Sistem Pernapasan Pada Manusia

Posted on

Sistem Pernapasan Pada Manusia Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Sistem Pernapasan Pada Manusia yang terdiri dari alat pernapasan manusia, proses pernapasan manusia, mekanisme pernapasan manusia, volume udara pernapasan, dan proses pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

Bernapas yaitu kegiatan yang amat penting untuk keberlangsungan hidup semua makhluk hidup, terutama manusia. Bila seorang manusia tidak bernapas cuma selama beberapa saat, bakal segera terjadi perubahan menyeluruh didalam badannya, seperti perubahan respirasi aerob bakal jadi respirasi anaerob. Jelas saja perubahan ini bakal berakibat tidak baik untuk individu itu.

Alat Pernafasan Manusia

Rongga Hidung (cavum nasal)

Rongga hidung terbagi jadi dua sisi oleh septum nasalis, yakni sisi kiri serta kanan. Sisi depan septum dibentuk oleh tulang rawan, sedangkan sisi belakang dibentuk oleh tulang vomer serta tonjolan tulang ethmoid.

Pada dinding lateral ada tiga tonjolan yang disebut dengan konka nasalis superior, konka media serta konka inferior. Lewat celah pada ketiga tonjolan ini, udara yang dihirup bakal dihangatkan oleh pembuluh darah kapiler yang melewati celah ini dan dilembabkan oleh lendir yang di keluarkan oleh sel goblet (sel penghasil lendir). Lendir ini dapat juga membersihkan udara yang masuk dari debu.

Sisi atas rongga hidung ada daerah olfaktorius, yang memiliki kandungan beberapa sel saraf sensoris pembau. Beberapa sel ini terkait dengan saraf kranial yang pertama yakni nervus olfaktorius.

Panjang rongga hidung kurang lebih 10 cm. Udara yang masuk lewat rongga hidung lantas dialirkan ke paru-paru. Umumnya dalam satu hari kurang lebih 15. 000 liter udara masuk lewat hidung.

Manfaat rongga hidung yaitu:

  • Penyaringan udara, yakni benda-benda asing yang berbentuk selain gas, umpamanya debu. Benda-benda itu disaring oleh rambut-rambut halus yang tumbuh ke arah luar lubang hidung.
  • Penghangatan, yakni merubah suhu udara supaya sesuai dengan suhu tubuh lewat celah-celah konka nasalis.
  • Melembabkan udara, oleh karena adanya lendir, air bakal diuapkan untuk melembabkan udara. Udara yang masuk ke paru-paru umumnya mempunyai kelembapan sebesar ± 80%.

Faring

  • Faring adalah persimpangan antara saluran pernafasan dengan saluran pencernaan. Didalam faring ada organ:
  • Epiglotis, bertugas mengatur masuknya makanan ke saluran pencernaan serta udara ke saluran pernafasan.
  • Epiglotis bekerja seperti katup yang bakal membuka serta menutup. Ia bakal membuka saat udara masuk untuk dialirkan ke trakea, serta bakal menutup ketika makanan masuk agar tidak masuk ke saluran pernafasan.
  • Dibawah faring ada laring (pangkal tenggorokan).
  • Pada laring ada celah yang disebut dengan glotis yang menuju ke batang tenggorokan, pita suara ada didalam laring.

Trakea

Trakea berbentuk satu tabung yang terdapat di leher serta disusun oleh tulang rawan yang berupa cincin dengan panjang kurang lebih 10 cm. Dinding trakea disusun oleh jaringan ikat serta otot polos dan ada rambut-rambut halus yang berperan untuk mengeluarkan debu serta kotoran. Rambut-rambut halus ini bergerak dari bawah ke atas, hingga kotoran bakal bergerak ke atas. Di bagian bawah, trakea bakal bercabang dua serta disebut dengan sebagai bronkus, yang menuju paru-paru kiri serta kanan.

Bronkus

bronkus terdiri dari bronkus kanan serta kiri. Bronkus kanan terletak lebih vertikal dari pada kiri, hingga bronkus kanan akan lebih gampang kemasukan benda asing, yang mengakibatkan seseorang akan lebih gampang terkena penyakit bronkitis.

Dinding bronkus terdiri atas 3 lapis, yakni jaringan ikat, otot polos, serta jaringan epitel. Pada bronkus, cincin tulang rawan tidak berupa lingkar sempurna dibandingkan dengan trakea.

Bronkiolus

Yaitu cabang dari bronkus. Bronkiolus bakal bercabang-bcabang jadi saluran yang lebih halus yang bakal berakhir di alveolus. Beberapa sel epitel bersilia (silia : rambut-rambut halus) bakal berubah jadi sisik epitel.

Paru-paru

Paru-paru manusia berjumlah sepasang, yakni paru-paru kanan serta kiri. Organ ini terdapat didalam rongga dada. Paru-paru kanan mempunyai berat kurang lebih 620 gr, sedangkan paru-paru kiri kurang lebih 560 gr. Ini disebabkan karena paru-paru kanan mempunyai tiga bronkiolus, sedangkan paru-paru kiri cuma memiliki 2 bronkiolus.

Paru-paru diselubungi oleh pleura yang terdiri dari dua susunan. Diantara susunan pleura ini ada cairan limfe yang berperan untuk mengurangi gesekan ketika paru-paru mengembang serta mengempis.

Alveolus

Alveolus adalah saluran akhir dari alat pernafasan. Alveolus berbentuk gelembung-gelembung udara. Di bagian alveolus inilah terjadi pertukaran O2 dari udara bebas ke beberapa sel darah, serta CO2 dari beberapa sel darah ke udara bebas.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan