Tertunda Jodoh, Intip Uniknya Kisah Mereka yang Harus Terjebak Penantian Panjang

Posted on

Lahiya – Berbicara tentang jodoh, memang ada misteri di baliknya. Dan sama halnya seperti urusan rezeki dan kematian, manusia tidak memiliki kemampuan untuk mengubah kehendak Ilahi. Itulah yang terlihat dari kisah pria yang baru dipertemukan dengan jodohnya setelah menanti lebih dari setengah abad.

Adalah Lalu Diwaja, seorang pria berusia 77 tahun, yang sudah dikaruniai 4 orang anak dan 12 cucu. Ia mengungkapkan debaran di hatinya yang langsung menggelora setelah bertemu kembali dengan Baiq Aisyah, wanita yang telah hampir setengah abad lamanya merebut cintanya, dilansir dari Jawapos.com.

Diwaja menggambarkan ia seolah masuk ke dalam mesin waktu dan kembali di mana ia kali pertama bertatap wajah dengan gadis pujaannya tersebut. Pria ini bahkan tak malu-malu menuturkan bahwa tak hanya jantung yang berdebar tak karuan, namun juga tangan dan kaki.

“Wajahnya masih sama seperti ketika dia berusia 17 tahun. Bukan hanya jantung saya yang berdebar, tapi tangan dan kaki saya juga gemetar,” tutur Lalu Diwaja pada Kamis (18/1), seperti yang dikutip dari laman Jawapos.com, Sabtu (20/1/2018).

Baca Juga: Unik! Kampung Janda, Satu Rumah Bisa Dihuni 3 Janda Usia Paling Muda 25 Tahun

Yang menarik adalah, cinta Diwaja ternyata tidak bertepuk sebelah tangan. Pasalnya Aisyah bertahan dengan status lajangnya hingga usia 65 tahun. Ia bahkan rela menolak pinangan dari banyak pria yang datang kepadanya. Meski itu berarti gunjingan warga dan harus dikucilkan keluarga, ia tak peduli.

Kalimat yang keluar dari mulut Aisyah saat menerima pertanyaan orang-orang terdekatnya tentang kehidupan asmaranya terdengar sseumpama cinta sejati. “Jodoh saya akan datang. Bukan pria lain, tapi Diwaja,” katanya.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Cinta mereka berakhir di musala Desa Suradadi, Lombong Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (10/1) pekan lalu. Disaksikan para undangan, pasangan yang pertama kali bertemu di Desa Lanci, Dompu, NTB tersebut melangsungkan pernikahan.

Jumpa pertama di sawah, Aisyah yang kala itu masih berusia 17 tahun, sementara Diwaja yang sudah menginjak usia 30 tahun merasakan getaran yang sama. Cinta pada pandangan pertama, ungkap keduanya yang tak berapa lama sejak pertemuan pertama langsung saling mengucap cinta.

Baca Juga: Disiksa Sang Kekasih Selama 6 Jam Hingga Hancur, Kisah Kirby Weegram Bikin Trenyuh!

Namun apa dikata, benang merah mereka belum bertemu. Pasalnya Diwaja sudah berstatus sebagai suami orang. Pria itu bahkan sudah memiliki anak. Meski ia mengakui pernikahannya tersebut hatas dasar perjodohan, namun Aisyah lebih memilih untuk mundur. Terlebih mengingat istri Diwaja masih terhitung sepupu Aisyah.

“Akhirnya saya pun berpacaran dengan pria lain asal Lombok Tengah sekitar enam bulan. Untuk melupakan Diwaja,” kisah Aisyah yang kemudian mengaku tetap tak sanggup menghapuskan bayangan Diwaja, sosok pria yang sudah terlanjur ia kagumi.

Hubungan asmara Aisyah pun kandas. Dan melihat ada kesempatan, Diwaja datang kembali padanya sambil mengungkapkan isi hatinya. “Dia bilang ke saya, nama kita sama-sama enam huruf. Kita akan berjodoh, apapun yang terjadi,” ujar Aisyah menirukan apa yang dikatakan Diwaja ketika itu.

Waktu pun berlalu. Satu demi satu pria yang datang melamar, mendapatkan jawaban yang sama dari Aisyah. Kekeraskepalaan Aisyah tentu mengundang komentar dan penilaian negatif. Lama tak berjumpa, ketika sang istri meninggal, Diwaja lantas mencari tahu kabar Aisyah.

Baca Juga: Viral! Pergoki Perselingkuhan Sang Suami, Istri Curiga Lantaran ‘Itunya yang Makin Loyo’

Akhir cerita, keduanya pun dipertemukan kembali oleh takdir yang sebelumnya telah menciptakan jarak di antara mereka. Meski baru bertemu dengan jodoh di usia yang terbilang senja, namun pasangan ini tak kalah romantis seperti pasangan muda lainnya. Itulah takdir terindah bagi Baqi Aisyah dan Lalu Diwaja.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan