SHARE

Sakit hati yang teramat dalam pasti dirasakan setiap istri yang memiliki suami suka selingkuh. Namun, bukan berarti istri tak bisa berbuat apa-apa. Bahkan, jika ketanggor istri yang cadas, akibatnya bisa sangat berabe.

Ini yang terjadi di China. Seorang wanita selingkuhan tertangkap oleh istri selingkuhannya. Di sebagian daerah di China, memiliki selingkuhan merupakan simbol status sosial, selain karena memuaskan hawa nafsu.

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,

Rupanya, gejala ini membuat para istri geram dan mempunyai ide untuk membentuk geng anti-selingkuh.

undefined

Mereka akan saling membantu antaranggota untuk operasi perselingkuhan sang suami. Baru-baru ini, seorang istri dan gengnya berhasil menangkap dan menyeret selingkuhan suaminya ke jalan umum di Bozhou, Provinsi Anhui, China.

Ibu-ibu cadas ini tak hanya mempermalukan wanita selingkuhan itu, tapi juga menghajarnya. Bahkan, mereka berusaha menelanjangi wanita itu. Wanita itu hanya bisa teriak dan menerima pukulan dan tendangan geng ibu-ibu tersebut.

Ibu-ibu itu juga menjambak rambut sang wanita itu dan terus memukuli beberapa kali. Publik sempat berkerumun menyaksikan aksi brutal geng ibu-ibu cadas tersebut. Bahkan, lalu-lintas di jalan Bozhou sempat macet parah cukup lama.

undefined

Tak ada yang melerai dan wanita itu terus dihajar geng ibu-ibu. Namun, tak ada satu pun orang yang berani ikut campur melerainya. Sehingga, ibu itu dengan leluasa menghajar wanita yang dianggap selingkuhan suaminya, dibantu teman-temannya.

Sayang sekali, cukup lama tak ada satu orang pun yang berusaha menghentikan aksi ini. Sehingga, aksi kebrutalan itu berlangsung cukup lama. Dalam video tak terlihat lelaki yang berselingkuh.

Berikut videonya:

KARTU KREDIT, KARTU KREDIT CIMB, KARTU KREDIT MEGA, TIRTO.ID, asuransi mobil murah, harga mobil terbaru, kecantikan wanita, hosting, kartu kredit bca, kartu kredit mandiri, kartu kredit BNI, forex, SAHAM, FBS,
insurance
Loading...