Tuai Simpati dari Pejabat. Ditelantarkan Orangtuanya, Bocah 8 Tahun Berjuang Sendiri Lawan Penyakit Gagal Ginjal

Posted on

Lahiya – Bocah perempuan bernama Marwah didiagnosis menderita penyakit gagal ginjal. Kini, bocah 8 tahun ini tengah berjuang seorang diri melawan penyakitnya tanpa didampingi orangtuanya di Rumah Sakit Umum Mamuju, Sulawesi Barat.

Dilansir dari kompas.com, Marwah yang baru duduk di bangku kelas III sekolah dasar ini dirawat di Bangsal Cempaka RSU Mamuju atas prakarsa tetangganya yang prihatin dengan kondisi penyakit yang dideritanya.

Diketahui Marwah dilarikan ke rumah sakit saat kondinya sedang drop oleh tetangganya. Sampai saat ini, Marwah terus berjuang sendiri di rumah sakit. Ayahnya dikabarkan pergi ke Kalimantan sejak cerai, sementara ibunya tidak diketahui ada di mana.

Belakangan  kondisi Marwah memburuk karena mengalami pembengkakan di perut dan sesak napas. Hasil diagnosis dinyatakan bahwa Marwah diseerang penyakit gagal ginjal hingga harus cuci darah secara rutin.

Sudah seminggu Marwah dirawat. Namun kondisinya tak kunjung membaik. Dokter di RSU Mamuju pun sudah merekomendasikan supaya Marwah dirujuk ke rumah sakit di Makasasr. Namun, tetangga yang membawa Marwah ke rumah sakit itu tidak punya biaya. Marwah pun belum memiliki kartu BPJS.

Masih dilansir dari kompas.com, keadaan memilukan ini pun terus menuai simpati publik. Bupati Mamuju sudah datang ke rumah sakit pada Selasa (16/1/2018). Setelah itu, pertolongan terus berdatangan. Berbagai lembaga sosial, organisasi paguyuban, dan aktivis  peduli anak turut berdatangan ke bangsal di mana Marwah dirawat.

Baca Juga: Melejit! Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Pemicunya Ternyata…

Terbaru, giliran komunitas masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Cabang Mamuju datang menjenguk Marwah. Wakil Ketua PSMTI Cabang Mamuju mengatakan, komunitas masyarakat Tionghoa terenyuh dan terpanggil untuk ikut mengulurkan tangan kepada Marwah setelah mengetahui berita kondisinya.

“Mulanya kami baca di berbagai media, ada anak kondisinya memprihatinkan. Kami lalu menghimpun sumbangan dan hari ini kami salurkan langsung ke rumah sakit,” papar Sutomo.

Selain itu, PSMTI juga berharap agar pemerintah dan ormas lainnya turut bergotong royong meringankan biaya pengobatan Marwah.

Selain kepada Marwah, PSMTI juga memberikan bantuan biaya pengobatan keada bocah bernama Renaldi yang kondisinya juga memprihatinkan lantaran menderita gagal ginjal.

sumber

Silakan tinggalkan komentar atau pertanyaan