Tragis! Bom Berhasil Dijinakkan, Namun 11 Orang Tewas dalam Serangan Gereja

Posted on

Lahiya – Setidaknya 11 orang dilaporkan tewas dalam baku tembak di luar satu gereja pada Jumat (29/12/2017). Lokasi kejadian yang bertempat di Gereja Mar Mina di Distrik Helwan yang terletak di Kairo selatan, Mesir tersebut telah diamankan pihak berwenang setempat.

“Pasukan keamanan telah menggagalkan serangan di Gereja Mar Mina di Distrik Helwan,” demikian pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Mesir, yang dikutip kantor berita Xinhua melalui reportase Antaranews.com, Minggu (31/12/2017).

Di lain pihak, Kementerian Kesehatan Mesir menyebutkan ada 10 orang tewas, termasuk satu penyerang dan satu polisi. Diketahui, mereka berdua adalah Muslim. Korban lainnya adalah delapan anggota jemaat Koptik, yang satu di antaranya berprofesi sebagai polisi. Data korban kemudian bertambah menjadi 11 orang tewas.

Selain itu, sedikitnya ada lima orang yang terluka akibat insiden tersebut. Dua di antaranya dilaporkan kini berada dalam kondisi kritis.

Baca juga: Hangat! Peluk dan Tawa Warnai Pertemuan Ustaz Somad-Habib Rizieq di Mekkah

Ada Bom yang Ditanam

Kembali ke Kementerian Dalam Negeri, pihaknya menyatakan bahwa satu penyerang lainnya telah berhasil kabur dari lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, aparat kemudian berhasil menangkapnya.

Selain itu, petugas juga sudah menjinakkan bom yang ditanam di dekat gereja tersebut.

Diperlihatkan dalam gambar-gambar di televisi, satu penyerang tampak mengenakan rompi amunisi tebal tergeletak di jalan.

Penyerang lainnya kemudian ditangkap dalam keadaan membawa satu bom, 150 peluru dan sepucuk senjata otomatis, demikian seperti yang dituturkan Kepala Direktorat Keamanan Kairo.

Pengurus gereja yang diserang itu menyebutkan delapan anggota jemaat Koptik telah terbunuh. Para korban terdiri dari lima pengunjung gereja, satu petugas keamanan gereja dan dua pemilik toko peralatan di dekat lokasi kejadian.

Sejumlah saksi mata mengatakan kepada Xinhua bahwa kedua milisi bertopeng itu masuk ke jalan yang mengarah ke sisi barat gereja dengan menggunakan sepeda motor. Mereka kemudian turun dari motor dan mengincar pos keamanan di luar gereja.

Para saksi mata menambahkan, adu tembak tersebut berlangsung selama 20 menit. Serangan itu muncul menjelang perayaan Natal Ortodoks pekan depan.

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan