Tega Tebas Kepala Ibu Kandungnya Lantaran Hal Sepele, Begini Tangis Penyesalan Pelaku di Tahanan

Posted on

Lahiya – Seorang anak yang dilahirkan dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh orang tuanya seharunya setelah dewasa menjadi pribadi yang santun dan menyayangi bapak dan ibunya. Namun, apa yang terjadi pada seorang ibu yang berasal dari Lubuk Besar, Bangka Tnegah, Bangka Belitung ini sangat miris.

Bagaimana tidak, wanita bernama Hamidah (55) meregang nyawa lantaran putra kandungnya sendiri, David (27). Kasus tersebut berada di wilayah hukum Polsek Lubuk Besar Polres Bateng.

AKP Syamsul Bagja, Kasat Reskrim Polres Bateng menyebutkan jika peristiwa yang sangat keji itu terjadi di RT 05 Kamping Madrasah, Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar dan terjadi sekitar pukul 14:30 WIB.

Hanya karena alasan yang sangat sepele saja, pelaku tega membabat leher ibu kandungnya dengan menggunakan sebilah parang.

Baca juga: Waspada Jelang Tahun Baru! Kemenkes Sebut Terompet Berpotensi Tularkan Penyakit Mematikan Ini

“Berdasarkan keterangan, orangtua pelaku mengomel sambil berkata, ‘jangan buang air di dapur, baunya amis.’ Tetapi pelaku tidak menggubris, dilansir dari Tribunnews.com pada Jumat (29/12/2017).

Lantas, usai mengatakan hal tersebut orangtua pelaku menyebutkan ikan itu mau diasin atau dipanggang teserah mereka, biar beliau yang menyiangnya.

Dan tak lama setelah itu, pelaku keluar dari dapur dan mengayunkan parang ke kepala ibunya sebanyak dua kali. Hal tersebut menyebabkan korban meninggal langsung di tempat.

“Kemudian langsung dibawa ke Polsek Lubuk, kemudian untuk menghindari dari amuk dari Keluarga Korban, maka Pelaku di amankan ke Rutan Polres Bateng,” katanya

Baca juga: Viral Video “Perlintasan Kereta Api Paling Aneh di Dunia,” Warganet: Terlalu Lucu untuk Tidak Tertawa

Berdasarkan keterangan dari saksi, Supri (54) terdengar teriakan histeris insiden tersebut. Teriakan tersebut berasal dari Adnen, kakak David. Kemudian Supri masuk ke rumah korban, Adnen terlihat tengah memeluk pelaku yang masih memegang parang yang penuh dengan darah.

“Saya cek isi dalam rumah, sontak terkejut lihat Bu Hamidah sudah telungkup bersimbah darah dengan luka robek lebar di bagian kepala belakang. Awalnya aku kira luka biasa, saya gak kuat, mau muntah, darah penuh di mana-mana. Ya Bu Hamidah sudah meninggal,” tambah Supri.

Dan akibat dari perbuatannya itu, David sekarang meringkuk di balik jerusi besi. Pada Kamis (28/12/2017) dari unggahan akun Facebook Yuni Rusmini, pelaku nampak menyesali perbuatannya. Ia nampak menangis dan mengulang kalimat, “Ampun, Mak.”

Baca juga: Terus Dihujat Sampai Matikan Kolom Komentar, Kini Instagram Rina Nose Banjir Pujian. Ternyata Ini Penyebabnya

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan