SHARE

Sistem Saraf Pusat Manusia Selamat datang di Lahiya, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Sistem Saraf Pusat (Otak dan Sumsung Tulang Belakang). Sistem saraf pusat manusia terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Otak mempunyai pelindung berupa tulang tengkorak, sedangkan sumsum tulang belakang dilindungi oleh ruas-ruas tulang belakang. Selain pelindung berupa tulang, kedua organ ini juga dilindungi oleh meningen.

Meningen terdiri dari tiga lapis, dari dalam ke luar:

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
  • Pia Mater

Pia master (pia = lunak) yaitu selaput paling dekat dengan permukaan otak serta sumsum tulang belang. Susunan ini menyelipkan diri e dalam celah-celah yang ada pada otak serta sumsum tulang belakang. Susunan ini banyak mengandung pembuluh darah, hingga berfungsi dalam menyalurkan oksigen serta zat makanan dan mengeluarkan sisa metabolisme.

  • Araknoid

Araknoid berwujud selaput jaring yang lembut, terdapat antara pia mater serta dura mater.

  • Dura Mater

Dura mater (dura = liat/keras) adalah susunan terluar yang padat serta keras dan menyatu dengan tengkorak.

Antara lapis araknoid serta pia mater ada rongga yang disebut juga dengan rongga subaraknoid, Yat berisis cairan serebrospinal. Cairan serebrospinal berperan sebagai bantalan untuk otak untuk melindungi otak dari benturan pada tengkorak. Cairan serebrospinal ini juga berperan untuk membawa nutrisi, hormon, dan sel darah putih menuju beberapa sisi otak untuk di beri makanan. Cairan serebrospinal bersifat alkalis (basa) serta bening (serupa plasma). Cairan ini dihasilkan dari pleksus koroid yang terdapat di ventrikel. Ventrikel yaitu rongga-rongga yang ada didalam otak. Pleksus koroid adalah lipatan-lipatan dari pia mater yang kaya pembuluh darah. Jadi, didalam ventrikel juga berisi cairan serebrospinal.

Otak serta sumsum tulang belakang mempunyai substansi pokok, yakni:

  1. Substansi abu-abu (substansi grissea), berwarna abu-abu serta adalah kumpulan tubuh sel.
  2. Substansi putih (substansi alba), berwarna putih serta adalah kumpulan serabut saraf.

Serabut saraf diselubungi oleh lemak yang berfungsi untuk melindungi, memberi makan, serta memisahkan serabut-serabut saraf. Adanya pelindung itu menyebabkan warna putih pada substansi alba.

Otak serta sumsum tulang belakang mempunyai kedua substansi itu, namun dengan susunan yang tidak sama. Pada otak, substansi abu-abu terdapat di bagian korteks (kulitnya) serta substansi putih terdapat dibagian tengah. Pada sumsum tulang belakang yaitu kebalikan dari otak, yakni substansi abu-abu terdapat dibagian tengah (dalam), dalam penampang melintangnya berwujud seperti kupu-kupu, sedangkan substansi putih terdapat dibagian korteks.

Otak

Otak yaitu pusat saraf paling utama yang terdapat didalam rongga tengkorak. Ukuran otak manusia bervariasi, ditetapkan oleh jenis kelamin, usia, serta ukuran fisik seseorang. Ukuran otak manusia mencapai maksimum pada umur 18 tahun. Berat otak orang dewasa kurang lebih 1, 4 kg. Otak manusia terdiri atas dua belahan (hemisfer) yang besar. Oleh lantaran ada saraf yang menyilang pada jalur spinal, belahan otak kiri mengendalikan sisi kanan tubuh serta otak kanan mengendalikan sisi kiri tubuh.

Otak dibagi jadi 3 daerah, yakni otak depan, otak tengah, serta otak belakang. Pembagian daerah ini terlihat nyata cuma selama perkembangan otak pada fase embrio, sedangkan pada otak manusia dewasa udah tidak terlihat nyata lantaran masing-masing terdiri dari beberapa sisi atau lobus.

Otak Depan atau Otak Besar

Bagian yang paling menonjol dari otak manusia yaitu otak besar (serebrum), yang ada dibagian otak depan. Otak besar terdiri dari dua belahan, yakni belahan kiri serta kanan. Tiap belahan mengatur serta melayani sisi tubuh yang berlawanan, yakni yang belahan yang kiri mengatur sisi tubuh bagian kanan serta demikian sebaliknya. dari itu bila otak sisi kiri mengalami masalah atau kelainan, sisi tubuh kanan yang bakal terganggu, begitu juga demikian sebaliknya. Masing-masing belahan otak besar yang sudah disebutkan diatas dibagi jadi empat lobus, yakni frontal, parietal, oksipital, serta temporal. Antara bus frontal serta parietal dipisahkan oleh sulkus sentralis (celah tengah) atau celah Rolando.

Otak depan tersusun atas dua lapisan yakni:

  1. Lapisan luar (korteks), yang disebut lapisan tipis berwarna abu-abu. Lapisan ini berisi badan sel saraf. Permukaan lapisan korteks berlipat lipat, hingga permukaannya jadi lebih luas. Pada lapisan korteks ada berbagai jenis pusat saraf.
  2. Lapisan dalam, yang merupakan lapisan berwarna putih. Lapisan dalam banyak mengandung serabut saraf, yakni dendrit serta neurit.

Otak depan adalah pusat saraf paling utama, lantaran mempunyai fungsi yang perlu dalam pengaturan seluruh kegiatan tubuh, terutama yang terkait dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, serta pertimbangan. Secara detail, kegiatan terbut dikendalikan pada daerah yang berbeda.

  • Di depan celah tengah (sulkus sentralis) ada daerah motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar.
  • Sisi paling bawah pada korteks motor itu memiliki hubungan dengan kemampuan bicara.
  • Daerah anterior pada lobus frontalis terkait dengan kemampuan berpikir.
  • Di belakang (posterior) sulkus sentralis adalah daerah sensori. Pada daerah ini berbagai karakter perasaan dirasakan lantas ditafsirkan.
  • Daerah pendengaran (auditor) terdapat pada lobus temporal. Di daerah ini, kesan atau suara di terima serta diterjemahkan.
  • Daerah visual (pandangan) terdapat pada ujung lobus oksipital yang menerima bayangan serta berikutnya bayangan itu ditafsirkan.
  • Adapun pusat pengecapan serta pembau terdapat di lobus temporal sisi ujung anterior.

Daerah di otak depan yang amat penting juga yaitu hipotalamus serta talamus. Hipotalamus yaitu daerah kecil yang terdapat di dasar otak depan serta mempunyai berat beberapa miligram. Hipotalamus bertindak sebagai pusat pengatur homeostasis tubuh, contohnya terkait dengan pengaturan suhu tubuh, rasa haus, rasa lapar serta kenyang, pengeluaran urin, pengaturan pengeluaran hormon dari kelenjar pituitari sisi anterior serta posterior, dan tingkah laku reproduktif.

Talamus terdapat di bagian atas hipotalamus, bertindak sebagai “stasiun relay” untuk informasi sensori yang di kirim ke otak besar. Jadi, talamus bakal menyeleksi serta menyalurkan impuls-impuls sensor yang penting menuju otak besar.

Otak Tengah

Otak tengah (Diensefalon) manusia cukup kecil serta tidak menyolok, terdapat di depan otak kecil serta jembatan Varol (ons Varolii). Sisi paling besar dari otak tengah pada beberapa Vertebrata yaitu lobus optika yang ukurannya berbeda-beda. Pada mamalia (termasuk juga manusia) ada korporat kuadrigemina (sebagai lobus optika pada Vertebrata tingkat rendah) yang berperan membantu koordinasi gerakan mata, ukuran pupil mata (melebar/menyempit), serta refleks pendengaran tertentu. Selain itu otak tengah mengandung pusat-pusat yang mengatur keseimbangan serta serabut saraf yang menghubungkan sisi otak depan serta otak belakang, juga antara otak depan dengan mata. Otak tengah adalah sisi atas batang otak. Seluruh berkas serabut saraf yang membawa informasi sensori saat sebelum memasuki talamus bakal melalui otak tengah.

Otak Belakang

Otak belakang mencakup jembatan Varol (pons Varolii), sumsum lanjutan (medula oblongata), serta otak kecil (serebelum). Ketiga sisi ini membentuk batang otak.

  • Jembatan Varol (pons Varolii)

Jembatan Varol berisi serabut saraf yang menghubungkan lobus kiri serta kanan otak kecil, dan menghubungkan otak kecil dengan korteks otak besar.

  • Sumsum lanjutan (medula oblongata)

Sumsum lanjutan atau medula oblongata membentuk sisi bawah batang otak dan menghubungkan pons Varolii dengan sumsum tulang belakang (medula spinalis). Sumsum lanjutan bertindak sebagai pusat pengatur pernafasan dengan cara melanjutkan impuls saraf yang merangsang otot antara tulang rusuk serta diafragma. Tidak hanya itu juga bertindak sebagai pusat pengatur refleks fisiologis, seperti detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, perluasan atau penyempitan pembuluh darah, gerak alat pencernaan, serta sekresi kelenjar pencernaan. Fungsi yang lain yaitu mengatur gerak refleks, seperti batuk, berkedip, serta bersin.

  • Otak Kecil (Serebelum)

Otak kecil (serebelum) adalah sisi terbesar otak belakang. Otak kecil ini terdapat dibawah lobus oksipital serebrum. Otak kecil terdiri dari dua belahan serta permukaannya berlekuk-lekuk. Fungsi otak kecil yaitu untuk mengatur sikap atau posisi tubuh, keseimbangan, serta koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar.

Bagian batang otak

Sumsum tulang belakang terdapat didalam rongga ruas-ruas tulang belakang, memanjang di mulai dari ruas tulang leher sampai dengan antara tulang pinggang pertama serta kedua. Susunan sumsum tulang belakang sama dengan susunan sumsum lanjutan (medula oblongata), yakni tersusun atas dua lapisan: lapisan luar berwarna putih diisi dendrit serta neurit, sedangkan lapisan dalam berwarna abu-abu yang banyak mengandung sel saraf.

Penampang melintang sumsum tulang belakang sisi dalam yang berwarna abu-abu berwujud seperti kupu-kupu (ada yang menyampaikan seperti huruf H) serta terdiri atas:

  1. Akar dorsal yang memiliki kandungan saraf sensori
  2. Akar ventral yang memiliki kandungan saraf motor referen
  3. Saluran pusat (kanal sentral), yakni saluran yang memiliki kandungan cairan serebrospinal yang terkait dengan rongga ventrikel dalam otak

Substansi putih yang ada di tepi serta melingkari substansi abu-abu diisi:

  1. Serabut-serabut saraf spinal yang datang dari substansi abu-abu
  2. Serabut saraf sepanjang sumsum tulang belakang yang menghubungkan saraf spinal dengan otak.

Fungsi sumsum tulang belakang yaitu sebagai pusat dari gerak refleks, penghantar impuls sensori dari kulit atau dari otot ke otak, serta membawa impuls motor dari otak ke ke otot tubuh.

Referensi:

Syamsuri, Istamar. Biologi 2A untuk SMA. Jakarta : Erlangga

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Sistem Saraf Pusat (Otak dan Sumsung Tulang Belakang). Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terimakasih sudah bertandang ke softilmu, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

 

Sumber:
http://www.softilmu.com/2015/04/sistem-saraf-pusat-otak-sumsung-tulang-belakang-medula-spinalis.html

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...