Terbongkar! Ini Rahasia Kemajuan Teknologi Nuklir Korea Utara

Posted on

Lahiya – Rahasia bagaimana Korea Utara bisa memiliki teknologi rudal balistik yang canggih terungkap. Berdasarkan sebuah laporan, teknologi tersebut diperoleh negara yang dipimpin Kim Jong-un ini dari Rusia.

Dilansir dari laman tempo.co, Jumat (29/12/2017), media yang berbasis di Amerika, Daily Mail, melaporkan sebuah dokumen yang mengungkap asal teknologi balistik canggih Korea Utara tersebut.

Dari laporan itu juga akhirnya terungap bahwa pasca runtuhnya Uni Soviet, Rusia menual teknologi yang digunakannya untuk mengembangkan kekuatan Rudal Balistik Inter-Continental (ICBM)-nya ke Pyongyang, Korea Utara.

Bahkan pada 29 November lalu, korea telah menguji coba ICBM-nya yang mampu menghancurkan seluruh daratan Amerika. Hal itu pula lah yang memicu sanksi baru bagi rezim King Jong-un.

Masih dikutip dari tempo.co, keterkaitan antara Rusia dan Korea Utara soal teknologi militer pun sempat dilaporkan The Washington Post. Di sana dijelaskan bahwa setelah runtuhnya usaha bersama antara Amerika dan Rusia untuk meluncurkan satelit mengguanakan rudal, di era Soviet, Rusia mulai mencari pasar baru.

Pyongyang kemudian menjadi pilihan. Namun tercatat di akhir tahun 1992, 60 ilmuwan rudal Rusia dan anggota keluarga dari Biro Desain Roket Makeyev ditangkap di bandara di Moskow lantaran hendak pergi ke Pyongyang untuk bekerja sebagai konsultan.

Baca Juga: Fadli Zon: Dari Awal Pemerintah Jokowi Sepertinya Memang Tak Punya Konsep yang Jelas

Kendati demikian, berdasar keterangan pejabat intelijen AS, sejumlah ilmuwan Rusia itu berhasil mencapai Pyongyang untuk menawarkan cetak biru rudal sekaligus dengan saran teknisnya.

The Washington Post juga berhasil memperoleh data adanya brosur dari Biro Desain Roket Makeyev yang isinya mencakup serangkaian rudal Soviet yang mampu mengantarkan hulu ledak nuklir ke kota di AS.

Beberapa model yang ditawarkan adalah rudal yang dapat diluncurkan dari kapal besar, kapal tongkang terendam, atau kapsul yang dijatuhkan ke laut. Ini semua sebetulnya dirancang untuk Angkatan Laut Rusia.

2016 lalu, Korea Utara pun berhasil menguji coba sebuah rudal bernama Hwasong-10 atau Musudan. Rudal ini tampaknya menggunakan mesin yang sama dan memiliki banyak fitur rangcangan Soviet yang enggunakan rudal balistik buah kreasi ilmuawan Makeyev. Jenis ini pun turut diiklankan pada brosur itu.

Seorang pakar rudal dari Union of Concerned Scientist, David Wright, menyebut, “Pertanyaan yang telah lama diajukan adalah apakah Korea Utara mendapatkan teknologi ini dari penjualan senjata (Rusia)?”

“Apakah mereka telah merencanakan bertahun-tahun yang lalu dan sekarang pada titik di mana mereka bisa membangun barang-barang ini? Korea Utara baru-baru saja bisa membuat peralatan mesin yang canggih pada 1990-an, yang berarti alat-alat mesin itu masih sangat bagus. Begitu Anda memiliki rencananya, dan bisa mendapatkan materi dan alat yang tepat, Anda memiliki pijakan kaki yang nyata,” pungkasnya, dikutip dari tempo.co.

Baca Juga: Gelar Razia, Wajah Pemandu Lagu Terlihat Seperti Hantu Saat Difoto. Begini Penjelasan Polisi

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan