SHARE

Sistem Pencernaan Burung (Aves) Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Sistem Pencernaan Burung, yang terdiri dari Saluran Pencernaan Burung dan Kelenjar Pencernaan Burung, Proses Pencernaan Burung. Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel ini.

System pencernaan pada burung (aves) terdiri dari organ pencernaan serta kelenjar pencernaan. Makanan burung terdiri dari beberapa jenis seperti serangga, buah-buahan, serta biji-bijian.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Saluran pencernaan pada burung mencakup rongga mulut, kerongkongan, tembolok, lambung, empedu, usus halus, usus besar, rektum, kloaka.

System pencernaan burung dibedakan jadi:

System Pencernaan secara mekanik

System pencernaan mekanik pada burung berlangsung di dalam rongga mulut dengan pertolongan lidah yang mendorong makanan menuju kerongkongan. Dari kerongkongan menuju tembolok yang lantas menuju empedal. Di dalam empedal makanan mengalami pengecilan partikel hingga lebih gampang diserap.

System Pencernaan secara enzimatis

System pencernaan enzimatis pada burung terjadi di dalam mulut dengan pertolongan enzim ptialin, di dalam lambung dengan pertolongan asam klorida (HCL), di dalam usus dengan pertolongan enzim yang dihasilkan oleh pankreas.

System Pencernaan secara Biologis

System pencernaan biologis pada burung dilakukan dengan pertolongan bakteri hingga disebut dengan pencernaan mikrobiologi. Proses pencenaan mikrobiolgi terjadi di dalam usus besar.

Urutan proses pencernaan pada burung:

Rongga mulut

Di dalam rongga mulut makanan bakal bercampur dengan saliva atau ludah. Air ludah pada burung berfungsi sebagai bahan lubrikasi air.

Tembolok

Tembolok adalah saluran yang menghubungkan lambung dengan rongga mulut. Tembolok terdapat pada tenggorokan bagian akhir. Pada tembolok makanan cuma numpang melalui saja serta tidak mengalami proses pencernaan. Tembolok juga jadi tempat untuk menyimpan serta menumpuk makanan. Di sini makanan bakal disimpan untuk sementara waktu serta mengalami proses peredaman olah cairan yang disekresikan oleh dinding tembolok.

Lambung

Di dalam lambung makanan mengalami pencernaan secara enzimatis dengan pertolongan getah lambung. Lambung menghasilkan enzim pepsin, renin serta asam klorida (HCL)

Ampela (Gizzart)

Di dalam gizzart terjadi proses pelumatan makanan dengan pertolongan grift. Grift membantu pelumatan makanan jadi partikel yang lebih kecil dengan permukaan yang luas hingga gampang ubtuk penetrasi enzim.

Usus halus

Usus halus pada burung tersusun atas duodenum, jejunum serta ileum. Di dalam duodenum terjadi proses penyerapan makanan. Pencernaan makanan di dalam usus halus dibantu oleh cairan empedu, enzim pankreas serta enzim usus. Empedu berfungsi untuk mengelmulsikan lemak, mengaktifkan lipase serta menghidrolisis lemak.

Usus besar

Di dalam usus masihlah terjadi proses pencernaan makanan yang belum diolah oleh usus halus. Di dalam usus besar terjadi pencernaan selulosa serta hemiselulosa yang belum terhidrolisis oleh enzim.

Di dalam kolon terjadi pencernaan mikrobiologi dengan pertolongan bakteri untuk mengolah protein.

Kloaka

Sisa sari-sari makanan yang tidak diserap oleh tubuh di dorong oleh usus besar menuju rektum berikutnya dikeluarakan lewat kloaka.

Saluran Pencernaan Burung

Saluran pencernaan burung terdiri dari:

  • Mulut
  • Kerongkongan
  • Tembolok
  • Lambung kelenjar
  • Lambung pengunyah (empedal)
  • Usus halus
  • Usus besar
  • Rektum, dan
  • Kloaka
  1. Kelenjar Pencernaan Burung

Kelenjar pencernaan burung terdiri dari:

  • Hati,
  • Empedu yang tidak berkantung,
  • Pankreas

Proses Pencernaan Burung

Di bagian depan mulut burung ada paruh untuk mengambil makanan. Dalam rongga mulut ada lidah yang kecil, kaku, tidak tipis, serta runcing dan dilapisi oleh zat kitin. Burung tidak mempunyai gigi, hingga makanan yang masuk ke dalam mulutnya tidak dikunyah, namun langsung dilanjutkan menuju kerongkongan baca : System Pernafasan Burung (Aves). Tembolok yaitu pelebaran ujung bawah kerongkongan serta berupa seperti kantung. Fungsi tembolok yaitu untuk menaruh makanan lalu. Setelah lewat tembolok, lantas makanan bakal didorong menuju lambung kelenjar yang mempunyai dinding yang tidak tebal dan menghasilkan banyak enzim pencernaan untuk mengolah makanan secara kimiawi. Beberapa enzim yang dihasilkan yakni asam lambung (HCl), mukus, serta enzim pencernaan seperti pepsin yang disekresikan oleh sel khusus yang ada di dalam lambung.

Setelah lewat lambung kelenjar, makanan lantas bakal memasuki lambung pengunyah (lambung otot atau empedal). Lambung pengunyah ini manfaatnya nyaris sama dengan lambung manusia yakni untuk membolak balik makanan supaya gampang hancur hingga pencernaan di lambung pengunyah ini disebut juga pencernaan mekanik Baca juga : Pengertian serta Fungsi Lambung. Lambung pengunyah burung pemakan biji-bijian kerap kali ada batu-batu kecil atau pasir yang bermanfaat untuk membantu proses pencernaan.

Makanan lantas akan memasuki usus kecil untuk diolah serta diserap sari makanannya. Ukuran serta struktur usus tidak sama, tergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi oleh burung. Burung pemakan daging (karnivora) mempunyai usus yang lebih pendek serta strukturnya sederhana. Burung pemakan tumbuhan (herbivora) memiliki usus yang lebih panjang serta strukturnya lebih kompleks dibandingkan dengan burung pemakan daging.

Di dalam usus halus terjadi pencernaan secara kimiawi oleh enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh pankreas. Enzim lain juga berupa empedu yang dihasilkan oleh hati yang berfungsi untuk memecah lemak yang berstruktur rumit jadi lebih sederhana sehingga gampang diserap. Sari-sari makanan itu kemudian bakal diserap oleh pembuluh-pembuluh darah di usus halus. Selanjutnya, sari-sari makanan diedarkan ke semua tubuh oleh darah.

Sisa-sisa makanan yang tidak dapat diserap kemudian bakal masuk ke dalam usus besar untuk dijadikan feses. Feses itu kemudian bakal menuju rektum serta di keluarkan lewat kloaka. Kloaka adalah muara tiga saluran, yakni saluran pencernaan, saluran urine, serta saluran kelamin.

 

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Sistem Pencernaan Burung. Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terimakasih sudah bertandang ke Lahiya, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

 

Sumber:

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...