SHARE

Sistem Saraf Tepi Manusia Selamat datang di softilmu, situs (blog) sederhana yang berbagi ilmu dan pengetahuan dengan penuh keikhlasan. Dan, pada kesempatan kali ini, kami bakal sharing pengetahuan mengenai Sistem Saraf Tepi (Saraf Kranial dan Saraf Otonom). Sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf sadar (saraf kranial) dan sistem saraf tak sadar (sistem saraf otonom).

System saraf tepi/perifer terdiri dari Saraf Kranial (yang terkait dengan otak) serta Saraf Spinal (yang terkait dengan medula spinalis), juga termasuk ganglia (kumpulan saraf). System saraf tepi terdiri dari beberapa sel saraf serta serabutnya yang terdapat di luar otak serta medulla spinalis, yang merupakan penghubung ke sisi tubuh lainnya.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Type sel saraf pada system saraf tepi

  • Aferen/sensorik, adalah sel saraf yang menghantarkan informasi dari reseptor sensorik pada tubuh menuju system saraf pusat.
  • Eferen/motorik, adalah sel saraf yang menghantarkan informasi dari system saraf pusat menuju otot/kelenjar.

Secara fungsional, system saraf tepi digolongkan lagi jadi system saraf somatik serta system saraf viseral, yang masing-masing memiliki divisi sensorik serta motorik. Pembagian system saraf tepi secara fungsional yaitu:

  • System Saraf Somatik, Divisi Aferen terdiri dari beberapa sel saraf yang terima serta mengolah input sensorik dari kulit, otot, rangka, tendon, sendi, mata, lidah, hidung serta teliga, dan menghantarkannya lewat saraf spinal serta kranial. Divisi Eferen tersusun oleh jaras-jaras neuronal yang turun dari otak serta medulla spinalis untuk mengatur lower motor neuron. System ini meregulasi kontraksi volunteer (bawah sadar) otot rangka.
  • System Saraf Viseral, Divisi Aferen, Mencangkup struktur neural yang menghantarkan informasi sensorik dari reseptor orgar viseral (cardivaskuler, respirasi, pencernaan, reproduksi). Divisi Eferen = Susunan saraf Otonom (SSO) yang terdiri dari serabut saraf yang datang dari otak serta medulla spinalis untuk menyebabkan inhibisi atau eksitasi otot polos, otot jantung serta kelenjar kulit dan organ viseral. System ini adalah koordinator kegiatan viseral involunteer seperti denyut jantung serta sekreasi kelenjar.

System Saraf Sadar (Saraf Kranial)

System saraf sadar yaitu saraf yang mengatur gerakan yang dilakukan secara sadar, dibawah kendali kesadaran kita, misalnya tangan kita sadar bergerak untuk mengambil gelas.
System saraf sadar (kraniospinal) mencakup system saraf kepala (kranial) serta system saraf tulang belakang (spinal). System saraf kepala disusu oleh 12 pasang saraf yang keluar dari otak. Saraf kepala terlebih berhubungan dengan reseptor serta efektor untuk daerah kepala. Dua belas saraf itu mencakup:

  • Tiga pasang saraf sensori, yakni nomer I, II, serta VIII
  • Lima pasang saraf motor, yakni saraf III, IV, VI, XI, serta XII
  • Empat pasang saraf gabungan sensori serta motor, yakni saraf nomer V, VII, IX, serta X


System saraf spinal disusun oleh 31 pasang saraf yang keluar dari sumsum tulang belakang. Saraf tulang punggung melayani reseptor serta efektor lain (tidak hanya reseptor serta efektor yang disarafi oleh otak). Bersumber pada aslinya, saraf itu dibedakan atas 8 pasang saraf leher, 12 pasang saraf punggung, 5 pasang saraf pinggang, 5 pasang saraf pinggul, serta 1 pasang saraf ekor.

Pada tubuh manusia ditemui adanya pleksus (gabungan), yakni beberapa urat saraf menyatu membentuk jaringan urat saraf. Ada 3 jenis pleksus yakni sebagai berikut ini:

  • Pleksus servikalis, adalah gabungan urat saraf leher yang merubah sisi leher, bahu, serta diafragma.
  • Pleksus brakialis, yakni gabungan urat saraf lengan atas yang merubah sisi tangan
  • Pleksus lumbo sakralis, yaitu gabungan urat saraf punggung serta pinggang yang merubah sisi pinggul serta kaki.

System Saraf tidak Sadar (Saraf Otonom)

Berbagai macam system saraf yang sudah dibahas di awal adalah system saraf sadar. Di samping system saraf sadar, kita memeliki system saraf tidak sadar atau otonom, yang bekerja secara automatis, tidak dibawah kehendak saraf pusat, misalnya yaitu denyut jantung, gerak alat pencernaan, serta pengeluaran keringat. System saraf ini terletak khusus di sumsum tulang belakang. Susunan saraf otonom terdiri atas susunan saraf simpatetik serta saraf parasimpatetik. Ketidaksamaan struktur antara saraf simpatetik serta parasimpatetik terletak pada posisi ganglion. Saraf simpatetik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang punggung yang melekat pada sumsum tulang belakang hingga mempunyai serabut preganglion pendek serta mempunyai serabut postganglion yang panjang. Demikian sebaliknya, saraf parasimpatetik mempunyai serabut praganglion yang panjang lantaran ganglion melekat pada organ yang dibantu efektor serta mempunyai serabut postganglion pendek. Serabut praganglion yang dimaksud yaitu serabut saraf yang keluar dari ganglion.

System saraf simpatetik

System saraf simpatetik terletak di depan ruas tulang belakang serta berhubungan dan bersambung dengan sumsum tulang belakang lewat serabut saraf.

System saraf parasimpatetik

Susunan saraf parasimpatetik berbentuk jaringan susunan saraf yang terkait dengan ganglion-ganglion yang menyebar di semua tubuh. Fungsi susunan saraf parasimpatetik adalah kebalikan dari fungsi saraf simpatetik.
Umumnya kedua system dari saraf otonom bekerja di satu organ atau organ yang sama, misalnya saja system simpatetik yang mengeluarkan hormon norepinephrin yang meningkatkan kecepatan dari denyut jantung, serta system parasimpatetik yang mengeluarkan hormon asetikolin. Dimana hormon ini bakal memperlambat denyut jantung lantaran kerja dari hormon norepinephrin itu.

System Saraf Kraniospinal

Yang ketiga yaitu system saraf Kraniospinal. System saraf Kraniospinal dibagi jadi dua jenis, yakni system saraf spinal serta system saraf cranial. Untuk system saraf spinal di bangun dari 31 pasang saraf, dimana kesemuanya keluar lewat sumsum tulang belakang. Lalu itu, untuk system saraf Kranial di bangun dari 12 pasang saraf, dimana kesemuanya keluar langsung dari otak. Saraf spinal melayani efektor lain serta reseptor yang ada didalam tubuh. Lalu itu untuk saraf cranial terkait ke efektor daerah kepala serta reseptor daerah kepala itu.

Saraf Spinal

Pasangan saraf terbentuk pada sumsum tulang belakang. Di tubuh manusia ada 31 gunakan saraf. Serta tiap saraf yang keluar lewat celah, dimana celah itu terbentuk diantara 2 vertebra. Perlu Anda pahami kalau tiap pasang saraf itu bakal merespon rangsang dari kegiatan tubuh, terutama diluar daerah kepala. Seluruh saraf spinal yaitu kombinasi antara motorik atau eferen serta saraf sensorik atau aferen. Untuk saraf spinal berhubungan ke system kerja dari saraf otonom.

Saraf Kranial

12 pasang saraf yang keluar dari permukaan belakang otak manusia, dibagi jadi saraf motorik serta saraf sensorik. Keduabelas pasang saraf cranial itu menerima informasi juga mengaturnya kedalam bentuk tindakan, lewat berbagai bagian kepala serta organ tubuh, contohnya saja telinga, mata, lidah, hidung, bersama muka. Meskipun bila diliat saraf cranial ini biasanya Hanya merespon rangsang pada sekitar daerah kepala, tetapi ada beberapa pasang saraf yang juga merespon kotak suara, detak jantung, pangkal tenggorokan, saluran pencernaan, serta paru-paru.

 

Referensi:
Syamsuri, Istamar. Biologi 2A untuk SMA. Jakarta : Erlangga

Nah, sampailah kita di akhir pembahasan kali ini, Mengenai Sistem Saraf Tepi (Saraf Kranial dan Saraf Otonom). Mudah-mudahan ilmunya bisa bermanfaat untuk kita semua, ya. Dan, jika masih ada yang belum dimengerti, silakan sahabat menyampaikan pertanyaan pada kotak komentar di bawah ini. Terimakasih sudah bertandang ke softilmu, jangan lupa like, follow, dan komentarnya, ya.

 

Sumber:
http://www.softilmu.com/2015/04/sistem-saraf-tepi-kranial-otonom.html
http://polobye.blogspot.co.id/2011/06/sistem-saraf-tepi-manusia.html
http://www.penyakitsaraf.com/sistem-saraf-tepi-pada-manusia.html

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...