga. “Pelaku nyaris babak belur digebuki warga. Sekarang sudah di kantor,” lanjut Iskandar.

Dugaan sementara, pelaku mengalami depresi. Pihak keluarga juga menyebut bahwa SL mulai berperilaku aneh setelah ibunya meninggal. Dia juga sering murung dan mudah marah.

“Enam bulan yang lalu ibunya meninggal. Sering ke kuburan sampai malam. Pokoknya aneh-aneh kelakuannya,” katanya.

Namun, Iskandar menyebut bahwa kepolisian belum bisa memastikan apakan Iskandar benar mengalami gangguan jiwa atau tidak. Pasalnya, saat ini pelaku masih dalam proses pemulihan karena mengalami luka parah setelah dihajar warga.

“Kami belum interograsi, makanya kita belum bisa simpulkan. Tunggu saja hasil tesnya,” tukasnya.

Baca juga: Bukan Presiden, Ini yang Diincar Gatot Nurmantyo Setelah Tak Jadi Panglima TNI

Sementara itu, warga Jalan Kedoya, Kedoya Barat, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini, dikabarkan pernah melakukan aksi serupa di Masjid Kubah Emas tahun lalu dan dibeberapa tempat lain.

Seperti dilansir tribunnews.com, alasan pelaku melakukannya adalah kecewa pada Tuhan karena selalu diberi kesusahan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan