SHARE
Gambar Via: wallpapersok.com
Loading...

Syarat-Syarat Paragraf yang Baik – Paragraf yaitu kumpulan kalimat yang saling berangkai nan padu yang membentuk sebuah gagasan utama yang ingin di sampaikan oleh pembacanya. Sebuah paragraf yang baik harus mencakup beberapa kriteria sebagai berikut ini:

Syarat-syarat Paragraf

Gambar Via: rumah.com

Kelengkapan (Completeness)

Paragraf yang baik mesti mempunyai unsur-unsur paragraf yang lengkap salah satunya yaitu:

Gagasan Utama

Gagasan utama yaitu tema paling utama atau persoalan yang sedang dibicarakan dalam sebuah paragraf.

Kalimat Utama

Kalimat paling utama yaitu kalimat yang memiliki kandungan gagasan utama. Kalimat ini menuturkan apa yang akan dibicarakan pada paragraf itu. Letak kalimat utama di dalam satu paragraf bervariasi, ada yang terdapat di awal yang disebut juga dengan paragraf deduktif, dan ada juga yang di akhir yang disebut dengan paragraf induktif ataupun di awal serta akhir yang disebut dengan paragraf campuran.

Kalimat Penjelas

Kalimat penjelas yaitu kalimat-kalimat yang mendukung gagasan utama. Kalimat penjelas perlu untuk ditulis lantaran kalimat inilah yang akan memberi argumen yang kuat pada gagasan utama. Kalimat-kalimat ini harus memiliki kandungan data berupa fakta, contoh maupun argumen yang jelas.

Kesatuan (Unity)

Sebuah paragraf yang baik juga harus mempunyai ketentuan kesatuan atau unity. Yang disebut dengan kesatuan yaitu sebuah paragraf harus mempunyai satu kesatuan gagasan utama beserta dengan gagasan-gagasan penjelas yang lainnya. Gagasan-gagasan itu dikembangkan dengan saling menghubungkannya satu sama lain dengan sebuah kesatuan yang utuh hingga tidak menyebabkan kalimat sumbang di dalam paragraf.

Dengan kata lain, syarat kesatuan akan tercukupi bila gagasan utama di dalam paragraf tersambung sangat baik dengan gagasan-gagasan penjelas yang lainnya serta saling mendukung satu sama lain. Bila tidak ada kesatuan di dalam paragraf, maka dapat di pastikan paragraf itu tidak baik.

Kepaduan (Coherence)

Paragraf yang baik mesti mempunyai unsur kepaduan di dalamnya. Yang disebut dengan kepaduan yaitu kalimat-kalimat di dalam paragraf tersambung atau terangkai dengan logis dan serasi. Syarat kepaduan di dalam sebuah paragraf terpenuhi dengan memakai konjungsi hingga kalimat-kalimat itu jadi saling terkait.

Ada dua jenis konjungsi yang bisa dipakai di dalam sebuah paragraf, salah satunya yaitu konjungsi intrakalimat, yakni konjungsi yang menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat seperti: sehingga, tetapi, karena, agar, dan sebagainya. Dan konjungsi antar kalimat, yakni konjungsi yang menghubungkan antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya, seperti: oleh karena itu, namun, disamping, bahkan, jadi, kemudian, dan sebagainnya.

Syarat-syarat di atas penting untuk dipenuhi agar sebuah paragraf menjadi baik hingga para pembacanya mudah mengerti apa yang sedang dibicarakan atau dibahas dalam paragraf itu.

Contoh Paragraf

Di bawah ini adalah contoh paragraf yang tidak memenuhi kaidah dan contoh paragraf yang memenuhi kaidah:

Contoh:

Gambar Via: magazine.orami.co.id

Nasi adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Hampir di setiap daerah di Indonesia mengkonsumsi nasi sebagai makanan sehari-hari. Masyarakat Indonesia bagian timur berbeda. Mereka masih mengkonsumsi sagu sebagai bahan pokoknya. Penggunaan nasi sebagai bahan makanan pokok karena proses penanamannya yang mudah dan cepat. Para petani membutuhkan sawah dan merawatnya selama 6 bulan untuk menghasilkan beras yang akan menjadi nasi. Sekali panen, biasanya petani akan menghasilkan beras yang sangat banyak. Proses penanamannya yang cepat dan mudah, nasi juga memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan lainnya. Nasi sangat cocok untuk orang Indonesia yang sangat membutuhkan energi yang banyak untuk mendukung aktivitsnya sehari-hari.

Paragraf di atas bukanlah paragraf yang baik karena tidak mengandung syarat-syarat yang telah disebutkan di atas.

Kelengkapan: Unsur ini tidak terpenuhi karena memiliki dua gagasan utama yang saling bertolak belakang yang pertama adalah nasi menjadi bahan makanan pokok bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia. Yang kedua adalah masyarakat Indonesia bagian barat mengkonsumsi sagu.
Kesatuan: Gagasan-gagasan utama pada paragraf di atas tidak terjalin dengan sangat baik sehingga pembacanya bingung dengan apa yang menjadi topik pembicaraannya. Gagasan-gagasan paragraf di atas juga tidak saling mendukung.
Kepaduan: Kalimat-kalimat di dalam paragraf di atas tidaklah padu karena tidak menggunakan konjungsi sehigga susunannya menjadi tidak logis.

Pada kalimat terakhir seharusnya ditambah konjungsi antar kalimat “oleh karena itu” agar menajdi lebih padu.

Setelah memperhatikan paragraf yang buruk di atas, berikut ini adalah paragraf baik yang memenuhi kaidah:

Contoh:

Gambar Via: wall.alphacoders.com

Nasi adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Hampir di setiap daerah di Indonesia mengkonsumsi nasi sebagai makanan sehari-hari. Penggunaan nasi sebagai bahan makanan pokok karena proses penanamannya yang mudah dan cepat. Para petani hanya membutuhkan sawah dan merawatnya selama 6 bulan untuk menghasilkan beras yang akan menjadi nasi. Sekali masa panen, para petani bisa menghasilkan puluhan kwintal beras. Di samping proses penanamannya yang cepat dan mudah, nasi juga memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Karbohidrat inilah yang menjadi sumber energi bagi kita. Oleh karena itu, nasi sangatlah cocok untuk orang Indonesia yang sangat membutuhkan energi yang banyak untuk mendukung aktivitsnya sehari-hari.

Dan itulah pembahasan kami mengenai Syarat-syarat Paragraf, kami harap semoga Postingan kali ini mengenai Contoh Penulisan Gelar di atas sedikitnya dapat membantu kalian yang sedang mencari tentang Syarat-syarat Paragraf untuk lebih mengerti lagi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Syarat-syarat Paragraf. Dan, semoga kamu juga jadi semakin mencintai Bahasa Indonesia, ya. [ki]