Home Dunia Islam Tata Cara Sholat Tahajud | Panduan Lengkap dan Manfaat

Tata Cara Sholat Tahajud | Panduan Lengkap dan Manfaat

SHARE

Sholat tahajud yaitu satu diantara amalan sunnah yang paling digalakkan oleh Rasulullah SAW. Dapat disebutkan tak ada malam yang beliau lalui tanpa ada sholat tahajud di dalamnya. Sebagai umatnya, telah sepatutnya kita ikuti rutinitas Rasul ini.

Sayangnya, sedikit dari kita yang melakukan satu diantara sholat malam ini. Argumennya beberapa macam. Bisa lantaran tidak paham langkahnya, tidak paham keutamaan, rasa malas yang besar atau lantaran argumen yang lain. Yang pasti, rasa-rasanya sedikit dari kita yang jadikan sholat tahajud sebagai beribadah teratur.

Itulah satu diantara argumen dibuatnya artikel ini : untuk memberi penjelasan komplit sekitar sholat tahajud supaya makin ramai yang jadikan sholat malam ini sebagai beribadah teratur.

Artikel ini berisi tata langkah proses sholat tahajud, bacaan tujuannya, doa yang kita baca sesudah sholat tahajud, keutamaan sholat tahajud sampai panduan supaya dapat bangun malam untuk melakukan sholat tahajud. Untuk lebih detilnya, Anda dapat lihat di daftar isi yang ada di bagian atas artikel. Click sub judul yang menginginkan Anda baca terlebih dulu.


Sholat Tahajud Adalah..


Shalat Tahajud

Untuk yang belum tahu, sholat tahajud yaitu satu diantara sholat malam yang begitu disarankan oleh Rasulullah SAW. Sholat sunnah ini ditangani dalam kurun saat mulai sejak sesudah shalat isya sampai masuk saat shubuh. Jadi sholat tahajud tak bisa ditangani siang hari atau sebelumnya shalat isya.

Lalu, seorang yang mau melakukan sholat tahajud harus juga tidur terlebih dulu, meskipun hanya sesaat. Tidak disebut shalat tahajud bila tidak kita mulai dengan shalat isya serta tidur (meskipun hanya sebagian menit saja).

Jumlah rakaat sholat tahajud minimum dua, optimal tak terbatas. Tetapi ada yang menyampaikan optimal 8-12 rakaat. Pengerjaannya juga pada umumnya sama dengan sholat sunnah yang lain, tak ada beberapa gerakan spesial.

Sholat sunnah tahajud mempunyai sangat banyak keutamaan serta faedah yang bakal diterangkan lebih detil dalam sub-sub bab dibawah.

Sholat Tahajud atau Shalat Tahajud?

loading...

Saya rasa sebelumnya membahasa sangat jauh, hal semacam ini butuh kita ulas lebih dahulu. Meskipun ebenarnya ini masalah penulisan saja, tidaklah terlalu penting, namun butuh juga untuk dibicarakan.

Sholat dasarnya yaitu kosa kata dalam Bhs Arab, dengan diawali hurufﺹ (shod atau shad). Tak ada padanan kata atau huruf yang sebanding pada huruf arab serta huruf latin. Oleh karenanya, penulisan “sholat tahajud” dapat dikira benar dapat pula dikira salah. Begitu halnya penulisan “shalat tahajud”, memakai huruf “a”, bukanlah “o”. Keduanya sama juga kedudukannya, dapat dikira benar serta dapat dikira kurang pas. Lantaran huruf shod ﺹ dalam Bhs Arab tetaplah ﺹ, tak dapat dipadankan dengan huruf latin.

Jadi, Anda dapat menulis dengan sholat tahajud atau shalat tahajud. 🙂

Di artikel ini juga, saya terkadang menulis dengan “sholat tahajud”, terkadang dengan juga “shalat tahajud”.

Oh iya, bila mengikut kosa kata Bhs Arab, kata “tahajud” juga sesungguhnya mesti ditulis dengan “tahajjud” lantaran ada tasydid diatas huruf jim. Tetapi lantaran ini cuma permasalahan penulisan saja, serta tak ada padanan yang sesuai sama pada Bhs Arab serta Bhs Indonesia, jadi hal semacam itu saya rasa tak perlu kita permasalahkan. Setuju ya? 🙂

Hukum Sholat Tahajud

Hukum melakukan sholat tahajud yaitu sunnah. Namun ke-sunnah-an melakukan sholat tahajud bukanlah seperti sunnah umum. Sholat tahajud hukumnya sunnah muakkad (begitu disunnahkan atau begitu disarankan).

Pengertian lain dari sunnah muakkad yaitu sunnah yang senantiasa ditangani oleh Rasulullah SAW, atau, sunnah yang tidak sering sekali ditinggalkan oleh Rasulullah SAW. Contoh sholat sunnah muakkad yang lain yaitu sholat dhuha serta sholat tarawih.

Sholat Tahajud dalam Alquran

Sholat Tahajud dalam Alquran

Mengenai sholat tahajud, Allah berfirman:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدَبِهِ نَا فِلَةً لَكَ عَسَى اَنْ يَبْعَسَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُوْدًا.

Artinya : “Dan pada sebagian malam, maka kerjakanlah shalat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah- mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji” (QS. Al Isra 79)

Ayat di atas jelas sekali berisi perintah untuk mengerjakan sholat tahajud di malam hari. Sholat tahajud dalam ayat tersebut dimaksudkan sebagai ibadah tambahan buat kita. Namun perintah di sini bukan berarti wajib, hukum mengerjakan sholat tahajud tetap sunnah.

Dalam ayat yang lain, Allah SWT juga berfirman:

كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ () وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

Artinya:
17. di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. 18. dan selalu memohonkan ampunan di waktu pagi sebelum fajar. (QS. Az-Zariya: 17-18.)

Dalam ayat ini Allah SWT memberikan isyarat mengenai orang yang melaksanakan sholat tahajud. Untuk mengetahui tafsir dari masing-masing ayat, sebaiknya kita menggunakan tafsir yang sudah populer seperti Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Katsir atau lainnya. Hal ini untuk menghindari diri kita dari pemahaman yang salah.

Sholat Tahajud dalam Hadits

Rasulullah SAW bersabda:

“Hendaklah kalian sholat malam, karena sholat malam adalah kebiasaan yang dikerjakan orang-orang sholeh sebelum kalian, ia adalah ibadah yang mendekatkan diri kepada Rabb kalian, penghapus berbagai kesalahan dan pencegah perbuatan dosa.” (HR. Tirmidzi)

Yang dimaksud dengan sholat malam antara lain sholat tahajud, shalat witir sholat tarawih.

Dalam hadits yang lain, juga terdapat keterangan seperti ini:

Dari Amr bin Abasah r.a. berkata: Aku berkata, Wahai Rasulullah, (bagian) dari malam manakah yang paling didengar (oleh Allah)? beliau bersabda : “Pertengahan malam yang terakhir, maka sholatlah sesukamu, karena sholat tersebut disaksikan dan dicatat hingga kamu sholat subuh.” (HR. Abu Dawud)

Hadits ke-3 yang akan saya cantumkan berbunyi:

“Allah merahmati seorang suami yang bangun dimalam hari lalu dia sholat dan membangunkan isterinya, jika sang istri enggan, ia percikkan air ke wajahnya dan Allah merahmati seorang istri yang bangun di malam hari lalu dia sholat dan membangunkan suaminya jika suaminya enggan, dia percikkan air pada wajahnya.” (HR. Abu Dawud)

Sebenarnya masih banyak sekali ayat Alquran maupun hadits yang berkaitan dengan shalat tahajud. Namun beberapa ayat dan hadits di atas sudah cukup untuk membuat kita yakin dengan kesunnahan dan keutamaan shalat tahajud.


Tata Cara Sholat Tahajud


Tata Cara Sholat Tahajud

Sesudah tahu banyak hal dasar tentang sholat tahajud, saat ini waktunya kita belajar tata langkah lakukan sholat tahajud.

Hal semacam ini begitu utama mengingat tata langkah beribadah sering kali dibuat-buat atau direkayasa oleh beberapa orang. Walau sebenarnya, tiap-tiap beribadah yang kita kerjakan mesti sesuai sama panduan yang telah di sampaikan oleh Rasulullah SAW serta diperinci kembali oleh beberapa ulama.

Tersebut banyak hal yang butuh kita kenali menyangkut tata langkah proses sholat tahajud.

Tata Cara Shalat Tahajud : Saat Pelaksanaan Sholat Tahajud

Seperti saya terangkan terlebih dulu, waktu yang bisa dipakai untuk melakukan sholat tahajud yaitu mulai sejak sesudah ‘isya sampai mendekati shubuh. Diluar dari waktu itu tak dinamakan sholat tahajud. Diluar itu, orang yang menginginkan melakukan sholat tahajud harus juga tidur terlebih dulu.

(Pertanyaan 1) Kapan saat paling baik melakukan sholat tahajud?

Ulama membagi saat jadi tiga sisi : sepertiga awal malam, sepertiga ke-2 malam serta sepertiga paling akhir malam. Untuk mempermudah, sepertiga awal kurang lebih mulai sejak masuk magrib sampai jam 10-an malam. Sepertiga ke-2 kurang lebih dari jam 10-an sampai jam 2-an malam. Sesaat sepertiga malam paling akhir kurang lebih dari jam 2-an sampai mendekati masuk saat shubuh. Nah, saat paling baik kerjakan sholat tahajud yaitu di sepertiga malam yang akhir, atau mulai jam 2 pagi sampai sebelumnya shubuh.

(Pertanyaan 2) Bolehkah sholat tahajud tanpa ada tidur terlebih dulu?

Tak boleh, syarat melakukan sholat tahajud yaitu tidur terlebih dulu, meskipun hanya sesaat (meskipun hanya 1 menit). Hal semacam ini berdasar pada info dari Imam Ramli, seseorang ulama bermazhab Syafi’i. Dalam kitabnya, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, beliau menyampaikan :

ويسن (التهجد) بالإجماع لقوله تعالى {ومن الليل فتهجد به نافلة لك} [الإسراء: 79] ولمواظبته – صلى الله عليه وسلم – وهو التنفل ليلا بعد نوم

Artinya :

Sholat Tahajud disunnahkan dengan kesepakatan ulama berdasarkan firman Allah SWT (dan pada sebagian malam hari sholat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu (QS. Al-Isra’ ; 79)) dan juga berdasarkan ketekunan Rasulullah Muhammad SAW dalam melaksanakannya. Shalat Tahajud adalah shalat sunnah di malam hari setelah tidur. (Syihabuddin Al-Ramli, Nihayatul Muhtaj Ila Syarhil Minhaj, Beirut-Dar al fikr, 1404 H., hal. 131 juz 2.)

Jika seseorang melaksanakan sholat tahajud tanpa tidur terlebih dahulu, maka sholat itu tidak dihitung sebagai sholat tahajud, tapi dianggap shalat sunnah biasa.

Tata Cara Shalat Tahajud : Jumlah Rakaat Sholat Tahajud

Sholat tahajud minimum dijalankan sejumlah dua rakaat, maksimalnya ada yang menyampaikan 8 sampai 12 rakaat. Ada pula yang mengatakan tak ada batas optimal rakaat. Sholat tahajud (serta shalat sunnah lain biasanya) ditangani dengan dua-dua rakaat, berarti tiap-tiap dua rakaat mesti salam terlebih dulu baru bisa shalat kembali.

Tata Cara Sholat Tahajud : NIat Sholat Tahajud

Hal yang juga butuh di perhatikan dalam tata cara melakukan sholat tahajud yaitu tentang tujuannya.

Ada dua hal yang butuh di perhatikan masalah niat : lafadh atau bacaan kemauan serta qashadniat. Lafadh kemauan yaitu bacaan yang kita katakan dengan lidah saat sebelum melakukan satu beribadah, dalam soal ini bermakna sebelumnya takbiratul ihram. Sementara qashad niat yaitu kemauan didalam hati saat lakukan satu beribadah, dalam soal ini yaitu saat lakukan takbiratul ihram. Membaca lafadh niat hukumnya sunnah, sementara qashad kemauan hukumnya harus.

Jadi yang diberi nama dengan niat yaitu qashad yang nampak didalam hati saat lakukan satu amalan, bukanlah yang kita katakan dengan lidah.

 Lafadh niat

Lafadh niat sholat tahajud adalah sebagai berikut:

أُصَلِّي سُنّةَ التَهَجُدِ رَكْعَتَيْنِ ِللَهِ تَعَاليَ

Artinya:

Aku niat shalat sunnah tahajjud dua raka’at karena Allah ta’ala.

Bacaan niat ini dibaca ketika hendak melakukan takbiratul ihram. Hukum membacanya adalah sunnah, bukan wajib. Maka jika sebelum takbir kita tidak membaca bacaan niat tersebut, hukumnya tetap sah.

Qashad niat

Qashad niat adalah ungkapan di dalam hati. Biasanya qashad niat dilakukan dalam bahasa daerah masing-masing agar mudah. Saat kita mengucapkantakbiratul ihram, saat itu pula kita meng-qashad untuk melaksanakan sholat.

Saat kita takbiratul ihram dan membaca اَللهُ اَكْبَرُ, saat itu juga di dalam hati kita berniat “aku niat sholat tahajud 2 rakaat karena Allah ta’ala”.

Bacaan qashad niat bisa berbeda-beda dan disesuaikan, yang penting jelas nama ibadahnya dan dikerjakan untuk Allah SWT.

Tata Cara Sholat Tahajud: Gerakan dan Bacaan Sholat Tahajud

Gerakan sholat tahajud tidak berbeda dengan gerakan sholat pada umumnya. Sholat tahajud juga diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Yang perlu diperhatikan adalah shalat tahajud harus dikerjakan dua rakaat sekali salam. Tidak boleh (misalnya) 4 rakaat sekaligus baru salam.

Kemudian, jangan terlalu tergesa-gesa di dalam shalat. Banyak orang yang mengejar target rakaat shalat (harus 8 atau 12 rakaat misalnya), akhirnya dia shalat dengan tergesa-gesa dan tidak sempurna. Ingat tujuan dari shalat adalah mengingat Allah SWT. Oleh karena itu, sudah seharusnya dikerjakan sebaik dan sesempurna mungkin.

Begitu juga dengan bacaan dalam shalat tahajud, tidak ada perbedaan dengan shalat lainnya. Bacaan wajib dalam shalat yaitu: takbiratul ihram, alfitahah, tasyahud akhir dan salam. Setelah membaca Alfatihah, disunnahkan untuk membaca surat Alquran. Ada sebagian yang berpendapat sunnah membaca suratAl Kafirun di rakaat pertama dan Al Ikhlas di rakaat kedua.

Memang ada bacaan doa khusus setelah selesai sholat tahajud. Bacaan doa tersebut akan dijelaskan di bawah.

Baca juga: Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud: Doa Setelah Sholat Tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

Setelah sholat tahajud selesai, kita dianjurkan untuk berdoa kepada Allah SWT. Kita bisa meminta apa saja kepada Allah selama itu adalah hal yang baik. Tidak dibatasi harus meminta hal tertentu saja. Namun, ada doa khusus yang sudah disusun oleh para ulama untuk kita baca setelah sholat tahajud selesai.

Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Bahasa Arab beserta Artinya

Berikut bacaan doa setelah sholat tahajud dalam Bahasa Arab:

اَللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ.
وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.
اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ
فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ.
اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Artinya:

“Wahai Allah, Milik-Mu lah segala puji.
Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.
Milik-Mu lah segala puji, Engkaulah Yang Hak (benar), janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad SAW itu benar, dan hari kiamat itu benar (ada).
Wahai Allah, Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum.
Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku.
Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Sebaiknya doa tersebut kita dihafalkan agar bisa kita baca setiap sesudah tahajud tanpa melihat teks. Sambil dibaca, diresapi juga makna doanya agar semakin sempurna. Jika belum hafal, segera dihafal pelan-pelan.

Doa Setelah Sholat Tahajud dalam Huruf Latin

Untuk Anda yang belum bisa membaca huruf arab, saya akan cantumkan doa setelah sholat tahajud ini dalam bentuk huruf latin. Berikut doanya dalam huruf latin.

“Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun. allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah”

(Pertanyaan) Tata Cara Sholat Tahajud: Bolehkah sholat Tahajud Dilakukan Secara Berjamaah?

Jawaban singkatnya adalah BOLEH. Dalam mazhab Imam Syafi’i, sholat sunnah terbagi menjadi dua yaitu yang disunnahkan berjamaah dan sholat sunnah yang tidak disunnahkan berjamaah. Sholat sunnah yang disunnahkan berjamaah antara lain shalat ‘ied, shalat tarawih, shalat istisqa dan lain sebagainya. Sementara shalat yang tidak disunnahkan berjamaah antara lain sholat dhuha, shalat tahajud dan lainnya.

Walaupun tidak disunnahkan, bukan berarti tidak boleh. Imam Nawawi mengatakan bahwa seandainya shalat-shalat tersebut dilakukan secara berjamaah, maka shalatnya yang dilakukannya itu tetap sah. Artinya, shalatnya tidak makruh dan tetap mendapatkan pahala para pelakunya itu.


Keutamaan dan Manfaat Shalat Tahajud


Keutamaan Sholat Tahajud

Keutamaan, hikmah dan manfaat yang bisa kita peroleh karena melaksanakan sholat tahajud banyak sekali. Keutamaan dan manfaat itu ada yang bisa langsung kita rasakan di dunia dan ada juga yang baru bisa kita rasakan di akhirat. Di sini saya merangkum paling tidak ada 10 keutamaan dan manfaat sholat tahajud. Berikut perinciannya.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #1: Tiket masuk surga

Rasulullah SAW bersabda:

“Hai sekalian manusia, sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).

Hadits di atas menjelaskan kepada kita bahwa ada beberapa ibadah yang bisa menjadi wasilah masuknya kita ke dalam surga. Salah satunya adalah dengan sholat tahajud.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #2: Sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan penyembuh penyakit (hati dan fisik)

Rasulullah SAW bersabda:

“Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat) mendekatkan kamu kepada Tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)

Hadits dari Imam Ahmad ini menjelaskan banyak sekali keutamaan, manfaat, dan hikmah dari melaksanakan sholat tahajud. Kalau dirinci dari hadits ini saja, keutamaan sholat tahajud antara lain:

  1. Kebiasaan orang-orang shaleh
  2. Dapat mendekatkan kepada Allah SWT
  3. Sebagai penebus perbuatan buruk
  4. Mencegah berbuat doa
  5. Bisa terhindar dari berbagai penyakit yang menyerang tubuh

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #3: Sebagai sarana mendapatkan kemuliaan

Rasulullah SAW bersabda:

“Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya, ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu malam dan ketidakbutuhannya dimuliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)

Hadits riwayat Imam Baihaqi ini jelas sekali menerangkan bahwa untuk memperoleh kemuliaan, salah satu caranya adalah dengan melaksanakan shalat malam.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #4 Dirahmati oleh Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda:

“Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam, lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air di wajahnya.” (HR. Abu Daud)

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #5: Kemungkinan dikabulkan doa oleh Allah SAW semakin besar

Di malam hari, ada suatu waktu di mana Allah SWT akan mengabulkan doa hamba-hambaNya. Rasulullah SAW bersabda:

“Dari Jabir berkata, bahwa Rasulullah Shallallahu SAW bersabda, “Sesungguhnya di malam hari ada satu saat yang ketika seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)

Dalam hadits lain Rasulullah SAW juga bersabda:

“Tengah malam terakhir, maka shalat-lah sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)

Benar, malam lailatul qadar adalah salah satu malam yang mulia, lebih baik dari 1000 bulan. Namun ternyata, Allah mengistimewakan suatu waktu di setiap malam untuk mengabulkan doa-doa hambaNya yang meminta kebaikan dunia dan akhirat.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #6: Penghapus dosa dan penghalang berbuat salah

Rasulullah SAW bersabda:

“Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #7: Kesempatan menghirup udara yang bersih

Waktu sepertiga malam adalah waktu di mana udara dalam kondisi yang sangat bersih dan jernih. Saat seseorang bangun untuk melaksanakan sholat tahajud dan menghirup udara malam yang sejuk, hal ini sangat baik untuk kesehatan. Udara yang bersih membuat kerja paru-paru semakin mudah. Udara yang bersih juga mampu memperlancar aliran darah di dalam tubuh kita.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #8: Memberikan ketenangan

Orang yang bangun malam hari untuk sholat tahajud akan mendapatkan suasana yang tenang dan damai. Kondisi seperti ini sangat baik bagi kejiwaan seseorang, apalagi yang mempunyai permasalahan psikis maupun fisik.

Nah, jika saat ini Anda sedang mengalami banyak sekali permasalahan dalam hidup, coba nanti malam niatkan untuk sholat tahajud. Pilih waktu yang paling baik lalu sholat sesempurna mungkin. Mohon ampunan, petunjuk dan berdoa agar Allah menyelesaikan permasalahan-permasalahan kita.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #9: Menyembuhkan berbagai penyakit

Sebagian kalangan juga berpendapat bahwa sholat tahajud bisa mengobati dan mengurangi stress hingga kanker. Ada juga yang berpendapat gerakan-gerakan sholat tahajud akan menghindarkan, mengurangi bahkan menyembuhkan seseorang dari sakit punggung di usia tua. Salah satu alasan logisnya adalah karena sholat tahajud ini dikerjakan pada waktu malam setelah bangun tidur di mana waktu yang cukup baik untuk meningkatkan kesehatan.

Keutamaan dan Manfaat Sholat Tahajud #10: Allah membanggakan orang yang shalat malam

Rasulullah SAW berasabda:

“Tuhan kita merasa kagum terhadap dua macam orang.

Pertama, orang yang bangun dari tikar (yang dibentangkan) dari selimut di antara keluarga dan kekasihnya untuk mengerjakan shalat, kemudian Allah ‘azza wajalla berfirman “ Wahai Malaikatku, lihatlah pada hambaKu yang bangun dari tempat tidur dan tikarnya di antara kekasih dan keluarganya untuk shalatnya, untuk mengharapkan sesuatu (pahala) dari sisiKu dan belas kasihanKu”

Kedua, orang yang berperang dijalan Allah, para sahabatnya terkalahkan dan ia mengetahui apa yang harus dilakukan dengan kekalahan tersebut (yaitu harus maju) dan tidak akan mendapat pahala jika pulang, kemudian ia kembali sampai darahnya ditumpahkan (terbunuh), kemudian Allah berfirman kepada Malaikat-Nya “Lihatlah pada hambaKu yang kembali unutk mengharapkan sesuatu dari sisiKu dan belas kasihan dariKu sampai darahnya tertumpah (terbunuh) “

(Diriwayatkan oleh ahmad, abu Ya’la, ath Thabrani dan Ibn Hiban)


Tips Bangun Malam untuk Sholat Tahajud


Tips Bangun Malam untuk Sholat Tahajud

Persoalan yang kerap sekali dihadapi oleh orang yang belum punya kebiasaan sholat tahajud yaitu sulitnya bangun malam. Kerapkali kita terasa begitu ngantuk atau terasa belum cukup tidur hingga tak jadi untuk sholat tahajud. Nah, disini saya menginginkan memberi sebagian panduan yang dapat Anda kerjakan supaya dapat bangun malam untuk sholat tahajud. Mohon di baca satu-satu serta dipraktikkan ya.

1. Janganlah begadang

Bagaimana mungkin saja seorang bakal terasa fresh serta nyaman bangun malam bila dia tidur sampai larut malam pada malam itu? Senantiasa ingat kalau badan kita miliki hak untuk istirahat, mata kita miliki hak, organ-organ badan kita miliki hak. Tidur sampai larut malam yaitu bentuk aksi dhalim pada tubuh kita sendiri lantaran kita sudah mengambil hak mata untuk beristirahat.

Badan serta anggota tubuh perlu saat (minimal) untuk istirahat. Tiap-tiap orang tidak sama, tetapi pada umumnya, istirahat 5-6 jam dalam satu hari semalam telah cukup. Bila jatah tidur dikurangi dengan tidur sampai larut malam, pasti badan bakal merespon dengan sulitnya bangun (malam).

Sebagai patokan umum, janganlah tidur diatas jam 10 malam. Untuk saya pribadi, tidur jam 10 serta bangun jam 3 itu telah cukup ideal. Tetapi ingat, sesudah shubuh tetaplah tak bisa tidur lagi ya. 🙂

2. Janganlah lupa tidur siang

Tidur siang dalam Islam juga dikenal dengan kailullah. Kailullah hukumnya sunnah, berpahala bila ditangani. Beberapa ulama menyampaikan tidur siang dikerjakan sesudah dhuhur, tetapi pendapat yang lebih masyhur menyampaikan tidur siang dilakan sebelumnya dhuhur sampai mendekati saat dhuhur.

Tidur siang tak perlu lama-lama, 30-60 menit telah cukup. Untuk orang spesifik, 15 menit juga telah cukup. Bila saat dhuhur jam 12. 00, jadi jam 11. 00 atau jam 11. 30 telah dapat siap-siap tidur siang.

Terkecuali sunnah, tidur siang akan mempermudah kita untuk bangun malam. Tidur siang seperti aksi persiapan sebelumnya melaksanakan ibadah kelak malam.

3. Gunakan alarm

Menempatkan alarm cukup efisien untuk bangunkan kita. Seperti dijelaskan diatas, baiknya untuk awal-awal janganlah sangat semangat gunakan alarm jam 1 atau jam 2 malam (umpamanya). Kelak jadi malas untuk bangun. Janganlah terasa dapat, kita butuh dari mulai awal, dari yang enteng.

Set saja alarmnya 30 menit atau 1 jam sebelumnya shubuh. Bila shubuh jam 4, jadi gunakan alarm jam 3 atau jam 3. 30. Seperti yang saya katakan diatas, bangun jam 3 itu untuk saya pribadi telah ideal. Dengan catatan : mesti prinsip untuk bangun, istiqamah sehari-hari serta tak tidur lagi.

4. Berdoa pada Allah SWT

Hal yang kerap dilupakan banyaknya orang yaitu : lupa memohon pada Allah SWT. Sejatinya, apa pun yang kita kehendaki didunia serta akhirat kita minta pada Allah SWT, apa pun! Termasuk juga minta supaya dimudahkan bangun malam. Minta sama Allah supaya dapat bangun serta lakukan sholat malam. Doa dapat kita baca dengan lisan atau dalam hati saja.

5. Minta bangunkan sama orang lain

Untuk pasangan yang telah menikah, minta dibangunkan sama suami atau istri. Pasangan yang sama-sama bangunkan untuk sholat tahajud yaitu pasangan yang bakal dirahmati oleh Allah SWT. Untuk yang belum menikah, Anda dapat memohon pertolongan pada rekan, saudara atau orangtua.


Sholat Tahajud Rasulullah SAW


Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah, beliau berkata:

“Rasulullah SAW apabila mengerjakan shalat (malam) maka beliau berdiri sampai pecah kedua kakinya. Aisyah berkata : Wahai Rasulullah mengapa engkau melakukan seperti ini, padahal dosa dosamu yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni? Rasulullah SAW menjawab “Wahai ‘Aisyah, apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang bersyukur “ (mutafaq alaih)

Level Rasulullah SAW dalam mengerjakan suatu ibadah (dalam hal ini sholat tahajud) adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Nah kita sebagai manusia biasa yang tidak ada jaminan sedikit pun soal surga, seharusnya lebih semangat dalam mengerjakan sholat tahajud ini.

Dalam hadits yang lain, kaki Rasulullah digambarkan bengkak, bukan pecah.

Dari Abu Hurairah ra, beliau mengatakan:

”Rasulullah SAW selalu shalat sampai bengkak kakinya (HR Imam Nasa’i)

Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan sholat malam satu malam pun. Jika sedang sakit, ‘Aisyah mengatakan beliau shalat sambil duduk.

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah, beliau mengatakan:

“Hendaklah kalian tetap mengerjakan qiyamul lail. Sesungguhnya Rasulullah tidak pernah meninggalkannya. Bila sakit beliau membacanya dengan duduk. Aku sudah mengetahui bahwa di antara kalian akan mengatakan “Cukup bagiku untuk mengerjakan shalat yang diwajibkan saja, dan akupun akan mengatakan demikian“” (HR Imam Ahmad)


Penutup


Jika Anda membaca dari awal hingga penutup ini, maka saat ini Anda sudah punya banyak sekali pengetahuan mengenai sholat tahajud.

Sekarang saatnya untuk praktik!

Sekarang juga niatkan dalam hati untuk memulai sholat tahajud nanti malam. Lakukan tips-tips yang sudah saya share agar bisa bangun malam. Jika nanti malam berhasil, niatkan dan mohon kepada Allah agar dimampukan melaksanakan sholat tahajud secara rutin setiap malam.

Jika dalam tulisan ini Anda menemukan informasi yang tidak sesuai, mohon tuliskan di kolom komentar. Jika Anda punya pengalaman atau hal menarik lain seputar sholat tahajud, juga silakan berbagai dengan pembaca yang lain di kolom komentar.

Selamat tahajud..

Sumber: Arraziibrahim.com

SHARE

2 COMMENTS

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan