Tragis Banget! Pengantin Wanita Ini Dipaksa Berhubungan Badan Saat Malam Pertama dengan Tetangganya

Posted on

Lahiya – Malam pertama bagi pengantin baru, merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu. Tapi apa jadinya jika pengantin perempuan mengalami hal yang sangat miris. Seorang pengantin wanita dari Kamboja yang tak disebutkan namanya, menjadi korban tindak pemerkosaan di malam pertama usai menikah.

Bukan dengan suaminya, tapi malah dengan pria lain bernama Chhoen Chanseng. Dilansir dari Tribunnews.com, pria berusia 18 tahun itu diam-diam menyelinap di kamar pengantin dan berpura-pura menyamar jadi suaminya. Peristiwa itu terjadi di selatan Provinsi Prey Veng, Kamboja.

Si pengantin wanita yang juga berusia 18 tahun masuk terlebih dahulu ke kamar pengantin. Lalu lampu dipadamkn, Chhoen Chanseng masuk dan dalam keadaan gelap gulita ia menyamar jadi suaminya. Mereka pun melakukan hubungan layaknya suami istri. Bahkan, Chhoen Chanseng tertidur pulas berdampingan dengan si mempelai wanita.

Baca juga: Ingat Pemeran Betty La Fea? Meski Sudah Berusia 44 Tahun, Penampilannya Makin Cantik Mempesona!

Saat bangun di pagi hari, pengantin wanita shock berat saat tahu yang tidur disampingnya bukanlah sang suami, melainkan orang lain. Ia pun menjerit dengan sangat kencang sampai Chhoen Chanseng ditangkap dan dilaporkan ke polisi. Di dalam pemeriksaan polisi, sang pria mengaku melihat kesempatan untuk menyalurkan ‘birahi’ yang selama ini terpendam.

Berdasarkan media di Kamboja, Chanseng telah dipenjara. Pria itu dituduh telah melakukan tindakan pemerkosaan dan ia terancam hukuman selama 10 tahun jika terbukti bersalah di pengadian nanti.

“Berdasarkan laporan interogasi, pelaku jatuh cinta pada pengantin wanita sejak lama, tetapi keluarganya miskin dan ia tidak berani untuk melamarnya,” kata Pov Chivy, kepala kepolisian di Provinsi Prey Veng.

Baca juga: Peneliti Membuktikan! Semua Penduduk Indonesia ‘Imigran’, Tak Ada Pribumi Asli

Sang pelaku mengaku melakukan hubungan badan itu sebanyak 3 kali dalam semalam. Namun ia mengubah ceritanya hanya melakukan sekali dan menyesuaikan dengan hitungan si wanita. Ia ditangkap dalam kondisi tanpa busana.

Lalu kemana si pengantin pria yang asli?

Ternyata si pengantin pria pingsan dan tertidur di sebuah meja di luar rumahnya. Rupa-rupanya, pengantin pria itu mabuk setelah pernikahan. Dan menurut kepala desa Chhkues, Least Chheat akibat peristiwa itu keluarga pengantin pria menolak wanita itu sebagai menantunya. Mereka ingin pernikahan dibatalkan.

Selain itu juga, keluarga pengantin wanita dituntut untuk mengembalikan uang sebesar Rp 1.000 poundsterling atau Rp 20 juta.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan