SHARE
Loading...

Hampir setiap orang pernah merasakan menggunakan transportasi publik. Saat di dalam transportasi publik, tentu kita tidak boleh egois, mengingat ada banyak orang yang sama-sama menggunakannya. Apalagi jika ada penumpang lain yang lebih diprioritaskan untuk duduk.

Misalnya penyandang disabilitas, orang yang berusia lanjut, atau wanita hamil. Namun, tidak semua orang bisa memahami kondisi seperti itu. Seperti yang diceritakan dalam postingan akun Instagram @jenk_kellin_official Dalam postingan tersebut, seorang penumpang lelaki curhat tentang pengalamannya ‘diusir’ dari tempat duduk ketika mengendarai KRL jurusan Bukit Duri-Bogor.

Kereta baru sampai di Stasiun Manggarai, naiklah seorang wanita dan berdiri di depan si lelaki. Tiba-tiba, dengan kasar, wanita itu menyuruhnya untuk berdiri. Karena sebagai perempuan, ibu itu merasa lebih berhak untuk duduk dengan nyaman. Padahal, si lelaki tersebut sudah berada dalam gerbong terlebih dahulu.

Sebenarnya, meminta orang lain untuk memberikan tempat duduk itu tidak masalah, asalkan dilakukan dengan sopan.

Begini kisah selengkapnya:

“Kemarin saya naik KRL Commuter Line Duri-Bogor dengan tujuan Stasiun Duren Kalibata. Pas kereta lagi transit di Manggarai, ada ibu ini naik dan berdiri tepat di depan saya.

Selang beberapa menit setelah kereta berjalan dari Stasiun Manggarai, si Ibu ini tiba-tiba menegur saya. ‘heh bangun lo, gue mau duduk. Lo ga pantes duduk, lo pantesnya berdiri. Gue perempuan, gue yang lebih pantes duduk.’ *gue bingung dan bungkam*

Kata bapak-bapak yang juga di depan gue ‘jangan dek, gak usah.’

Tapi jujur dengan berat hati gue langsung berdiri dan memberi ibu itu tempat duduk dengan maksud daripada gue nanti gue malah di tegur orang 1 gerbong. Sepanjang jalan, ibu itu terus nyinyir. Sampai mengeluarkan kata-kata kasarnya seperti orang tidak berpendidikan.

Padahal saat itu saya tidak mengucap satu katapun dan tak ada juga orang sekitar yang mencelanya. Pas di stasiun tebet, ada orang sebelah ibu itu yang turun dari kereta dan otomatis bapak-bapak yang tadi di depan gue dia pengen duduk di sebelah ibu itu.

Baru juga mau naro pantat, si ibu itu langsung bilang ‘gak ada yang boleh duduk disini, gak pantes lo duduk disini. Lo laki kan bukan banci? Laki-laki gak ada yang boleh duduk. Yang boleh duduk tuh perempuan.’

Sontak seisi gerbong mengalihkan perhatiannya ke ibu itu dengan muka kaget dan bingung. Sampai-sampai ada yang ngomong ‘halah orang gila.’

Terlepas dari ibu ini gila, stress atau apa gue cuma menyanyangkan aja sikapnya yang langsung membentak gue pengen duduk tanpa ngomong dengan baik-baik. Lagi pula saya masuk dan duduk di gerbong umum dan tidak duduk di kursi prioritas.

Dan apa ada peraturan dari KRL bahwa laki-laki tidak boleh duduk (kecuali di gerbong khusus wanita)?! Saya rasa di UU No. 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian juga tidak ada pasal yang menyebutkan itu.

Mungkin si ibu lupa kalau dirinya sedang menggunakan transportasi umum dan merasa bahwa dia sedang sendirian disana.”

Sontak saja cara si ibu meminta laki-laki untuk berdiri dari tempat duduknya yang kasar ini menuai banyak kritikan pedas dari netizen.

@lianurlatifah1709: Muka ndesooo ajja belagu, untung bukan gw yg jd masnya, coba gw yg jd masnya, abis tuh perempuan…
@tiwiw_witiw: Mabok lem.
@wind_noalex_moechtar: Sebagai perempuan, gue malu.. Sebagai perempuan yang menggadang gadangkan hari kartini, harusnya gue,kamu,kalian semua malu….
@evaasyam: Dikira kereta milik dia kali yaaa, mukanya aja juteknya kayak apa tau, jgn2 ini ibu2 yang lo ceritain pas naik KRL bekasi cuy hahaa @suciaticitra.
@larysabila: Hhahahah ga malu apa ni si ibu sm kerudung nya.
@eufrasiagnes: knp kzl ya bacanya kl mau eksklusif cewe semua ya di gerbong cewe la.
@lakshitacollection: mgk si ini lg stres keberatan beban hidup atau lg pms heheheheee…
@putriigalang: Malu-maluin aja ini emak-emak.
@indra.ananta808: Sangar seram ya tuh emak emak,,, yg jadi lakinya pasti makan ati tuh.

Kalau menurutmu gimana, guys?