Soal Pelarangan Berceramah Ustaz Somad, Anggota DPR Ini Singgung Orde Baru dan PDIP

Posted on

Lahiya – Sudah sebanyak 3 kali, Ustaz Abdul Somad ditolak untuk berceramah. Kejadian itu terjadi di Bali, Hongkong, dan juga kantor PLN Disjaya, Jakarta. Kasus penolakan tersebut dianggap oleh sebagian pihak jika sudah terjadi kemunduran dalam berdemokrasi dan berkumpul di Indonesia. Padahal sudah disebutkan dengan jelas Undang-Undang menyebutkan melindungi masyarakat untuk berkumpul.

Berdasarkan pada Sodik Mudjahid, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid, kejadian penolakan tersebut seperti pada era Orde Baru antara tahun 1960-1970.

“Zaman ada Pangkopkamtib yang membatasi ceramah dan khutbah,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (31/12/2017), seperti yang diwartakan oleh JawaPos.com

Baca juga: Heboh! Ditantang Aktivis Lingkungan Karena Buang Squishy ke Laut dan Closet, Ria Ricis Beri Jawaban Ini

Dalam era yang dimaksud, ada pembatasan-pembatasan yang kuat dan represif. Hal itu hampir sama dengan apa yang dialami oleh Ustaz Abdul Somad belakanganya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan