Tolak Dirinya Jadi KSAD, Letjen Edy Minta Didoakan Supaya Menjadi Gubernur

Posted on

Lahiya – Letjen Edy Rahmayadi memutuskan tetap pensiun dini walau ia dipertahankan sebagai Panglima Kostrad.

Harapannya ia bisa menjadi gubernur daripada menerima posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

“Sebelum ditanya langsung aja saya jawab. ‘Lho bapak kan mau jadi gubernur Sumut kan?’ Gitu kan?” kata Letjen Edy di Markas Divisi I/Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Kamis (20/12/2017) dikutip dari Detik.com.

Ia menyampaikan hal itu dalam tanggapannya soal mutasi 16 perwira tinggi (Pati) yang telah dianulir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Baca juga: Parkir Cuma 2 Jam di Bandara Soetta Bayarnya Rp 213 Ribu! Foto Karcis Ini Viral

Letjen Edy mengungkap bahwa gubernur merupakan jabatan politik. Itu sebabnya prajurit yang hendak mengikuti pesta demokrasi atau pemilu, harus rela melepaskan status keprajuritannya.

“Saya mau maju di Pilkada serentak 2018 yang sudah diatur KPU, tanggal 8-10 Januari adalah pendaftaran. Karena itu tanggal 8 tek, akhir di tanggal 10 tek saya akan daftar,” terang Edy.

Edy menjelaskan bahwa mutasinya yang dianulir tak ada hubungannya dengan pengajuan izinnya untuk pensiun dini dari TNI. Pasalnya, pensiun dini adalah hak yang dimiliki setiap prajurit TNI yang telah memenuhi syarat.

“Yang dilakukan Panglima TNI adalah jabatan Pangkostrad, bukan jabatan politik. Kalo jabatan politik beliau (Panglima TNI) sudah izinkan. Nanti kan di politik saya nggak di bawah Panglima TNI, di politik itu saya di bawah mendagri. Kan gitu ya?” ujarnya.

Baca juga: Hoax! Beredar Foto Papan Iklan PDIP Tak Butuh Umat Islam, Padahal Faktanya Adalah. . .

Letjen Edy juga memastikan bahwa keputusannya sudah bulat untuk mundur dari TNI. Saat ini dirinya ingin mengabdi sebagai kepala daerah.

“Semua saya sudah final, sudah bulat hati saya untuk menjadi Gubernur Sumut di 2018 apabila dipilih oleh rakyat Sumatera Utara. Tolong disiarkan sampai ke pucuk utara dan sampai pucuk selatan biar nggak ada yang nanya-nanya lagi,” tutur Edy.

Dia pun menegaskan kalau dirinya sudah mantap dengan hasratnya itu. Meski punya potensi untuk menjabat sebagai KSAD, Letjen Edy sudah mantap dengan keputusannya pensiun dini.

Baca juga: Terancam! FPI Bakal Sweeping Mereka yang Dipaksa Kenakan Atribut Natal

“Saya akan menjadi gubernur, bukan jadi KSAD. Itu kan pilihan. Saya sekarang saat ini memilih menjadi gubernur bukan jadi KSAD. Setuju?” katanya.

“Tolong disiarkan ini ya jangan dibelok-belokan dan doakan saya jadi gubernur, jangan doain saya jadi KSAD,” imbuhnya.

Edy mengaku kalau dirinya telah mendapat dukungan dari Hanura, Gerindra, PKS, dan PAN untuk maju di Pilgub Sumut. Soal cawagub dirinya juga sudah punya.

“Ijek. Musa Rajekshah,” pungkas Edy.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan