Tegas! Jika LGBT Sampai Dilegalkan di Indonesia, Bambang Soesatyo Bakal Hengkang dari Ketua DPR

Posted on

Lahiya – Menanggapi 5 fraksi di DPR RI yang menyampaikan dukungan suaranya terhadap perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) serta pernikahan sejenis di Indonesia, Direktur Pusdikham Uhamka Maneger Nasution memberikan tanggapan gamblangnya.

Menurut mantan Komisioner Komnas HAM 2012-2017 tersebut, kenyataan ini menjadi bukti bahwa di Indonesia masih terjadi disparitas politik, di mana banyak asporasi politik yang berlawanan dengan partai politik maupun para anggota DPR, seperti dilansir dari laman Tribunnews.com, Senin (22/1/2018).

Padahal penyimpangan identitas LGBT sudah jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur dari Pancasila, konstitusi, Undang-Undang, budaya, dan agama-agama yang ada di Indonesia. Karena itu ia meminta kepada masyarakat untuk mengevaluasi partai-partai politik yang menyetujui LGBT.

“Jika hal itu benar adanya, hal ini semakin menjadi terang benderang bahwa di negeri ini masih terjadi disparitas politik. Publik berhak dan harus mengevaluasi parpol yang menyetujui LGBT. Itu bisa menjadi bahan pertimbangan tersendiri,” tukasnya tegas.

Baca Juga: Temui Buya Syafii Maarif, Bamsoet Diminta Adang Legalisasi LGBT

Terkait LGBT yang ramai menjadi perbincangan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo sowan ke mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif untuk meminta nasihat.

Pria yang biasa disapa Bamsoet tersebut sowan ke kediaman Buya Syafii pada Minggu (21/1) kemarin. Sejumlah isu penting, terutama pro dan kontra praktik LGBT, menjadi pembahasan utama mereka. Dan dengan tegas Buya Syafii menghadang legalisasi LGBT yang tak sejalan dengan nilai luhur Pancasila.

“Buya dengan tegas meminta kepada Ketua DPR agar LGBT tidak dilegalkan karena berlawanan dengan jiwa Pancasila. Saya berjanji melaksanakan amanat dengan pertaruhan mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR apabila LGBT dilegalkan di republik ini,” tukas Bamsoet, dikutip dari Viva.co.id, Minggu (21/1/2018).

Baca Juga: Heboh 5 Parpol Setujui LGBT dan Pernikahan Sejenis, Mahfud MD Beri Komentar Menohok

Tak hanya meminta wejangan dari Buya, dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan juga penuh canda serta tawa, politisi Partai Golkar tersebut mengaku berkonsultasi dengan rohaniawan serta tokoh masyarakat, yakni Romo Benny Susatyo dan Defy Indiyanto Budiarto.

“Buya memberikan wejangan kepada saya supaya mengembalikan roh DPR sebagai lembaga terhormat dan bermartabat. Buya juga meminta mengembalikan keadaban DPR yang bersih dari sarang penyamun dan menata perundangan sesuai nilai Pancasila,” pungkasnya.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan