Terkuak! Sebelum Dihabisi, Wanita Bercadar Korban Pembunuhan Sempat Berhubungan Badan dengan Pelaku. Begini Kronologinya

Posted on

Lahiya – Beberapa waktu yang lalu, netizen dihebohkan oleh penemuan jenazah seorang wanita bercadar di Kediri. Jenazah wanita bercadar itu ditemukan di depan masjid, dan tidak jauh dari korban ditemukan secarik kertas yang berisi pesan untuk merawat jenazah itu sesuai syariat Islam.

Dan belakanga diketahui jika wanita itu tewas lantaran dihabisi nyawanya. Ironisnya lagi, sang pembunuh adalah teman dekat sendiri. Pembunuhnya adalah Makrus, ia mengaku melakukan hal tersebut lantaran tidak terima dengan keputusan korban yang secara sepihak mengakhiri hubungan.

Singkat cerita, Makrus (39) berangkat dari kediamannya sekitar pukul 06:00 WIB dan pamit ke istrinya untuk ke Tulungagung. Secara bersamaan korban setelah mengantarkan buah hatinya sekolah ia bertemu dengan pelaku. Mereka sepakat untuk bertemu di sekitaran RSUD dr. Iskak Tulungagung, Kamis (4/1/2017).

Baca juga: Menohok! Begini Reaksi Sandi Saat Tahu Anggota DPR Pengkritik OK OCE Ikut Program Pasar Jaya

Kamera CCTV merekam korban masuk ke dalam sebuah gang dan disusul oleh mobil dari arah belakang. Korban menitipkan sepeda lalu masuk dalam mobil. Berdasarkan informasi dari pelaku, selanjutnya, mereka berhubungan layaknya suami istri di dalam mobil, tepatnya di jalan sepi kawasan Tulungagung

Sebelumnya juga, melalui pesan singkat pelaku memaksa korban, Nurul Khotimah (38) untuk menceraikan suaminya, Sunaryo. Nantinya, korban dijanjikan bakal diberi rumah dan kebutuhan finansialnya tercukupi. Ternyata, korban tetap kekeh menolak permintaan tersangka. Korban malah ingin mengakhiri hubungan kedekatanya dengan teman dekat semasa sekolah SMP nya itu.

“Ingin mengakhiri kemaksiatan,” ujar Makrus saat ditanya Kapolres Kediri, AKBP Erick Hermawan, Rabu (10/1/2018), seperti yang diwartakan oleh Tribunnews.com

Motifnya, tersangka membunuh korban dilatarbelakangi oleh mengaggumi seseorang secara berlebihan dan memicunya berbuat nekat. Makrus tak ingin kekasih gelapnya itu menjadi milik orang lain.  AKBP Erick Hermawan menyebutkan tersangka membunuh korban di Tulungagung dan sempat berkeliling Kabupaten Kediri untuk membuang jenazah.

Baca juga: Heboh La Nyalla Bongkar “Uang Mahar” Prabowo, Anies Baswedan dan Sandiaga Angkat Bicara

Selanjutnya tersangka membeli spidol dan kertas untuk menuslikan pesan. Tersangka lalu menuju ke sebuah masjid di Pagu dan membuang jenazah korban. Sebelumnya, tersangka sudah membuang barang milik korban, termasuk tali tambang yang digunakan untuk menjerat leher.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan