SHARE
Loading...

Agresi Israel ke Tepi Barat membuat kakak-adik dari Palestina ini terpisah selama 15 tahun. Sang kakak, Samir, saat itu bermigrasi ke Australia, sedangkan adik perempuannya, Bushra, menetap di daerah pendudukan Israel.

Tahun ini, Bushra termasuk 1.000 warga Palestina yang diundang Raja Salman naik haji. 1.000 undangan itu merupakan keluarga dan kerabat dari pejuang Palestina yang telah tewas.

“Saya melihat abang saya duduk di tenda di Mina. Saya tidak percaya pada pandangan saya. Saya lari ke arahnya dan memeluknya erat sambil menangis,” cerita Bushra seperti dikutip dari Saudi Gazette, Minggu (3/9).

Bushra bilang dia masih ingat kapan terakhir mereka bersama. “Segala puji kepada Allah, pada hari pertama Idul Adha kita bertemu lagi sebagai jemaah (haji),” ujarnya seperti dikutip dari Arab News.

Sedangkan Samir menjelaskan, dia awalnya telah kehilangan harapan untuk bersua dengan adik perempuannya lagi. Namun dia mendengar kabar adiknya berada di Mina sebagai undangan haji dari Raja Salman. Dia pun mencari sang adik ke tempat menginap para undangan Raja Salman.

“Penjaga Dua Masjid Suci (Raja Salman-red) tidak hanya memungkinkan saudaraku untuk melakukan ibadah haji, tapi juga telah membuat kami bertemu setelah perpisahan yang panjang,” kata Samir