belajar-sholat-tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud | Panduan Lengkap dan Manfaat

Posted on

Sholat tahajud yaitu satu diantara amalan sunnah yang paling digalakkan oleh Rasulullah SAW. Dapat disebutkan tak ada malam yang beliau lalui tanpa ada sholat tahajud di dalamnya. Sebagai umatnya, telah sepatutnya kita ikuti rutinitas Rasul ini.

Sayangnya, sedikit dari kita yang melakukan satu diantara sholat malam ini. Argumennya beberapa macam. Bisa lantaran tidak paham langkahnya, tidak paham keutamaan, rasa malas yang besar atau lantaran argumen yang lain. Yang pasti, rasa-rasanya sedikit dari kita yang jadikan sholat tahajud sebagai beribadah teratur.

Itulah satu diantara argumen dibuatnya artikel ini : untuk memberi penjelasan komplit sekitar sholat tahajud supaya makin ramai yang jadikan sholat malam ini sebagai beribadah teratur.

Artikel ini berisi tata langkah proses sholat tahajud, bacaan tujuannya, doa yang kita baca sesudah sholat tahajud, keutamaan sholat tahajud sampai panduan supaya dapat bangun malam untuk melakukan sholat tahajud. Untuk lebih detilnya, Anda dapat lihat di daftar isi yang ada di bagian atas artikel. Click sub judul yang menginginkan Anda baca terlebih dulu.


Sholat Tahajud Adalah..


Shalat Tahajud

Untuk yang belum tahu, sholat tahajud yaitu satu diantara sholat malam yang begitu disarankan oleh Rasulullah SAW. Sholat sunnah ini ditangani dalam kurun saat mulai sejak sesudah shalat isya sampai masuk saat shubuh. Jadi sholat tahajud tak bisa ditangani siang hari atau sebelumnya shalat isya.

Lalu, seorang yang mau melakukan sholat tahajud harus juga tidur terlebih dulu, meskipun hanya sesaat. Tidak disebut shalat tahajud bila tidak kita mulai dengan shalat isya serta tidur (meskipun hanya sebagian menit saja).

Jumlah rakaat sholat tahajud minimum dua, optimal tak terbatas. Tetapi ada yang menyampaikan optimal 8-12 rakaat. Pengerjaannya juga pada umumnya sama dengan sholat sunnah yang lain, tak ada beberapa gerakan spesial.

Sholat sunnah tahajud mempunyai sangat banyak keutamaan serta faedah yang bakal diterangkan lebih detil dalam sub-sub bab dibawah.

Sholat Tahajud atau Shalat Tahajud?

Saya rasa sebelumnya membahasa sangat jauh, hal semacam ini butuh kita ulas lebih dahulu. Meskipun ebenarnya ini masalah penulisan saja, tidaklah terlalu penting, namun butuh juga untuk dibicarakan.

Sholat dasarnya yaitu kosa kata dalam Bhs Arab, dengan diawali hurufﺹ (shod atau shad). Tak ada padanan kata atau huruf yang sebanding pada huruf arab serta huruf latin. Oleh karenanya, penulisan “sholat tahajud” dapat dikira benar dapat pula dikira salah. Begitu halnya penulisan “shalat tahajud”, memakai huruf “a”, bukanlah “o”. Keduanya sama juga kedudukannya, dapat dikira benar serta dapat dikira kurang pas. Lantaran huruf shod ﺹ dalam Bhs Arab tetaplah ﺹ, tak dapat dipadankan dengan huruf latin.

Jadi, Anda dapat menulis dengan sholat tahajud atau shalat tahajud. 🙂

Di artikel ini juga, saya terkadang menulis dengan “sholat tahajud”, terkadang dengan juga “shalat tahajud”.

Oh iya, bila mengikut kosa kata Bhs Arab, kata “tahajud” juga sesungguhnya mesti ditulis dengan “tahajjud” lantaran ada tasydid diatas huruf jim. Tetapi lantaran ini cuma permasalahan penulisan saja, serta tak ada padanan yang sesuai sama pada Bhs Arab serta Bhs Indonesia, jadi hal semacam itu saya rasa tak perlu kita permasalahkan. Setuju ya? 🙂

Hukum Sholat Tahajud

Hukum melakukan sholat tahajud yaitu sunnah. Namun ke-sunnah-an melakukan sholat tahajud bukanlah seperti sunnah umum. Sholat tahajud hukumnya sunnah muakkad (begitu disunnahkan atau begitu disarankan).

Pengertian lain dari sunnah muakkad yaitu sunnah yang senantiasa ditangani oleh Rasulullah SAW, atau, sunnah yang tidak sering sekali ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Contoh sholat sunnah muakkad yang lain yaitu sholat dhuha serta sholat tarawih.

Sholat Tahajud dalam Alquran

Sholat Tahajud dalam Alquran

Mengenai sholat tahajud, Allah berfirman:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدَبِهِ نَا فِلَةً لَكَ عَسَى اَنْ يَبْعَسَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُوْدًا.

Artinya : “Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)

Ayat di atas jelas sekali berisi perintah untuk mengerjakan sholat tahajud di malam hari. Sholat tahajud dalam ayat tersebut dimaksudkan sebagai ibadah tambahan buat kita. Namun perintah di sini bukan berarti wajib, hukum mengerjakan sholat tahajud tetap sunnah.

Dalam ayat yang lain, Allah SWT juga berfirman:

كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ () وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya:
17. di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. 18. dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar. (QS. Az-Zariya: 17-18.)

Dalam ayat ini Allah SWT memberikan isyarat mengenai orang yang melaksanakan sholat tahajud. Untuk mengetahui tafsir dari masing-masing ayat, sebaiknya kita menggunakan tafsir yang sudah populer seperti Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir atau lainnya. Hal ini untuk menghindari diri kita dari pemahaman yang salah.

Sholat Tahajud dalam Hadits

Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)

Yang dimaksud dengan sholat malam antara lain sholat tahajud, shalat witir sholat tarawih.

Dalam hadits yang lain, juga terdapat keterangan seperti ini:

Dari Amr bin Abasah r.a. berkata: Aku berkata, Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? beliau bersabda : “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, karena sholat tersebut disaksikan dan dicatat hingga kamu sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)

Hadits ke-3 yang akan saya cantumkan berbunyi:

“Allah merahmati seorang suami yang bangun dimalam hari lalu dia sholat dan membangunkan isterinya, jika sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya dan Allah merahmati seorang istri yang bangun di malam hari lalu dia sholat dan membangunkan suaminya jika suaminya enggan, dia percikkan air pada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)

Sebenarnya masih banyak sekali ayat Alquran maupun hadits yang berkaitan dengan shalat tahajud. Namun beberapa ayat dan hadits di atas sudah cukup untuk membuat kita yakin dengan kesunnahan dan keutamaan shalat tahajud.


Tata Cara Sholat Tahajud


Tata Cara Sholat Tahajud

Sesudah tahu banyak hal dasar tentang sholat tahajud, saat ini waktunya kita belajar tata langkah lakukan sholat tahajud.

Hal semacam ini begitu utama mengingat tata langkah beribadah sering kali dibuat-buat atau direkayasa oleh beberapa orang. Walau sebenarnya, tiap-tiap beribadah yang kita kerjakan mesti sesuai sama panduan yang telah di sampaikan oleh Rasulullah SAW serta diperinci kembali oleh beberapa ulama.

Tersebut banyak hal yang butuh kita kenali menyangkut tata langkah proses sholat tahajud.

Tata Cara Shalat Tahajud : Saat Pelaksanaan Sholat Tahajud

Seperti saya terangkan terlebih dulu, waktu yang bisa dipakai untuk melakukan sholat tahajud yaitu mulai sejak sesudah ‘isya sampai mendekati shubuh. Diluar dari waktu itu tak dinamakan sholat tahajud. Diluar itu, orang yang menginginkan melakukan sholat tahajud harus juga tidur terlebih dulu.

(Pertanyaan 1) Kapan saat paling baik melakukan sholat tahajud?

Ulama membagi saat jadi tiga sisi : sepertiga awal malam, sepertiga ke-2 malam serta sepertiga paling akhir malam. Untuk mempermudah, sepertiga awal kurang lebih mulai sejak masuk magrib sampai jam 10-an malam. Sepertiga ke-2 kurang lebih dari jam 10-an sampai jam 2-an malam. Sesaat sepertiga malam paling akhir kurang lebih dari jam 2-an sampai mendekati masuk saat shubuh. Nah, saat paling baik kerjakan sholat tahajud yaitu di sepertiga malam yang akhir, atau mulai jam 2 pagi sampai sebelumnya shubuh.

(Pertanyaan 2) Bolehkah sholat tahajud tanpa ada tidur terlebih dulu?

Tak boleh, syarat melakukan sholat tahajud yaitu tidur terlebih dulu, meskipun hanya sesaat (meskipun hanya 1 menit). Hal semacam ini berdasar pada info dari Imam Ramli, seseorang ulama bermazhab Syafi’i. Dalam kitabnya, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, beliau menyampaikan :

ويسن (التهجد) بالإجماع لقوله تعالى {ومن الليل فتهجد به نافلة لك} [الإسراء: 79] ولمواظبته – صلى الله عليه وسلم – وهو التنفل ليلا بعد نوم

Artinya :

Sholat Tahajud disunnahkan dengan kesepakatan ulama berdasarkan firman Allah SWT (dan pada sebagian malam hari sholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu (QS. Al-Isra’ ; 79)) dan juga berdasarkan ketekunan Rasulullah Muhammad SAW dalam melaksanakannya. Shalat Tahajud adalah shalat sunnah di malam hari setelah tidur. (Syihabuddin Al-Ramli, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, Beirut-Dar al fikr, 1404 H., hal. 131 juz 2.)

Jika seseorang melaksanakan sholat tahajud tanpa tidur terlebih dahulu, maka sholat itu tidak dihitung sebagai sholat tahajud, tapi dianggap shalat sunnah biasa.

Tata Cara Shalat Tahajud : Jumlah Rakaat Sholat Tahajud

Sholat tahajud minimum dijalankan sejumlah dua rakaat, maksimalnya ada yang menyampaikan 8 sampai 12 rakaat. Ada pula yang mengatakan tak ada batas optimal rakaat. Sholat tahajud (serta shalat sunnah lain biasanya) ditangani dengan dua-dua rakaat, berarti tiap-tiap dua rakaat mesti salam terlebih dulu baru bisa shalat kembali.

Tata Cara Sholat Tahajud : NIat Sholat Tahajud

Hal yang juga butuh di perhatikan dalam tata cara melakukan sholat tahajud yaitu tentang tujuannya.

Ada dua hal yang butuh di perhatikan masalah niat : lafadh atau bacaan kemauan serta qashadniat. Lafadh kemauan yaitu bacaan yang kita katakan dengan lidah saat sebelum melakukan satu beribadah, dalam soal ini bermakna sebelumnya takbiratul ihram. Sementara qashad niat yaitu kemauan didalam hati saat lakukan satu beribadah, dalam soal ini yaitu saat lakukan takbiratul ihram. Membaca lafadh niat hukumnya sunnah, sementara qashad kemauan hukumnya harus.

Jadi yang diberi nama dengan niat yaitu qashad yang nampak didalam hati saat lakukan satu amalan, bukanlah yang kita katakan dengan lidah.

 Lafadh niat

Lafadh niat sholat tahajud adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنّةَ التَهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ ِللَهِ تَعَاليَ

Artinya:

Aku niat shalat sunnah tahajjud dua raka’at karena Allah ta’ala.

Bacaan niat ini dibaca ketika hendak melakukan takbiratul ihram. Hukum membacanya adalah sunnah, bukan wajib. Maka jika sebelum takbir kita tidak membaca bacaan niat tersebut, hukumnya tetap sah.

Qashad niat

Qashad niat adalah ungkapan di dalam hati. Biasanya qashad niat dilakukan dalam bahasa daerah masing-masing agar mudah. Saat kita mengucapkantakbiratul ihram, saat itu pula kita meng-qashad untuk melaksanakan sholat.

Saat kita takbiratul ihram dan membaca اَللهُ اَكْبَرُ, saat itu juga di dalam hati kita berniat “aku niat sholat tahajud 2 rakaat karena Allah ta’ala”.

Bacaan qashad niat bisa berbeda-beda dan disesuaikan, yang penting jelas nama ibadahnya dan dikerjakan untuk Allah SWT.

Tata Cara Sholat Tahajud: Gerakan dan Bacaan Sholat Tahajud

Gerakan sholat tahajud tidak berbeda dengan gerakan sholat pada umumnya. Sholat tahajud juga diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Yang perlu diperhatikan adalah shalat tahajud harus dikerjakan dua rakaat sekali salam. Tidak boleh (misalnya) 4 rakaat sekaligus baru salam.

Kemudian, jangan terlalu tergesa-gesa di dalam shalat. Banyak orang yang mengejar target rakaat shalat (harus 8 atau 12 rakaat misalnya), akhirnya dia shalat dengan tergesa-gesa dan tidak sempurna. Ingat tujuan dari shalat adalah mengingat Allah SWT. Oleh karena itu, sudah seharusnya dikerjakan sebaik dan sesempurna mungkin.

Begitu juga dengan bacaan dalam shalat tahajud, tidak ada perbedaan dengan shalat lainnya. Bacaan wajib dalam shalat yaitu: takbiratul ihram, alfitahah, tasyahud akhir dan salam. Setelah membaca Alfatihah, disunnahkan untuk membaca surat Alquran. Ada sebagian yang berpendapat sunnah membaca suratAl Kafirun di rakaat pertama dan Al Ikhlas di rakaat kedua.

Memang ada bacaan doa khusus setelah selesai sholat tahajud. Bacaan doa tersebut akan dijelaskan di bawah.

Baca juga: Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud: Doa Setelah Sholat Tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah sholat tahajud selesai, kita dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT. Kita bisa meminta apa saja kepada Allah selama itu adalah hal yang baik. Tidak dibatasi harus meminta hal tertentu saja. Namun, ada doa khusus yang sudah disusun oleh para ulama untuk kita baca setelah sholat tahajud selesai.

Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Bahasa Arab beserta Artinya

Berikut bacaan doa setelah sholat tahajud dalam Bahasa Arab:

اَللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ
فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ.
اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Artinya:

“Wahai Allah, Milik-Mu lah segala puji.
Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah Yang Hak (benar), janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan hari kiamat itu benar (ada).
Wahai Allah, Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum.
Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku.
Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Sebaiknya doa tersebut kita dihafalkan agar bisa kita baca setiap sesudah tahajud tanpa melihat teks. Sambil dibaca, diresapi juga makna doanya agar semakin sempurna. Jika belum hafal, segera dihafal pelan-pelan.

Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Huruf Latin

Untuk Anda yang belum bisa membaca huruf arab, saya akan cantumkan doa setelah sholat tahajud ini dalam bentuk huruf latin. Berikut doanya dalam huruf latin.

“Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun. allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah”

(Pertanyaan) Tata Cara Sholat Tahajud: Bolehkah sholat Tahajud Dilakukan Secara Berjamaah?

Jawaban singkatnya adalah BOLEH. Dalam mazhab Imam Syafi’i, sholat sunnah terbagi menjadi dua yaitu yang disunnahkan berjamaah dan sholat sunnah yang tidak disunnahkan berjamaah. Sholat sunnah yang disunnahkan berjamaah antara lain shalat ‘ied, shalat tarawih, shalat istisqa dan lain sebagainya. Sementara shalat yang tidak disunnahkan berjamaah antara lain sholat dhuha, shalat tahajud dan lainnya.

Walaupun tidak disunnahkan, bukan berarti tidak boleh. Imam Nawawi mengatakan bahwa seandainya shalat-shalat tersebut dilakukan secara berjamaah, maka shalatnya yang dilakukannya itu tetap sah. Artinya, shalatnya tidak makruh dan tetap mendapatkan pahala para pelakunya itu.

2 thoughts on “Tata Cara Sholat Tahajud | Panduan Lengkap dan Manfaat

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan